الحجرٰت (Al-Hujurat)

Per AyatMushaf
فَضْلًا
karunia
مِّنَ
dari
اللّٰهِ
Allah
وَنِعْمَةً
dan nikmat
ۗوَاللّٰهُ
dan Allah
عَلِيْمٌ
Maha Mengetahui
حَكِيْمٌ
Maha Bijaksana
﴿٨﴾
sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
4620 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Kebaikan yang mereka dapatkan ini merupakan karunia Allah dan nikmatNya. Allah Maha Mengetahui siapa yang mensyukuri nikmatNya lagi Mahabijaksana dalam mengatur urusan-urusan makhlukNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/9778-surat-al-hujurat-ayat-8.html

Tafsir as-Sa'di

8. Firman Allah, “Itu adalah sebagai karunia dan nikmat dari Allah.” Artinya, kebaikan yang mereka dapatkan itu merupakan karunia dan kebaikan Allah kepada mereka, bukan karena usaha dan kekuatan mereka. “Dan Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana,” yakni, Maha Mengetahui orang yang bersyukur atas nikmatNya sehingga akan diberi pertolongan untuk mendapatkannya, berbeda dengan orang yang tidak bersyukur sehingga kenikmatan itu tidak layak untuknya sehingga karunia Allah pun lenyap sesuai dengan kebijaksanaan Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/9778-surat-al-hujurat-ayat-8.html

Tafsir Al-Wajiz

8. Allah membuat kalian cinta dengan apa yang dicintaiNya dan membenci apa yang dibenciNya itu merupakan keutamaan dan nikmat dariNya. Allah itu Maha Mengetahui urusan-urusan dan keadaan hambaNya yang berbeda-beda dan Maha Bijaksana dalam menciptakan hal itu untuk mereka dengan memberi kenikmatan dan pertolongan.

Sumber: https://tafsirweb.com/9778-surat-al-hujurat-ayat-8.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 6-8 Allah سبحانه وتعالى memerintahkan untuk memeriksa berita orang fasik, dan hendaklah mereka bersikap hati-hati dan tidak menerima ucapannya, bisa saja dalam hal itu dia berdusta dan salah. Jadi orang yang menerima begitu saja berita darinya, maka sungguh dia mengikuti jejaknya. Sedangkan Allah سبحانه وتعالى melarang mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalangan kamu ada Rasulullah) yaitu ketahuilah bahwa di antara kalian terdapat Rasulullah ﷺ, maka hormatilah, muliakanlah, dan bersopan santunlah saat berhadapan dengan beliau, dan turutilah perintah beliau, karena sesungguhnya beliau lebih mengetahui kemaslahatan kalian dan lebih sayang kepada kalian daripada kalian sendiri. Dan pendapat beliau untuk kalian lebih sempurna daripada pendapat kalian untuk diri kalian sendiri. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri) (Surah Al-Ahzab: 6) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bahwa pendapat mereka sia-sia jika ditinjau dari kemaslahatan mereka.Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kalau ia menuruti (kemauan) kamu dalam beberapa urusan, benar-benarlah kamu akan mendapat kesusahan) yaitu sekiranya beliau menuruti kalian dalam semua apa yang kalian pilih, maka hal itu akan mengakibatkan kalian mengalami kesusahan dan merasa berdosa. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman (Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka, tetapi mereka berpaling dari kebanggaan (71)) (Surah Al-Mu’minun) Firman Allah: (tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu) yaitu menjadikan iman itu dicintai hati kalian dan memperindahnya (serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan) yaitu Allah menjadikan hatimu membenci kekafiran dan kefasikan yaitu dosa-dosa besar dan kemaksiatan yaitu semua perbuatan maksiat, ini merupakan kesempurnaan nikmat yang bertingkat-tingkat.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus) yaitu, orang-orang yang disifati dengan sifat-sifat ini adalah orang-orang yang diberi petunjuk dimana Allah telah menganugerahkan hal ini kepada mereka. Kemudian Allah berfirman: (sebagai karunia dan nikmat dari Allah) yaitu pemberian yang telah diberikan kepada kalian ini merupakan karunia dan nikmat dariNya (Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana) yaitu Maha Mengetahui siapa yang berhak mendapat petunjuk dan siapa yang berhak mendapat kesesatan, dan Maha Bijaksana dalam semua firman, perbuatan, syariat, dan takdirNya

Sumber: https://tafsirweb.com/9778-surat-al-hujurat-ayat-8.html

Informasi

Surat

الحجرٰت (Al-Hujurat)

Kamar-Kamar — 18 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

8 dari 18 ayat

Juz

Juz 26

Halaman

Halaman 516

Ruku

Ruku 450

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 103 (206/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4620 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-49