الذّٰريٰت (Az-Zariyat)
Per AyatMushaf
اَتَوَاصَوْا
apakah mereka saling berwasiat
بِهٖۚ
tentang itu
بَلْ
bahkan
هُمْ
mereka
قَوْمٌ
kaum
طَاغُوْنَۚ
melampaui batas
﴿٥٣﴾
Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
4728 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Apa orang-orang yang datang lebih dulu dan orang-orang yang datang kemudian saling berwasiat agar mendustakan Rasul manakala mereka sepakat berkata demikian? Mereka adalah kaum yang melampaui batas, hati dan amal mereka mirip, mereka berada di atas kekafiran dan penentangan, maka orang-orang yang datang kemudian mengucapkan apa yang diucapkan oleh orang-orang yang sebelum mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/9949-surat-az-zariyat-ayat-53.html
Tafsir as-Sa'di
53. Allah berfirman bahwa perkataan-perkataan yang mereka ungkapkan, baik orang-orang yang terdahulu maupun yang datang kemudian, tidak lain merupakan perkataan yang saling mereka wasiatkan, mereka mentransformasikannya satu sama lain, maka tidak perlu heran kalau perkataan mereka itu sama, atau bahkan “sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas,” hati dan perbuatan mereka serupa dengan kekufuran dan melampaui batas sehingga perkataan mereka yang sama itu muncul dari perbuatan mereka yang melampaui batas.Dan inilah nyatanya sebagaimana yang disebutkan dalam Firman Allah, Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata: “Mengapa Allah tidak (langsung) berbicara dengan kami atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kami?” Demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah mengatakan seperti ucapan mereka itu; hati mereka serupa -Al-Baqarah:118 Begitu juga halnya dengan orang-orang yang beriman tatkala hati mereka serupa dalam ketundukan terhadap kebenaran serta mencari dan mengusahakannya, mereka pun bergegas menuju keimanan bersama dengan para rasul mereka, mereka mengagungkan dan menghormati rasul mereka dan berbicara dengan tutur kata yang layak.
Sumber: https://tafsirweb.com/9949-surat-az-zariyat-ayat-53.html
Tafsir Al-Wajiz
53. Apakah manusia-manusia terdahulu mewasiatkan kepada anak-cucunya untuk mendustakan para nabi? Tidak, bahkan dalam kenyataannya, mereka tidak memberikan wasiat, namun mereka hanya kaum yang zalim.Dalam kekufurannya, mereka telah melampaui batas. {Atawaashau} Hamzah pada kata tersebut adalah istifham ta’ajubi. Kaget, seakan-akan mereka saling memberikan wasiat untuk mendustakan (rasul). {Bal} sebagai jeda untuk berpindah dari satu kalimat ke kalimat lain
Sumber: https://tafsirweb.com/9949-surat-az-zariyat-ayat-53.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 52-60 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menghibur NabiNya ﷺ bahwa sebagaimana orang-orang musyrik itu berkata kepadamu, orang-orang yang mendustakan para rasulNya terdahulu juga mengatakannya (Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan, "Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila” (52)) Kemudian Allah berfirman (Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu?) yaitu apakah sebagian dari mereka saling berpesan dengan sebagian yang lain tentang ucapan itu? (Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas) Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas, hati mereka sama saja.Jadi orang-orang yang terakhir dari mereka mengatakan hal yang sama dengan apa yang dikatakan oleh orang-orang sebelum mereka. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka berpalinglah kamu dari mereka) yaitu wahai Muhammad, berpalinglah dari mereka (dan kamu sekali-kali tidak tercela) yaitu, Kami tidak mencelamu dengan itu (Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman (55)) yaitu sesungguhnya yang dapat menerima manfaat peringatan itu hanyalah orang-orang yang hatinya beriman. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku (56)) Sesungguhnya Aku menciptakan mereka agar Aku memerintahkan mereka untuk menyembahKu, bukan karena Aku membutuhkan mereka.Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (melainkan supaya mereka menyembah-Ku) yaitu agar mereka mengakui penyembahan mereka kepadaKu, baik dengan sukarela maupun terpaksa. Demikianlah menurut apa yang dipilih Ibnu Jarir. Ibnu Juraij berkata bahwa makna yang dimaksud adalah melainkan supaya mereka mengenalKu.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan (57) Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh (58)) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada bagian) yaitu bagian dari azab (seperti bagian teman-teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku menyegerakannya) yaitu, maka janganlah mereka meminta untuk menyegerakan hal itu, karena sesungguhnya hal itu pasti akan terjadi (Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir pada hari yang diancamkan kepada mereka (60)) yaitu hari kiamat.
Sumber: https://tafsirweb.com/9949-surat-az-zariyat-ayat-53.html
Informasi
Surat
الذّٰريٰت (Az-Zariyat)
Angin yang Menerbangkan — 60 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
53 dari 60 ayat
Juz
Juz 27
Halaman
Halaman 523
Ruku
Ruku 457
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 105 (209/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4728 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-51