محمّد (Muhammad)
Per AyatMushaf
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itu
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
لَعَنَهُمُ
mengutuk mereka
اللّٰهُ
Allah
فَاَصَمَّهُمْ
lalu Dia tulikan mereka
وَاَعْمٰٓى
dan membutakan
اَبْصَارَهُمْ
mata mereka
﴿٢٣﴾
Mereka itulah orang-orang yang dikutuk Allah; lalu dibuat tuli (pendengarannya) dan dibutakan penglihatannya.
4568 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Mereka itu adalah orang-orang yang Allah jauhkan dari rahmatNya. Allah menjadikan mereka tidak mendengar apa yang bermanfaat bagi mereka dan tidak melihatnya, sehingga hujjah-hujjah Allah tidak jelas bagi mereka walaupun ia berjumlah banyak.
Sumber: https://tafsirweb.com/9659-surat-muhammad-ayat-23.html
Tafsir as-Sa'di
23. “Mereka itulah orang-orang,” yakni, berbuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan tali kekeluargaan, “dilaknati Allah,” dengan menjauhkan mereka dari rahmatNya dan mendekatkan mereka pada murkaNya, “dan ditulikanNya telinga mereka dan dibutakanNya penglihatan mereka,” artinya, Allah menjadikan mereka tidak bisa mendengar nasehat dan petuah yang membawa manfaat bagi mereka serta tidak dapat melihatnya. Mereka memiliki telinga tetapi tidak bisa mendengar nasehat secara taat dan menerima, mereka hanya mendengar namun hanya sebagai tegaknya hujjah Allah. Mereka memiliki mata tetapi tidak bisa melihat berbagai pelajaran dan tanda-tanda kebesaran Allah, tidak digunakan untuk menengok berbagai bukti dan penjelasan nyata.
Sumber: https://tafsirweb.com/9659-surat-muhammad-ayat-23.html
Tafsir Al-Wajiz
23. Mereka itulah yang sebenarnya adalah pembuat kerusakan dan kedhaliman yang menyelisihi makna jihad. Mereka terhalangi dari rahmat Allah.Allah menutupi pendengaran mereka dari kebenaran dan nasehat yang bermanfaat. Allah menjadikan mereka seperti orang yang buta terhadap petunjuk Allah
Sumber: https://tafsirweb.com/9659-surat-muhammad-ayat-23.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 20-23 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang mukmin, bahwa mereka mengharapkan agar jihad disyariatkan atas diri mereka. Tetapi setelah Allah سبحانه وتعالى mewajibkan hal itu dan memerintahkannya, tiba-tiba kebanyakan dari mereka menolaknya, sebagaimana firmanNya: (Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka, "Tahanlah tanganmu (dari perang), dirikanlah shalat, dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh) seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata, "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami?Mengapa tidak engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?” Katakanlah, "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun (77)) (Surah An-Nisa’) Dan di sini Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan orang-orang yang beriman berkata, "Mengapa tiada diturunkan suatu surat?”) yaitu mengandung hukum perang.Oleh karena itu Allah berfirman: (Maka apabila diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya dan disebutkan di dalamnya (perintah) perang, kamu lihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati) yaitu karena kaget dan takut dalam menghadapi musuh.Kemudian Allah berfirman seraya mendorong mereka: (alangkah baiknya bagi mereka (20) taat dan mengucapkan perkataan yang baik) Sebenarnya lebih baik bagi mereka jika mendengar dan taat saat itu yaitu dalam keadaan dijamin (Apabila telah ditetapkan perintah perang) yaitu keadaannya menjadi sungguh-sungguh dan perang telah datang (sekiranya saja mereka membenarkan imannya kepada Allah) yaitu, mereka mengikhlaskan niat (niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka) Firman Allah: (Maka apakah kiranya jika kamu berpaling) yaitu dari jihad dan menolaknya (kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan) yaitu kalian akan kembali kepada kejahiliyahan kalian di masa lalu dimana kalian mengalirkan darah dan memutus hubungan kekeluargaan?Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka itulah orang-orang yang dilaknati oleh Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka (23)) Larangan membuat kerusakan di muka bumi ini bersifat umum dan larangan memutuskan hubungan kekeluargaan bersifat khusus, bahkan Allah memerintahkan untuk berbuat kebaikan di muka bumi dan menyambung kekeluargaan, yaitu dengan berbuat baik kepada kerabat melalui ucapan, perbuatan dan bersedekah.
Sumber: https://tafsirweb.com/9659-surat-muhammad-ayat-23.html
Informasi
Surat
محمّد (Muhammad)
Muhammad — 38 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
23 dari 38 ayat
Juz
Juz 26
Halaman
Halaman 509
Ruku
Ruku 444
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 102 (203/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4568 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-47