الحجرٰت (Al-Hujurat)
Per AyatMushaf
وَاِنْ
dan jika
طَاۤىِٕفَتٰنِ
dua golongan
مِنَ
dari
الْمُؤْمِنِيْنَ
orang-orang yang beriman
اقْتَتَلُوْا
mereka berperang
فَاَصْلِحُوْا
maka damaikanlah
بَيْنَهُمَاۚ
diantara keduanya
فَاِنْۢ
maka jika
بَغَتْ
berbuat aniaya
اِحْدٰىهُمَا
salah seorang dari keduanya
عَلَى
atas
الْاُخْرٰى
yang lain
فَقَاتِلُوا
maka perangilah
الَّتِيْ
yang
تَبْغِيْ
berbuat aniaya
حَتّٰى
sehingga
تَفِيْۤءَ
(golongan) kembali
اِلٰٓى
kepada
اَمْرِ
perintah
اللّٰهِ
Allah
ۖفَاِنْ
maka jika
فَاۤءَتْ
kembali
فَاَصْلِحُوْا
maka damaikanlah
بَيْنَهُمَا
diantara keduanya
بِالْعَدْلِ
dengan adil
وَاَقْسِطُوْا
dan berlaku adil-lah kamu
ۗاِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
يُحِبُّ
menyukai
الْمُقْسِطِيْنَ
orang-orang yang berbuat adil
﴿٩﴾
Dan apabila ada dua golongan orang-orang mukmin berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari keduanya berbuat zalim terhadap (golongan) yang lain, maka perangilah (golongan) yang berbuat zalim itu, sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlakulah adil. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.
4621 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Bila dua kelompok dari orang-orang yang beriman bertikai, maka kalian (wahai orang-orang beriman) harus mendamaikan mereka, dengan menyeru mereka agar berhakim kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah dan rela menerima hukum keduanya. Bila salah satu dari kedua kelompok melanggar dan menolak seruan kepada Allah dan Rasulullah, maka perangilah mereka hingga mereka kembali kepada hukum Allah dan Rasulullah. Bila mereka telah kembali, maka damaikanlah mereka dengan adil.Berlaku adillah dalam hukum kalian, jangan melampaui hukum Allah dan Rasulullah dalam mengambil keputusan. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil dalam hukum mereka yang memutuskan dengan keadilan diantara makhlukNya. Dalam ayat ini terdapat penetapan sifat “mahabbah” bagi Allah secara hakiki sesuai dengan keagungan Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/9779-surat-al-hujurat-ayat-9.html
Tafsir as-Sa'di
9. Ini mengandung larangan bagi orang-orang yang beriman untuk saling menzhalimi satu sama lain dan untuk saling menyerang satu sama lain. Jika ada dua kubu dari orang-orang beriman yang saling berperang, maka diwajibkan atas orang-orang beriman lainnya untuk melenyapkan keburukan besar ini dengan cara didamaikan serta ditengahi secara baik sehingga perdamaian bisa terwujud dan agar mereka yang saling berperang bisa menempuh jalan yang menggiring pada perdamaian.Jika keduanya berdamai, maka itulah yang terbaik, namun “Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain, maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah.” Maksudnya, kembali pada ketentuan Allah dan RasulNya dengan mengerjakan kebaikan dan meninggalkan keburukan di mana yang terbesar adalah perang. Firman Allah, “Jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil.” Ini adalah perintah untuk berdamai serta bersikap adil dalam perdamaian, sebab bisa saja perdamaian dibuat namun tidak adil, tapi dibuat secara zhalim untuk salah satu dari kedua belah pihak yang bertikai; ini bukan perdamaian yang diperintahkan. Untuk itu salah satu dari kedua belah pihak yang bertikai tidak boleh memperhatikan faktor kekeluargaan, etnis atau kepentingan-kepentingan lain yang akan menyebabkan kedua belah pihak melenceng dari keadilan. “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil,” yakni, bersikap adil dalam memutuskan perkara di antara sesame dan di seluruh kekuasaan yang dipegang bahkan bisa dimasukkan juga dalam pengertian adilnya seseorang terhadap keluarga dan orang-orang yang menjadi tanggungannya serta adil dalam menunaikan kewajiban-kewajibannya.Dan dalam hadits shohih "orang yang berlaku adil di sisi Allah berada di atas mimbar-mimbar dari cahaya, yaitu orang-orang yang berlaku adil dalam hukumnya, keluarganya dan apa yang diurusinya" (HR . Muslim No. 1827)
