Per AyatMushaf
يَوْمَ
pada hari
نَقُوْلُ
Kami berkata
لِجَهَنَّمَ
kepada jahanam
هَلِ
apakah
امْتَلَـْٔتِ
kamu telah penuh
وَتَقُوْلُ
dan ia berkata (menjawab)
هَلْ
apakah
مِنْ
dari
مَّزِيْدٍ
tambahan
﴿٣٠﴾
(Ingatlah) pada hari (ketika) Kami bertanya kepada Jahanam, “Apakah kamu sudah penuh?” Ia menjawab, “Masih adakah tambahan?”
4660 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sampaikanlah kepada umatmu (wahai Rasul) saat Kami berfirman kepada Neraka Jahanam pada Hari Kiamat, “Apakah kamu sudah penuh?” jahannam menjawab, “Apakah masih ada tambahan dari kalangan jin dan manusia?” maka Tuhan Yang MahaAgung meletakkan Telapak KakiNya padanya, lalu sebagian darinya menyimpit ke sebagian yang lain, dan ia berkata, “Cukup-cukup. Sudah penuh, tidak ada lagi tempat untuk tambahan.”

Sumber: https://tafsirweb.com/9836-surat-qaf-ayat-30.html

Tafsir as-Sa'di

30. Allah berfirman seraya menakut-nakuti para hambaNya, “(Dan ingatlah akan) hari (yang pada hari itu) Kami bertanya kepada Jahanam, ‘Apakah kamu sudah penuh?’” demikian itu karena terlalu banyaknya yang dilemparkan ke dalamnya, “dia menjawab, ‘Masih adakah tambahan?’” artinya, Neraka Jahanam terus meminta agar ditambah dari kalangan orang-orang yang berdosa dan pendurhaka, dengan marah terhadap orang-orang kafir, Allah telah menjanjikan Jahanam akan penuh sebagaimana yang disebutkan dalam Firman Allah : "sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya." –Hud: 119- Hingga Rabb Pemilik Keperkasaan meletakkan KakiNya Yang Mulia (Yang Mahasuci dari Keserupaan) dan melebarkan pojok masing-masing, Neraka Jahanam berkata, “Cukup, cukup, aku sudah cukup dan penuh.”

Sumber: https://tafsirweb.com/9836-surat-qaf-ayat-30.html

Tafsir Al-Wajiz

30. Ingatlah saat kami berkata kepada neraka Jahanam: “Apakah kamu penuh dengan orang-orang yang disiksa? Aku akan memenuhi janjiKu kepadamu” Lalu dia menjawab: “Apakah ada tambahan lagi dari mereka?”

Sumber: https://tafsirweb.com/9836-surat-qaf-ayat-30.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 30-35 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada neraka Jahanam pada hari kiamat, "Apakah kamu telah penuh?" Demikian itu karena Allah سبحانه وتعالى telah berjanji kepadanya bahwa Dia akan memenuhinya dengan jin dan manusia. Dia memerintahkan untuk mencampakkan ke dalam neraka orang-orang yang Dia kehendaki, sedangkan neraka itu mengatakan, ("Masih adakah tempat tambahan bagiku?") yaitu apakah masih ada yang tersisa untuk ditambahkan kepadaku?. Demikianlah yang tampak dalam konteks ayat ini dan seperti apa yang ditunjukkan oleh banyak hadits.Diriwayatkan dari Anas bin Malik dari Nabi ﷺ yang bersabda: Neraka diisi, dan neraka mengatakan, "Apakah masih ada tambahan?" sehingga akhirnya Allah meletakkan telapak kakiNya ke dalam neraka maka neraka mengatakan, "Cukup, cukup” Al-Walid bin Muslim meriwayatkan dari Yazid bin Abu Maryam, bahwa dia pernah mendengar Mujahid berkata bahwa masih terus-menerus dimasukkan ke dalam neraka hingga neraka neagatakan, "Aku telah penuh" dan mengatakan, ("Masih adakah tempat tambahan bagiku?"). Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Zaid bin Aslam pendapat yang serupa. Menurut mereka, makna firman Allah سبحانه وتعالى: (Apakah kamu sudah penuh?) hanyalah sesudah Allah سبحانه وتعالى meletakkan telapak kakiNya di dalamnya, maka neraka menjadi surut dan saat itu ia mengatakan, "Masih adakah bagiku suatu tempat untuk ditambahkan kepadaku?" Al-Aufi meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa yang demikian itu dikatakan ketika tidak ada suatu tempat pun di dalam neraka yang dapat memuat sebatang jarum, hanya Allah yang lebih Mengetahui.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka) (31)) Qatadah berkata bahwa makna (uzlifat) adalah didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa (pada tempat yang tiada jauh (dari mereka)) Demikian itu pada hari kiamat. Dan dikatakan “tidak jauh” karena pasti terjadi, dan setiap yang akan terjadi maka itu dekat (Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali) yaitu kembali bertaubat dan tidak mengulangi (lagi memelihara) memelihara janji, tidak pernah merusaknya dan tidak pula menyalahinya. (dan dia datang dengan hati yang bertaubat) yaitu bertemu dengan Allah سبحانه وتعالى di hari kiamat nanti dengan hati yang bertaubat, berserah diri, dan tunduk di hadapanNya (masukilah surga itu dengan aman) Firman Allah: (itulah hari kekekalan) yaitu mereka kekal di dalam surga, dan tidak akan mati selamanya, tidak akan pergi darinya serta tidak mau pindah darinya. Firman Allah: (Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki) yaitu, bagaimanapun yang mereka minta, maka mereka langsung mendapatkannya, yaitu berbagai macam kesenangan dan kenikmatan, ketika mereka memintanya langsung disuguhkan kepada mereka.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan pada sisi Kami ada tambahannya) sebagaimana firmanNya: (Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya) (Surah Yunus: 26) Telah disebutkan dalam hadits shahih Muslim dari Shuhaib bin Sinan Ar-Rumi bahwa itu memandang kepada Allah سبحانه وتعالى yang Maha Mulia.

Sumber: https://tafsirweb.com/9836-surat-qaf-ayat-30.html

Informasi

Surat

ق (Qaf)

Qaf — 45 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

30 dari 45 ayat

Juz

Juz 26

Halaman

Halaman 519

Ruku

Ruku 454

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 104 (208/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4660 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-50