الاحقاف (Al-Ahqaf)

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اَرَءَيْتُمْ
adakah kamu perhatikan
مَّا
apa yang
تَدْعُوْنَ
kamu sembah
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
اَرُوْنِيْ
perlihatkan kepadaku
مَاذَا
apa yang
خَلَقُوْا
mereka ciptakan
مِنَ
dari
الْاَرْضِ
bumi
اَمْ
atau
لَهُمْ
bagi mereka
شِرْكٌ
berserikat
فِى
di
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
ۖائْتُوْنِيْ
datangkan kepadaku
بِكِتٰبٍ
dengan sebuah kitab
مِّنْ
dari
قَبْلِ
sebelum
هٰذَآ
ini
اَوْ
atau
اَثٰرَةٍ
bekas-bekas/peninggalan
مِّنْ
dari
عِلْمٍ
ilmu pengetahuan
اِنْ
jika
كُنْتُمْ
kalian adalah
صٰدِقِيْنَ
orang-orang yang benar
﴿٤﴾
Katakanlah (Muhammad), “Terangkanlah (kepadaku) tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkan kepadaku apa yang telah mereka ciptakan dari bumi atau adakah peran serta mereka dalam (penciptaan) langit? Bawalah kepadaku kitab yang sebelum (Al-Qur'an) ini atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu), jika kamu orang yang benar.”
4514 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang kafir, “apakah kalian melihat tuhan-tuhan dan berhala-berhala yang kalian sembah selain Allah, tunjukkanlah kepadaku apa yang telah mereka ciptakan di bumi, atau mereka punya bagian kewenangan bersama Allah dalam menciptakan langit? Hadirkanlah kepadaku sebuah kitab dari sisi Allah sebelum al-Quran ini atau sisa ilmu, bila kalian memang benar dalam apa yang kalian klaim.”

Sumber: https://tafsirweb.com/9570-surat-al-ahqaf-ayat-4.html

Tafsir as-Sa'di

4. Artinya, “katakanlah,” kepada mereka yang menyekutukan Allah dengan patung dan sekutu yang tidak memiliki manfaat dan juga memiliki kehidupan, kematian dan kebangkitan. Katakanlah kepada mereka seraya menjelaskan lemahnya berhala-berhala mereka dan berhala-berhala tersebut sama sekali tidak berhak disembah, “Perlihatkanlah kepadaKu apakah yang telah mereka ciptakan dari bumi ini atau adakah mereka berserikat (dengan Allah) dalam (penciptaan) langit.” Artinya, apakah sesembahan-sesembahan selain Allah itu mampu menciptakan bintang di langit atau menciptakan sesuatu di bumi, apakah mereka mampu menciptakan gunung, apakah mereka yang mengalirkan sungai, apakah mereka mengembangbiakkan hewan, apakah mereka menumbuhkan pohon, apakah di antara sesembahan-sesembahan selain Allah itu membantu Allah dalam menciptakan salah satu dari makhluk?Tentu tidak, berdasarkan pengakuan mereka sendiri, lebih-lebih pengakuan yang lain. Ini merupakan dalil aqli yang jelas dan tegas yang menunjukkan bahwa penyembahan selain Allah adalah batil. Selanjutnya Allah menyebutkan dalil naqli “Bawalah kepadaKu kitab yang sebelum (al-Quran) ini,” yaitu sebuah kitab yang menyerukan untuk berbuat syirik, “atau peninggalan dari pengetahuan,” yang diwariskan oleh para rasul yang memerintahkan hal itu.Dapat diketahui, orang-orang musyrik tidak mampu menunjukkan dalil yang menunjukkan adanya seorang rasul pun yang memerintahkan untuk berbuat syirik. Kita semua yakin bahwa semua rasul memerintahkan untuk mengesakan Allah dan melarang untuk berbuat syirik, dan inilah ilmu terbesar yang mereka wariskan. Allah berfirman, “Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”-AnNahl:36- Dan setiap Rasul berkata kepada kaumnya, “sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya” -Al A’raf:59- Maka dapat diketahui bahwa penolakan orang-orang musyrik tentang perbuatan syirik yang mereka lakukan sama sekali tidak berdasar pada bukti maupun dalil.Mereka hanya berlandaskan pada dugaan dusta, pendapat runtuh, serta akal yang rusak. Hal itu menunjukkan kepada kita semua akan runtuhnya dugaan, pandangan, serta akal sehat mereka melalui penelusuran terhadap kondisi mereka, ilmu dana mal, serta dengan meneliti orang-orang yang menghabiskan usia mereka dalam menyembah berhala dan sesembahan selain Allah, apakah hal itu berguna bagi mereka di dunia dan di akhirat.

