محمّد (Muhammad)

Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
وَصَدُّوْا
dan mereka menghalangi
عَنْ
dari
سَبِيْلِ
jalan
اللّٰهِ
Allah
ثُمَّ
kemudian
مَاتُوْا
mati
وَهُمْ
dan mereka
كُفَّارٌ
kafir/membangkang
فَلَنْ
maka tidak
يَّغْفِرَ
mengampuni
اللّٰهُ
Allah
لَهُمْ
bagi mereka
﴿٣٤﴾
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah kemudian mereka mati dalam keadaan kafir, maka Allah tidak akan mengampuni mereka.
4579 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesunggguhnya orang-orang yang mengingkari bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagiNya, menghalang-halangi manusia dari agama Allah, kemudian mati di atasnya, Allah tidak akan mengampuni mereka, Allah akan mengazab mereka atas kekafiran mereka dan mempermalukan mereka di hadapan umat manusia.

Sumber: https://tafsirweb.com/9670-surat-muhammad-ayat-34.html

Tafsir as-Sa'di

34. Ayat ini dan ayat lain yang terdapat dalam surat al baqarah: 217 “Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat,” adalah sebagai pembatas kemutlakan semua nash tentang gugurnya amalan karena kekufuran. Yakni, gugurnya amal karena kekufuran dibatasi dengan kematian orang bersangkutan dalam kekufuran.Dalam ayat ini Allah berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang kafir,” terhadap Allah, malaikat, kitab-kitab Allah, rasul-rasul Allah, dan Hari Akhir, “dan menghalangi” manusia “dari jalan Allah,” dengan cara mendorong mereka agar tidak menerima kebenaran dan diajak kepada kebatilan serta dihias-hiasi, “ kemudian mereka mati dalam keadaan kafir,” sebelum bertaubat, “maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampun kepada mereka,” tidak dengan syafaat atau lainnya, karena Allah telah memastikan azab atas mereka.Mereka telah kehilangan pahala dan Allah telah mewajibkan mereka untuk kekal di dalam neraka, serta rahmat dari Allah Yang Maha Menyayangi dan Maha Mengampuni telah ditutup untuk mereka. Makna tersirat dari ayat ini adalah bahwa jika mereka bertaubat dari kekufuran sebelum ajal menjelang, maka Allah akan mengampuni dan merahmati mereka, serta memasukkanm mereka kedalam surga, meski mereka menghabiskan usia dalam kekufuran dan menghalang-halangi manusia dari jalan Allah serta melakukan berbagai kemaksiatan. Mahasuci Allah yang membukakan pintu-pintu rahmat untuk para hambaNya dan tidak menutupnya dari seorang pun selama yang bersangkutan masih hidup dan masih mungkin bertaubat.Mahasuci Allah Yang Mahasabar yang tidak menyegerakan siksaan bagi mereka yang durhaka, Allah justru mengampuni mereka dan memberi mereka rizki seolah-olah mereka tidak pernah mendurhakaiNya padahal Allah Kuasa untuk segera menyiksa mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/9670-surat-muhammad-ayat-34.html

Tafsir Al-Wajiz

34. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Allah dan rasul-Nya, juga orang-orang yang menghalangi orang lain untuk masuk Islam, kemudian mereka mati dalam kekafiran maka Allah tidak akan mengampuni dosa mereka. Mereka akan diazab sebab kemusyrikan mereka.Ayat ini turun untuk orang-orang yang tidak konsisten (ashhabul qalib) atau beberapa orang yang berperang dalam perang Badar. Mereka mengumumkan bahwa mereka telah membunuh orang musyrik pada perang tersebut

Sumber: https://tafsirweb.com/9670-surat-muhammad-ayat-34.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 32-35 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah, menentang dan memusuhi rasul, serta menolak dari keimanan setelah jalan petunjuk jelas baginya, bahkan sikap mereka itu sama sekali tidak merugikan Allah sedikit pun, dan sesungguhnya hanya akan memberikan mudharat kepada dirinya sendirim dan dia akan kecewa pada hari kemudian. Dan Allah akan menghapuskan amal-amalnya dan tidak memberikan pahala atas apa yang telah dia lakukan bahkan tidak ada sedikitpun kebaikan, karena dia murtad. bahkan Dia menghapus semuanya. Sebagaimana amal kebaikan, amal keburukan juga bisa lenyap.Kemudian Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada hamba-hambaNya yang beriman agar taat kepadaNya dan taat kepada rasulNya, karena hal ini akan membawa mereka kepada kebahagiaan di dunia dan akhirat. Dan Allah melarang mereka murtad dimana itu dapat menghapuskan semua amal. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu) yaitu dengan murtad.Oleh karena itu Allah berfirman sesudahnya (Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang, (manusia) dari jalan Allah, kemudian mereka mati dalam keadaan kafir, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampun kepada mereka (34)) sebagaimana firmanNya: (Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya) (Surah An-Nisa: 48) Kemudian Allah berfirman kepada hamba-hambaNya yang beriman: (Janganlah kamu lemah) yaitu janganlah bersikap lemah dalam menghadapi musuh (dan minta damai) yaitu memilih gencatan senjata, perdamaian, di antara kalian dan orang-orang kafir yang memusuhi kalian, padahal kalian kuat, jumlah kalian banyak dan senjata kalian lengkap.Oleh karena itu Allah berfirman: (Janganlah kamu lemah dan minta damai, padahal kamulah yang di atas) yaitu dalam keadaan kalian di atas musuh kalian.Adapun jika keadaan orang-orang kafir memiliki kekuatan yang lebih besar dan lebih banyak daripada orang-orang muslim, sedangkan iman orang-orang muslim memandang bahwa mengadakan gencatan senjata mengandung kemaslahatan , maka dia boleh melakukan itu. Sebagaimana yang dilakukan Rasulullah ﷺ ketika orang-orang kafir Quraisy melarangnya memasuki Makkah. Dan mereka mengajak Rasulullah ﷺ untuk berdamai dan menghentikan peperangan di antara mereka selama sepuluh tahun.Maka Rasulullah ﷺ menyetujuinya. Firman Allah (dan Allah (pun) beserta kamu) Ini mengandung berita gembira yang besar, berupa pertolongan dan kemenangan atas musuh (dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi (pahala) amal-amalmu) yaitu tidak akan menghapuskan, menggugurkan, dan menghilangkannya, bahkan Dia akan memenuhi pahalanya tanpa menguranginya sedikit pun

Sumber: https://tafsirweb.com/9670-surat-muhammad-ayat-34.html

Informasi

Surat

محمّد (Muhammad)

Muhammad — 38 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

34 dari 38 ayat

Juz

Juz 26

Halaman

Halaman 510

Ruku

Ruku 445

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 102 (204/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4579 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-47