الزخرف (Az-Zukhruf)

Per AyatMushaf
لَقَدْ
sesungguhnya
جِئْنٰكُمْ
Kami datang kepadamu
بِالْحَقِّ
dengan kebenaran
وَلٰكِنَّ
tetapi
اَكْثَرَكُمْ
kebanyakan kamu
لِلْحَقِّ
pada kebenaran
كٰرِهُوْنَ
benci
﴿٧٨﴾
Sungguh, Kami telah datang membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu.
4403 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

77-78. Para penjahat itu memanggil-manggil Malik, penjaga Jahanam setelah mereka dimasukkan ke dalam neraka oleh Allah, “Wahai Malik, biarlah Tuhanmu mematikan kami, sehingga kami bisa beristirahat dari penderitaan ini.” Maka Malik menjawab, “Kalian tetap tinggal, kalian tidak akan keluar darinya, kalian tidak bisa menghindar darinya.” Sungguh Kami telah datang kepada kalian dengan kebenaran dan menjelaskannya untuk kalian, akan tetapi kebanyakan dari kalian membenci kebenaran yang dibawa oleh para rasul.

Sumber: https://tafsirweb.com/9274-surat-az-zukhruf-ayat-78.html

Tafsir as-Sa'di

78. selanjutnya Allah mencela mereka atas perbuatan yang mereka lakukan seraya berfirman, ”sesungguhnya kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu,” yang wajib kalian ikuti. Andai kalian mengikutinya, pasti kalian beruntung dan berbahagia, “tetapi kebanyakan di antara kamu benci kepada kebenaran itu,” karena itu kalian amat sengsara, yang tidak ada lagi kebahagiaan setelahnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/9274-surat-az-zukhruf-ayat-78.html

Tafsir Al-Wajiz

78. Allah berkata: “Kami telah mendatangkan kepada kalian dan lainnya wahai orang-orang yang mengingkari kebenaran tentang datangnya hari kebangkitan dan hari perhitungan melalui lisan rasul Kami. Kami juga telah menurunkan Alquran dan kitab-kitab terdahulu, namun kebanyakan kalian tetap mengingkari kebenaran.

Sumber: https://tafsirweb.com/9274-surat-az-zukhruf-ayat-78.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 74-80 Setelah Allah سبحانه وتعالى menyebutkan keadaan orang-orang yang berbahagia, maka Dia menyebutkan keadaan orang-orang yang celaka. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di dalam azab neraka Jahanam (74) Tidak diringankan azab itu dari mereka) yaitu bahkan sesaat (dan mereka di dalamnya berputus asa) yaitu putus asa dari setiap kebaikan (Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri (76)) yaitu dengan amal perbuatan mereka yang buruk setelah tegaknya hujjah atas mereka dan setelah pengutusan para rasul kepada mereka, lalu mereka mendustakan dan durhaka kepada para rasul. Maka mereka diberi balasan dengan balasan yang setimpal (Dan sesungguhnya tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hambaNya) (Surah Fushshilat: 46) (Mereka berseru, "Hai Malik”) yaitu malaikat penjaga neraka.Diriwayatkan dari Shafwan bin Ya'la, dari ayahnya, dia berkata,”Aku mendengar Rasulullah ﷺ membaca ayat berikut di atas mimbar (Mereka berseru, "Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”) yaitu mencabut nyawa kami agar kami terbebas dari azab yang kami alami ini. Sesungguhnya mereka itu sebagaimana yang disebutkan Allah سبحانه وتعالى (Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya) (Surah Fathir: 36) dan (orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya (11) (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka) (12) Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup (13)) (Surah Al-A'la) yaitu ketika mereka meminta agar mereka dimatikan, maka malaikat Malik menjawab: (Dia menjawab, "Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)”) Yaitu kalian tidak akan keluar dari neraka dan tidak ada jalan bagi kalian selamat darinya.Kemudian disebutkan penyebab kecelakaan mereka, yaitu mereka selalu menentang dan mengingkari kebenaran. Maka Allah berfirman: (Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepadamu) yaitu Kami menjelaskan, menerangkan, dan menafsirkannya (tetapi kebanyakan di antara kamu benci kepada kebenaran itu) yaitu, tetapi watak dan pembawaan kalian tidak mau menerima kebenaran kepadanya, melainkan hanya tunduk dan mengagungkan kebathilan, mengahalangi dan menolak kebenaran, serta membenci orang-orang yang menganutnya.Maka celalah diri kalian sendiri dan sesalilah nasib kalian dimana tidak ada yang berguna lagi penyesalan itu. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Bahkan mereka telah menetapkan satu tipu daya (jahat), maka sesungguhnya Kami akan membalas tipu daya mereka (79)) Mujahid berkata bahwa mereka bermaksud melakukan tipu daya jahat, tetapi Kami membalikkannya kepada mereka. Pendapat yang dikatakan Mujahid ini sebagaimana yang disebutkan Allah سبحانه وتعالى: (Dan mereka merencanakan makar dengan sungguh-sungguh dan Kami merencanakan makar (pula), sedangkan mereka tidak menyadarinya (50)) (Surah An-Naml) Demikian itu karena orang-orang musyrik dalam upayanya menolak kebenaran dengan kebathilan, mereka menggunakan tipu daya yang mereka rencanakan.Maka Allah membalas tipu daya mereka dan menimpakan akibat dari hal itu kepada mereka. Oleh karena itu Allah berfirman: (Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka?) yaitu rahasia mereka dan hal yang terang-terangan dari mereka (Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka) yaitu Kami mengetahui apa yang mereka lakukan, dan para malaikat juga terus mencatat amal perbuatan mereka, baik yang kecil maupun yang besar

Sumber: https://tafsirweb.com/9274-surat-az-zukhruf-ayat-78.html

Informasi

Surat

الزخرف (Az-Zukhruf)

Perhiasan — 89 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

78 dari 89 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 495

Ruku

Ruku 430

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 99 (198/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4403 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-43