القمر (Al-Qamar)

Per AyatMushaf
وَّفَجَّرْنَا
memancarkan
الْاَرْضَ
bumi
عُيُوْنًا
mata air
فَالْتَقَى
maka bertemulah
الْمَاۤءُ
air-air
عَلٰٓى
atas
اَمْرٍ
urusan
قَدْ
sesungguhnya
قُدِرَ
ditetapkan
ۚ
﴿١٢﴾
dan Kami jadikan bumi menyemburkan mata-mata air maka bertemulah (air-air) itu sehingga (meluap menimbulkan) keadaan (bencana) yang telah ditetapkan.
4858 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

11-12. Kami mengabulkan doa Nuh, Kami membuka pintu-pintu langit dengan air hujan lebat. Kami membelah bumi yang memancarkan mata air yang deras.Air langit bertemu dengan air bumi sehingga membinasakan mereka yang sudah Allah tetapkan bagi mereka sebagai balasan atas kesyirikan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/10250-surat-al-qamar-ayat-12.html

Tafsir as-Sa'di

12. “Dan kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air,” langit pun menurunkan hujan yang tidak seperti biasanya dan seluruh bagian bumi juga memancarkan air hingga tungku pun memancarkan air sebab tungku adalah tempat perapian. “Maka bertemulah api-api itu,” air dari langit dan air dari bumi. “untuk satu urusan,” dari Allah untuk sesuatu “yang sungguh telah ditetapkan,” yaitu telah ditulis Allah sejak zaman azali serta ditakdirkan sebagai hukuman untuk mereka yang zhalim dan melampaui batas.

Sumber: https://tafsirweb.com/10250-surat-al-qamar-ayat-12.html

Tafsir Al-Wajiz

12. Dan Kami pancarkan mata air-mata air bumi sehingga air langit dan bumi saling bertemu sesuai perintah yang telah ditetapkan dan ditakdirkan oleh Allah dahulu dan itu adalah banjir bandang. {‘Ala amr} untuk menunjukkan telah berlakunya suatu perintah (Allah) yaitu menenggelamkan mereka

Sumber: https://tafsirweb.com/10250-surat-al-qamar-ayat-12.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 9-17 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (telah mendustakan) sebelum kaummu, wahai Muhammad (kaum Nuh, maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh)) yaitu mereka dengan terang-terangan mendustakan dan menuduhnya gila (dan mengatakan, "Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman”) Mujahid berkata bahwa makna (wazdujir) adalah hilang akal sehatnya karena gila. Dikatakan bahwa maknannya adalah, mereka menghardik, mencegah, dan mengancamnya, (jika engkau tidak (mau) berhenti, niscaya engkau termasuk orang yang dirajam (dilempari batu sampai mati)") (Surah Asy-Syu’ara’: 116) Pendapat ini dikatakan Ibnu Zaid.Ini merupakan pendapat yang baik. (Maka dia mengadu kepada Tuhannya, 'Bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan. Oleh sebab itu, tolonglah (aku)" (10)) yaitu sesungguhnya aku adalah orang yang lemah, tidak mampu menghadapi dan melawan mereka, maka tolonglah agamaMu ini. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah (11)) As-Suddi berkata bahwanya adalah yang banyak. (Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air) yaitu, Kami memancarkan air dari seluruh penjuru bumi, sehingga tempat-tempat pembakaran pun Kami pancarkan air darinya, padahal itu adalah tempat api. Kami pancarkan mata.air-mata air darinya (maka bertemulah air-air itu) yaitu dari langit dan bumi (untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan) yaitu perkara yang ditakdirkan. (Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku) (13)) Ibnu Abbas, Sa'id bin Jubair, Al-Qurazhi, Qatadah, dan Ibnu Zaid berkata bahwa maknanya adalah paku-paku.Pendapat ini dipilih Ibnu Jarir, bahwa bentuk tunggalnya adalah “disaar” Mujahid berkata bahwa “Ad-dusur” adalah lambung-lambung kapal. Firman Allah: (Yang berlayar dengan pemeliharaan Kami) yaitu dengan perintah dan penglihatan Kami, serta dalam pemeliharaan dan penjagaan Kami (sebagai balasan bagi orang-orang yang diingkari (Nuh)) yaitu balasan bagi mereka karena mereka kafir kepada Allah, dan sebagai pertolongan kepada nabi Nuh Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan sesungguhnya telah Kami jadikan kapal itu sebagai pelajaran) Qatadah berkata bahwa Allah سبحانه وتعالى membiarkan utuh perahu nabi Nuh sehingga dapat dijumpai oleh generasi pertama dari umat ini. Tetapi makna yang jelas bahwa itu adalah jenis perahu, sebagaimana firmanNya: (Dan suatu tanda (kekuasaan Allah) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan (41) dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera (42)) (Surah Yasin) dan (Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang kamu) ke dalam bahtera (11) agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar (12)) (Surah Al-Haqqah) Oleh karena itu Allah berfirman di sini (maka adakah orang yang mengambil pelajaran?) yaitu apakah ada orang yang mau mengambilnya sebagai peringatan dan pelajaran.Diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud, dia berkata,”Rasulullah ﷺ pernah membacakan kepadaku firman Allah: (maka adakah orang yang mengambil pelajaran?) lalu ada seorang lelaki berkata, "Apakah Muddakkir ataukah mudzdzakkir? Wahai Abdurrahman. Maka dia berkata,”Rasulullah pernah membacakan kepadaku firman Allah: (Muddakir) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancamanKu (16)) yaitu betapa dahsyatnya azabKu terhadap orang-orang yang ingkar kepadaKu dan mendustakan para rasulKu, dan tidak ada yang mau mengambil pelajaran dari apa yang disampaikan oleh pemberi peringatan dariKu.Dan bagaimana Aku membela para para pemberi peringatanKu dan menimpakan pembalasan terhadap orang-orang yang mendustakan mereka? (Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran) Kami menjadikan Al-Qur'an itu mudah lafaznya dan Kami mudahkan maknanya bagi orang yang menginginkannya agar dia memberikan peringatan kepada manusia. Sebagaimana Allah berfirman: (Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran (29)) (Surah Shad) Mujahid berkata tentang firmanNya: (Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran) yaitu mudah untuk dibaca Saya berkata bahwa di antara dalil bahwa Dia memudahkan Al-Qur'an bagi manusia untuk membacanya adalah apa yang telah disebutkan bahwa Nabi ﷺ bersabda,”Sesungguhnya Al-Qur’an ini diturunkan dengan tujuh dialek” Kami telah menyebutkan hadits ini lengkap dengan jalur dan lafazhnya, sehingga tidak perlu diulangi lagi di sini.Segala puji bagi Allah Firman Allah: (maka adakah orang yang mengambil pelajaran) yaitu apakah ada orang yang mengambil peringatan dari Al-Qur'an yang telah dimudahkan Allah untuk dihafal dan dipahami maknanya ini? Muhammad bin Ka'b Al-Qurazhi berkata bahwa apakah ada orang yang meninggalkan semua kemaksiatan? Diriwayatkan dari Mathar Al-Warraq tentang firmanNya سبحانه وتعالى: (maka adakah orang yang mengambil pelajaran?) yaitu apakah ada orang yang mengambil ilmu darinya dan menjadikannya sebagai penolong baginya

Sumber: https://tafsirweb.com/10250-surat-al-qamar-ayat-12.html

Informasi

Surat

القمر (Al-Qamar)

Bulan — 55 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

12 dari 55 ayat

Juz

Juz 27

Halaman

Halaman 529

Ruku

Ruku 463

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 106 (212/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4858 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-54