اٰل عمران (Ali 'Imran)

Per AyatMushaf
رَبَّنَآ
ya Tuhan kami
اِنَّنَا
sesungguhnya kami
سَمِعْنَا
kami mendengar
مُنَادِيًا
panggilan/seruan
يُّنَادِيْ
memanggil/menyeru
لِلْاِيْمَانِ
kepada iman
اَنْ
agar
اٰمِنُوْا
berimanlah kamu
بِرَبِّكُمْ
dengan/kepada Tuhanmu
فَاٰمَنَّا
maka kami beriman
ۖرَبَّنَا
ya Tuhan kami
فَاغْفِرْ
ampunilah
لَنَا
bagi/untuk kami
ذُنُوْبَنَا
dosa-dosa kami
وَكَفِّرْ
dan hapuskanlah
عَنَّا
dari kami
سَيِّاٰتِنَا
kesalahan-kesalahan kami
وَتَوَفَّنَا
dan wafatkan kami
مَعَ
beserta
الْاَبْرَارِۚ
orang-orang yang baik
﴿١٩٣﴾
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, (yaitu), “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu,” maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan matikanlah kami beserta orang-orang yang berbakti.
486 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Wahai tuhan kami, sesungguhnya kami telah mendengar seorang penyeru, (yaitu nabiMU, Muhammad sholallohu alaihi wasallam), yang menyeru sekalian manusia untuk beriman kepadaMU dan mengakui keesaanMU, serta beramal mengerjakan syariatMU, lalu kami memenuhi seruan dakwahnya dan kami Imani risalahnya, maka ampunilah dosa-dosa kami dan tutupilah aib-aib kami dan kumpulkanlah kami bersama orang-orang shalih.

Sumber: https://tafsirweb.com/1325-surat-ali-imran-ayat-193.html

Tafsir as-Sa'di

193. ”Ya Tuhan Kami,sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang mengajak kami kepada iman,” yaitu Muhammad. Maksudnya beliau menyeru manusia kepada iman, menganjurkan mereka menempuhnya pada asas-asasnya maupun cabang-cabangnya. “Maka kamipun beriman,” maksudnya,kami memenuhi seruanya dengan segera dan kami cepat-cepat kepadanya. Ayat ini adalah kabar dari mereka atas karunia Allahatas mereka, rasa bangga akan nikmatNya dan bertawashul kepada Allah agar Allah mengampuni dosa-dosa mereka dan mengugurkan keburukan-keburukan mereka,karena kebaikan itu akan menghapus kaburukan,dan orang-oramng yang dikaruniai iman oleh Allah,niscaya Allah akan mengaruniakan kepada mereka rasa man yang sempurna. “Dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti,” dan ini mengandung taufik untuk berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan,di mana dengan itulah seorang hamba termasuk ke dalam orang-orang yang berbakti,konsisten dan teguh terhadapnya hingga maut menjemput.

Sumber: https://tafsirweb.com/1325-surat-ali-imran-ayat-193.html

Tafsir Al-Wajiz

193. Wahai tuhan Kami, sesungguhnya Kami mendengarkan penyeru, yaitu Nabi dan Al-Qur’an yang menyeru agar kami beriman kepadaMu. Lalu Kami beriman kepadaMu wahai Tuhan yang Maha Esa, tiada tuhan selain Engkau.Wahai Tuhan kami, tutuplah kemaksiatan kami, dan matikanlah kami bersama orang-orang terpilih yang memperbaiki amal mereka, yaitu para nabi yang shalih. Adz-dzunub adalah sesuatu yang timbul akibat kelalaian dalam ibadah. As-sayyiat adala sesuatu yang menyalahi hak-hak para hamba

Sumber: https://tafsirweb.com/1325-surat-ali-imran-ayat-193.html

Informasi

Surat

اٰل عمران (Ali 'Imran)

Keluarga Imran — 200 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

193 dari 200 ayat

Juz

Juz 4

Halaman

Halaman 75

Ruku

Ruku 61

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 15 (30/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-486 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-3