اٰل عمران (Ali 'Imran)

Per AyatMushaf
لَقَدْ
sesungguhnya
سَمِعَ
telah mendengar
اللّٰهُ
Allah
قَوْلَ
perkataan
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
قَالُوْٓا
(mereka) mengatakan
اِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
فَقِيْرٌ
miskin
وَّنَحْنُ
dan kami
اَغْنِيَاۤءُ
orang-orang kaya
ۘ
سَنَكْتُبُ
akan Kami catat
مَا
apa
قَالُوْا
(mereka) mengatakan
وَقَتْلَهُمُ
dan pembunuhan mereka
الْاَنْۢبِيَاۤءَ
Nabi-Nabi
بِغَيْرِ
dengan tanpa (alasan)
حَقٍّۙ
benar
وَّنَقُوْلُ
dan Kami katakan
ذُوْقُوْا
rasakanlah olehmu
عَذَابَ
azab
الْحَرِيْقِ
yang membakar
﴿١٨١﴾
Sungguh, Allah telah mendengar perkataan orang-orang (Yahudi) yang mengatakan, “Sesungguhnya Allah itu miskin dan kami kaya.” Kami akan mencatat perkataan mereka dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa hak (alasan yang benar), dan Kami akan mengatakan (kepada mereka), “Rasakanlah olehmu azab yang membakar!”
474 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Allah telah mendengar ucapan orang-orang yahudi yang mengatakan, ”sesungguhnya Allah itu membutuhkan kami, meminta dari kami untuk meminjamkan harta benda kepadaNYA, sedang kami orang-orang kaya.” Kami akan mencatat perkataan yang mereka ucapkan itu dan kami juga akan mencatat bahwa sesungguhnya mereka itu rela dengan pembunuhan yang dilakukan nenek moyang mereka terhadap nabi-nabi Allah secara zhalim dan penuh permusuhan. Dan Kami akan menyiksa mereka karena perbuatan tersebut di akhirat kelak. Dan kami akan berkata kepada mereka disaat mereka sudah berada di dalam neraka, ”Rasakanlah siksaan neraka yang membakar.”

Sumber: https://tafsirweb.com/1313-surat-ali-imran-ayat-181.html

Tafsir as-Sa'di

181. Allah mengabarkan tentang perkataan orang-orang yang durhaka yang telah berucap dengan perkataan yang paling buruk, paling keji dan paling busuk, lalu Allah mengabarkan bahwasanya Dia telah mendengar apa yang mereka katakan, dan bahwa Dia akan menulis dan menjaga (catatan) itu bersama perbuatan-perbuatan mereka yang sangat keji yaitu membunuh para nabi yang berdakwah. Dan bahwa Allah akan menghukum mereka atas perbuatan itu dengan seberat-berat hukuman, dan bahwa akan dikatakan kepada mereka sebagai ganti apa yang telah mereka katakan yaitu “Allah itu fakir dan kamilah yang kaya” “Rasakanlah olehmu azab yang membakar”, yang menghanguskan lagi menghujam dari badan hingga ke hati.Siksaan mereka itu bukanlah suatu penganiayaan dari Allah bagi mereka, karena sesungguhnya Allah "sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Nya." –Ali Imran: 182-. Karena Allah Mahasuci dari hal tersebut.

Sumber: https://tafsirweb.com/1313-surat-ali-imran-ayat-181.html

Tafsir Al-Wajiz

181. Sungguh Allah mendengar perkataan orang-orang Yahudi yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu fakir, dan kamilah yang kaya.” Kami akan mencatat perkataan ini di dalam catatan amal mereka supaya Kami bisa membalas mereka atas perkataan tersebut. Kami juga akan mencatat tindakan pembunuhan mereka terhadap para nabi dengan penuh kezaliman dan kesengajaan.Pengumpulan dua hal ini adalah sebagai pemberian perhatian atas tindakan keji (mereka). Di neraka, Kami akan berkata kepada mereka: “Rasakanlah azab neraka Jahanam yang menyala-nyala dan menyakitkan” Al-Hariq adalah api yang menyala-nyala. Ayat ini turun untuk orang Yahudi yang bernama Finhash yang berkata kepada Abu Bakar: “Kami tidak butuh kepada Allah.Bagi Kami Dia itu miskin. Kami tidak akan tunduk kepadaNya sebagaimana Dia merendah kepada Kami. Sesungguhnya Kami adalah orang-orang kaya.Jika saja Dia kaya, maka tidak akan meminta pinjaman kepada kami sebagaimana yang dianggapkan oleh sahabat kalian.” Hal itu terjadi ketika ayat {Man dzallai Yuqridhullaha ardhan hasanan fayudha’ifuhu lahu Adh’aafan katsiraah} [surah Al-Baqarah ayat 245]