Sumber: https://tafsirweb.com/9779-surat-al-hujurat-ayat-9.html
Tafsir Al-Wajiz
9. Jika ada dua golongan mukmin saling berselisih, maka damaikanlah mereka wahai orang muslim dengan memberi mereka nasehat dan menuntunnya untuk beramal sesuai perintah Allah dan meridhai ketentuanNya. Jika salah satu golongan kezalimannya melampaui batas kepada golongan lainnya dan menolak untuk berdamai, maka perangilah golongan yang melampaui batas itu, sampai dia mau menaati perintah Allah.Jika golongan itu mau kembali, maka damaikanlah mereka berdua secara adil dengan memberi golongan yang melampaui batas balasan atas pertentangannya. Berlaku adillah kalian, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil. Maknanya akan memberikan balasan yang baik atas perbuatan mereka.Ayat ini diturunkan untuk dua laki-laki dari kaum Anshar yang saling bermusuhan tentang hak antara mereka berdua. Masing-masing mereka meminta bantuan keluarga. Kemudian mereka saling melemparkan pukulan dan sepatu, bukan pedang.
Sumber: https://tafsirweb.com/9779-surat-al-hujurat-ayat-9.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 9-10 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan orang-orang mukmin untuk mendamaikan di antara dua golongan yang berperang satu sama lain (Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang, maka damaikanlah antara keduanya) Allah menyebut mereka sebagai orang-orang mukmin, padahal mereka berperang satu sama lainnya. Berdasarkan ayat ini Imam Bukhari dan lainnya menyimpulkan bahwa maksiat itu tidak mengeluarkan orang dari keimanannya, meskipun maksiat itu besar. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain, maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah) yaitu sampai keduanya kembali taat kepada perintah Allah dan RasulNya, serta mau mendengar dan menaati kebenaran.Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih dari Anas bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,”Tolonglah saudaramu, baik dalam keadaan zalim atau dizalimi” Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, kalau dia dizalimi, aku pasti menolongnya. Tetapi bagaimana aku menolongnya jika dia zalim?" Rasulullah ﷺ menjawab: “Kamu cegah dia dari perbuatan zalim, itulah caramu menolongnya” Firman Allah: (jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil) yaitu berlaku adillah dalam menyelesaikan perselisihan kedua pihak dengan kerugian yang dialami oleh salah satu pihak akibat pihak lain, yakni putuskanlah dengan adil (Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara) yaitu semuanya adalah saudara dalam agama, sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda,”Orang muslim itu adalah saudara muslim lainnya, dia tidak boleh menzaliminya dan tidak pula menjerumuskannya” Disebutkan juga dalam hadits shahih,”Orang mukmin itu bagaikan satu bangunan, yang saling menguatkan satu sama lain” Lalu Rasulullah ﷺ menggabungkan jari beliau.Firman Allah سبحانه وتعالى: (maka damaikanlah antara keduanya) yaitu di antara kedua golongan yang berperang itu (dan bertakwalah kepada Allah) dalam semua urusan kalian (supaya kamu mendapat rahmat) Ini merupakan kepastian dari Allah سبحانه وتعالى bahwa Dia memberikan rahmat kepada orang yang bertakwa kepadaNya
Sumber: https://tafsirweb.com/9779-surat-al-hujurat-ayat-9.html
Informasi
Surat
الحجرٰت (Al-Hujurat)
Kamar-Kamar — 18 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
9 dari 18 ayat
Juz
Juz 26
Halaman
Halaman 516
Ruku
Ruku 450
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 103 (206/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4621 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-49