Sumber: https://tafsirweb.com/9570-surat-al-ahqaf-ayat-4.html

Tafsir Al-Wajiz

4. Katakanlah kepada kaum musyrik wahai Nabi: “Beritahu aku, tentang keadaan berhala dan patung yang kalian sembah. Tunjukkan kepadaku sesuatu yang telah mampu tuhan kalian ciptakan di bumi ini, atau adakah peran serta mereka dalam penciptaan langit?Tunjukkan kepadaku kitab yang diturunkan sebelum Alquran. Atau juga jika memang kalian benar, tunjukkan ilmu yang diriwayatkan dari para pendahulu yang menunjukkan kebenaran kalian dalam penyembahan berhala ini, apakah benar ini dapat mendekatkan diri kepada Allah? Maksud dari sini adalah kalian semua tidak memiliki dasar apapun atas apa yang kalian serukan.Am adalah hamzah untuk bertanya yang bermaksud menyanggah

Sumber: https://tafsirweb.com/9570-surat-al-ahqaf-ayat-4.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-6 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia menurunkan Al-Qur'an kepada hamba dan rasulNya, Muhammad ﷺ, semoga shalawat dan salam terus tercurahkan kepada beliau selamanya sampai hari kiamat, dan Dia menggambarkan bahwa DzatNya adalah Tuhan yang memiliki keperkasaan yang tidak bisa dikalahkan dan memiliki kebijaksanaan dalam semua firman dan perbuatanNya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kami tiada menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar) yaitu bukan main-main dan bathil (dan dalam waktu yang ditentukan) yaitu sampai dengan masa tertentu yang ditetapkan, tidak ada tambahan dan pengurangan. Firman Allah: (Dan orang-orang yang kafir berpaling dari apa yang diperingatkan kepada mereka) yaitu melalaikan hal yang sangat penting buat mereka.Allah menurunkan KitabNya kepada mereka dan mengutus seorang rasul kepada mereka, tetapi mereka berpaling dari semua itu. yaitu, mereka akan mengetahui akibat hal itu. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah) yaitu orang-orang musyrik yang menyembah Allah dengan yang lain­Nya (Terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkanlah kepadaku apakah yang telah mereka ciptakan dari bumi ini) yaitu, tunjukkanlah kepadaku tempat di bumi ini yang mereka ciptakan secara sendiri (atau adakah mereka berserikat (dengan Allah) dalam (penciptaan) langit?) yaitu tidak ada keikutsertaan bagi mereka, baik di langit maupun di bumi sedikit pun. Sesungguhnya kerajaan dan pengaturan semua itu hanya berada di tangan Allah سبحانه وتعالى, lalu mengapa kalian menyembah Dia bersama yang selain Dia yang kalian persekutukan denganNya?Siapakah yang memberi petunjuk kalian kepada hal itu? Dan siapakah yang menyeru kalian melakukannya? Apakah dia memerintahkan kepada kalian untuk melakukannya?Ataukah hal itu adalah sesuatu yang kalian buat-buat dari diri kalian sendiri? Oleh karena itu Allah berfirman: (Bawalah kepadaku Kitab yang sebelum (Al-Qur'an) ini) yaitu, datangkanlah sebuah kitab dari kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para nabi, yang memerintahkan kalian untuk menyembah berhala-berhala ini (atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu)) yaitu bukti yang terang yang menunjukkan jalan yang kalian tempuh (Jika kamu orang-orang yang benar) yaitu tidak ada bukti bagi kalian baik yang bersifat naqli maupun 'aqli yang menunjukkan hal itu, karena itu ulama lain membacanya "Aw atsaratin min ‘ilmin" yaitu ilmu yang benar yang kalian dapatkan dari seseorang sebelum kalian.Sebagaimana Mujahid berkata tentang firmanNya: (atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu)) atau seseorang yang menemukan suatu pengetahuan. Abu Bakar bin ‘Iyasy berkata, atau sisa peninggalan dari pengetahuan. Hasan Al-Bahsri berkata atau sesuatu yang dikeluarkan, lalu dijadikan sebagai pegangan.Qatadah berkata yaitu atau peninggalan dari pengetahuan, yaitu ilmu yang khusus; Setiap pendapat yang disebutkan itu berdekatan, dan merujuk kepada apa yang kami katakan, yaitu pendapat yang dipilih Ibnu Jarir Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka? (5)) yaitu, tidak ada yang lebih tersesat daripada orang yang menyeru selain Allah, yaitu berhala-berhala dan meminta kepadanya apa yang tidak dapat dia penuhi sampai hari kiamat, sedangkan berhala-berhala itu lalai dari apa yang dikatakan, tidak dapat mendengar, melihat, dan membalas karena berhala-berhala itu adalah benda mati yaitu terbuat dari batu. Firman Allah: (Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat), niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka (6)) sebagaimana firmanNya: (Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka (81) sekali-kali tidak Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka (82)) (Surah Maryam) yaitu akan mengkhianati mereka ketika mereka sangat membutuhkan berhala-berhala itu.Nabi Ibrahim berkata (Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini, kemudian di hari kiamat sebagian kamu mengingkari sebagian (yang lain) dan sebagian kamu melaknat sebagian (yang lain); dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sekali-kali tak ada para penolong bagimu) (Surah Al-'Ankabut: 25)

Sumber: https://tafsirweb.com/9570-surat-al-ahqaf-ayat-4.html

Informasi

Surat

الاحقاف (Al-Ahqaf)

Bukit Pasir — 35 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

4 dari 35 ayat

Juz

Juz 26

Halaman

Halaman 502

Ruku

Ruku 438

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 101 (201/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4514 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-46