Sumber: https://tafsirweb.com/1313-surat-ali-imran-ayat-181.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 181-184 Diriwayatkan dari Ibnu Abbas: “Ketika turun firman Allah سبحانه وتعالى, (Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak) [Surah Al-Baqarah: 245], Orang-orang Yahudi,"Wahai Muhammad, apakah Tuhanmu miskin, sehingga Dia meminta pinjaman kepada hambaNya?Lalu Allah menurunkan ayat (Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan orang-orang yang mengatakan: "Sesunguhnya Allah miskin dan kami kaya). Firman Allah سبحانه وتعالى, (Kami akan mencatat perkataan mereka itu) sebagai ancaman dan peringatan. Oleh karena itu Allah mengaitkannya dengan firmanNya, (dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar) yaitu ini adalah perkataan mereka tentang Allah dan perlakuan mereka terhadap para utusan Allah.Allah akan membalas mereka dengan balasan yang sangat buruk karena hal itu, Oleh karena itu Allah berfirman, (dan Kami akan mengatakan (kepada mereka): "Rasakanlah olehmu azab yang membakar" (181) (Azab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Nya (182)) Hal itu dikatakan kepada mereka sebagai ejekan, dan penghinaan terhadap mereka.Firman Allah ((Yaitu) orang-orang (Yahudi) yang mengatakan: "Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kami, supaya kami jangan beriman kepada seseorang rasul, sebelum dia mendatangkan kepada kami korban yang dimakan api") Allah سبحانه وتعالى berfirman untuk menolak klaim mereka bahwa Allah telah berjanji kepada mereka dalam kitab-kitab mereka bahwa mereka tidak akan beriman kepada seorang rasul pun sampai dia membawa mukjizat berupa sedekah yang dikeluarkan oleh umatnya sehingga ketika sedekah itu diterima, maka akan dilahap oleh api. Hal ini diungkapkan oleh Ibnu Abbas, Al-Hasan dan lainnya. Allah سبحانه وتعالى berfirman (Katakanlah: "Sesungguhnya telah datang kepada kamu beberapa orang rasul sebelumku membawa keterangan-keterangan yang nyata), yaitu dengan hujjah dan bukti-bukti (dan membawa apa yang kamu sebutkan) yaitu dengan api yang memakan sedekah yang diterima (maka mengapa kamu membunuh mereka), yaitu lalu mengapa kalian melawan mereka dengan mendustakan mereka, menentang mereka, membangkan terhadap mereka, dan membunuh mereka (jika kamu adalah orang-orang yang benar) jika kalian mengikuti kebenaran dan tunduk kepada para rasul.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menghibur naabi Muhammad ﷺ (Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa mukjizat-mukjizat yang nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna (184)) yaitu, perbuatan dusta mereka terhadapmu itu tidak akan akan mampu menghentikanmu. Kamu memiliki tauladan yaitu para rasul sebelummu yang didustakan dengan apa yang mereka bawa berupa keterangan yang nyata, yaitu hujjah dan bukti-bukti yang nyata (dan zabur) yaitu kitab-kitab yang diturunkan dari langit, seperti shuhuf-shuhuf yang diturunkan kepada para rasul, (dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna), yaitu yang memberi penjelasan yang sangat jelas

Sumber: https://tafsirweb.com/1313-surat-ali-imran-ayat-181.html

Informasi

Surat

اٰل عمران (Ali 'Imran)

Keluarga Imran — 200 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

181 dari 200 ayat

Juz

Juz 4

Halaman

Halaman 74

Ruku

Ruku 60

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 15 (29/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-474 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-3