الاحقاف (Al-Ahqaf)

Per AyatMushaf
وَمَنْ
dan siapa
اَضَلُّ
lebih sesat
مِمَّنْ
dari pada orang
يَّدْعُوْا
mereka menyembah
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
مَنْ
dari
لَّا
tidak
يَسْتَجِيْبُ
ia dapat memperkenankan
لَهٗٓ
padanya
اِلٰى
sampai
يَوْمِ
hari
الْقِيٰمَةِ
kiamat
وَهُمْ
dan mereka
عَنْ
dari
دُعَاۤىِٕهِمْ
do'a mereka
غٰفِلُوْنَ
mereka lalai
﴿٥﴾
Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang-orang yang menyembah selain Allah (sembahan) yang tidak dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari Kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka?
4515 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Tidak ada yang lebih sesat dan lebih bodoh daripada orang yang berdoa kepada tuhan-tuhan selain Allah yang tidak menjawab doanya selamanya, karena semua itu hanyalah orang-orang mati, pohon-pohon, batu-batu dan yang sepertinya, ia tidak mengetahui doa orang yang menyembahnya, tidak kuasa memberikan manfaat atau mudarat baginya.

Sumber: https://tafsirweb.com/9571-surat-al-ahqaf-ayat-5.html

Tafsir as-Sa'di

5-6. Karena itulah Allah berfirman, “Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sesembahan-sesembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doanya) sampai Hari KIamat?” yakni, selama waktu ketika mereka berada di dunia, sesembahan-sesembahan selain Allah itu sama sekali tidak membawa manfaat sekecil atom sekalipun, “dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka.” Para sesembahan selain Allah itu tidak bisa mendengar satu pun permintaan mereka dan tidak mampu pula mengabulkannya.Ini adalah kondisi mereka di dunia. Sedangkan pada Hari KIamat, para sesembahan itu akan mengingkari kesyirikan yang mereka lakukan. Ketika semua manusia dikumpulkan, semua sesembahan selain Allah menjadi musuh orang-orang musyrik.Mereka saling melaknat satu sama lain. Semua sesembahan selain Allah mengingkari sesembahan yang dilakukan oleh orang-orang musyrik.

Sumber: https://tafsirweb.com/9571-surat-al-ahqaf-ayat-5.html

Tafsir Al-Wajiz

5. Tidak ada yang lebih sesat daripada orang musyrik yang menyembah sesuatu yang tidak berhak sama sekali untuk disembah. Sesuatu yang tidak bisa memenuhi permintaan mereka selamanya sampai hari kiamat.Sesembahan itu adalah berhala dan patung-patung, yang tidak bisa menerima doa dan ibadah mereka, karena sesembahan mereka semua adalah benda mati, tidak berakal dan tidak mendengar. Kalimat terakhir bertujuan sebagai pembenaran kalimat sebelumnya

Sumber: https://tafsirweb.com/9571-surat-al-ahqaf-ayat-5.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-6 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia menurunkan Al-Qur'an kepada hamba dan rasulNya, Muhammad ﷺ, semoga shalawat dan salam terus tercurahkan kepada beliau selamanya sampai hari kiamat, dan Dia menggambarkan bahwa DzatNya adalah Tuhan yang memiliki keperkasaan yang tidak bisa dikalahkan dan memiliki kebijaksanaan dalam semua firman dan perbuatanNya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kami tiada menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar) yaitu bukan main-main dan bathil (dan dalam waktu yang ditentukan) yaitu sampai dengan masa tertentu yang ditetapkan, tidak ada tambahan dan pengurangan. Firman Allah: (Dan orang-orang yang kafir berpaling dari apa yang diperingatkan kepada mereka) yaitu melalaikan hal yang sangat penting buat mereka.Allah menurunkan KitabNya kepada mereka dan mengutus seorang rasul kepada mereka, tetapi mereka berpaling dari semua itu. yaitu, mereka akan mengetahui akibat hal itu. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah) yaitu orang-orang musyrik yang menyembah Allah dengan yang lain­Nya (Terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkanlah kepadaku apakah yang telah mereka ciptakan dari bumi ini) yaitu, tunjukkanlah kepadaku tempat di bumi ini yang mereka ciptakan secara sendiri (atau adakah mereka berserikat (dengan Allah) dalam (penciptaan) langit?) yaitu tidak ada keikutsertaan bagi mereka, baik di langit maupun di bumi sedikit pun. Sesungguhnya kerajaan dan pengaturan semua itu hanya berada di tangan Allah سبحانه وتعالى, lalu mengapa kalian menyembah Dia bersama yang selain Dia yang kalian persekutukan denganNya?Siapakah yang memberi petunjuk kalian kepada hal itu? Dan siapakah yang menyeru kalian melakukannya? Apakah dia memerintahkan kepada kalian untuk melakukannya?Ataukah hal itu adalah sesuatu yang kalian buat-buat dari diri kalian sendiri? Oleh karena itu Allah berfirman: (Bawalah kepadaku Kitab yang sebelum (Al-Qur'an) ini) yaitu, datangkanlah sebuah kitab dari kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para nabi, yang memerintahkan kalian untuk menyembah berhala-berhala ini (atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu)) yaitu bukti yang terang yang menunjukkan jalan yang kalian tempuh (Jika kamu orang-orang yang benar) yaitu tidak ada bukti bagi kalian baik yang bersifat naqli maupun 'aqli yang menunjukkan hal itu, karena itu ulama lain membacanya "Aw atsaratin min ‘ilmin" yaitu ilmu yang benar yang kalian dapatkan dari seseorang sebelum kalian.Sebagaimana Mujahid berkata tentang firmanNya: (atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu)) atau seseorang yang menemukan suatu pengetahuan. Abu Bakar bin ‘Iyasy berkata, atau sisa peninggalan dari pengetahuan. Hasan Al-Bahsri berkata atau sesuatu yang dikeluarkan, lalu dijadikan sebagai pegangan.Qatadah berkata yaitu atau peninggalan dari pengetahuan, yaitu ilmu yang khusus; Setiap pendapat yang disebutkan itu berdekatan, dan merujuk kepada apa yang kami katakan, yaitu pendapat yang dipilih Ibnu Jarir Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka? (5)) yaitu, tidak ada yang lebih tersesat daripada orang yang menyeru selain Allah, yaitu berhala-berhala dan meminta kepadanya apa yang tidak dapat dia penuhi sampai hari kiamat, sedangkan berhala-berhala itu lalai dari apa yang dikatakan, tidak dapat mendengar, melihat, dan membalas karena berhala-berhala itu adalah benda mati yaitu terbuat dari batu. Firman Allah: (Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat), niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka (6)) sebagaimana firmanNya: (Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka (81) sekali-kali tidak Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka (82)) (Surah Maryam) yaitu akan mengkhianati mereka ketika mereka sangat membutuhkan berhala-berhala itu.Nabi Ibrahim berkata (Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini, kemudian di hari kiamat sebagian kamu mengingkari sebagian (yang lain) dan sebagian kamu melaknat sebagian (yang lain); dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sekali-kali tak ada para penolong bagimu) (Surah Al-'Ankabut: 25)

Sumber: https://tafsirweb.com/9571-surat-al-ahqaf-ayat-5.html

Informasi

Surat

الاحقاف (Al-Ahqaf)

Bukit Pasir — 35 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

5 dari 35 ayat

Juz

Juz 26

Halaman

Halaman 502

Ruku

Ruku 438

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 101 (201/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4515 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-46