اٰل عمران (Ali 'Imran)
Per AyatMushaf
لٰكِنِ
akan tetapi
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اتَّقَوْا
(mereka) bertakwa
رَبَّهُمْ
Tuhan mereka
لَهُمْ
bagi mereka
جَنّٰتٌ
surga
تَجْرِيْ
mengalir
مِنْ
dari
تَحْتِهَا
bawahnya
الْاَنْهٰرُ
sungai-sungai
خٰلِدِيْنَ
mereka kekal
فِيْهَا
di dalamnya
نُزُلًا
anugerah
مِّنْ
dari
عِنْدِ
sisi
اللّٰهِ
Allah
ۗ
وَمَا
dan apa
عِنْدَ
sisi
اللّٰهِ
Allah
خَيْرٌ
lebih baik
لِّلْاَبْرَارِ
bagi orang-orang yang berbuat baik
﴿١٩٨﴾
Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka akan mendapat surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya sebagai karunia dari Allah. Dan apa yang di sisi Allah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.
491 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Akan tetapi,orang-orang yang takut kepada tuhan mereka, dan melaksanakan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNYA, sungguh Allah telah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawah istana-istananya dan pohon-pohonnya sungai-sungai. Itulah tempat tinggal mereka yang abadi,mereka tidak keluar darinya. Dan apa yang ada di sisi Allah itu lebih agung dan lebih utama bagi orang-orang yang taat daripada apa yang kaum kafir bergelimang hidup dengannya dari nikmat dunia.
Sumber: https://tafsirweb.com/1330-surat-ali-imran-ayat-198.html
Tafsir as-Sa'di
198. Adapun orang-orang yang bertakwa kepada Rabb mereka yang beriman kepadanya disamping apa yang mereka peroleh berupa kenikmatan dunia dan kenikmatanya, “mereka mendapatkan syurga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sedang mereka kekal di dalamnya. ” Sekiranya mereka di tetapkan di dunia mendapatkan segala macam kesulitan, kesempitan, dan segala macam kesusahan, niscaya bila hal itu (bila) dinisbatkan kepada kenikmatan yang abadi, kehidupan yang selamat, kebahagiaan, kesenangan, dan kegembiraan adalah suatu remeh kecil dan karunia dalam bentuk ujian. karena itu Allah berfirman, ”Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti, ” mereka itu adalah orang-orang yang hatinya baik hingga lisan dan perbuatan mereka pun baik, sehingga Allah yang Maha Baik Lagi Maha Penyayang memberikan balasan yang baik bagi mereka dengan kebaikaNya sebagai pahala yang besar dan pemberian yang agung, serta kemenangan yang abadi.
Sumber: https://tafsirweb.com/1330-surat-ali-imran-ayat-198.html
Tafsir Al-Wajiz
198. Inilah keadaan orang-orang kafir. Adapun keadan orang-orang mukmin yang bertakwa dengan mengerjakan perintah dan menjauhi larangan, maka bagi mereka itu surga yang penuh kenikmatan dengan penggambaran yang sebelumnya.Mereka itu tinggal di dalamnya selamanya, dimuliakan dan diberi tempat yang baik di sisi Allah. Dan pahala, karunia, dan keridhaan di sisi Allah itu lebih baik bagi orang-orang yang baik, lagi taat daripada apa yang didapatkan orang-orang kafir di dunia berupa keuntungan dan kesejahteraan.
Sumber: https://tafsirweb.com/1330-surat-ali-imran-ayat-198.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 196-198 Allah سبحانه وتعالى berfirman, “Janganlah kamu memandang kebahagiaan, kenikmatan, dan kesenangan yang dinikmati oleh orang-orang kafir ini, karena sebentar lagi semua itu akan hilang dari mereka, dan mereka akan menjadi terikat oleh perbuatan-perbuatan jahat mereka. Sesungguhnya, Kami memberikan memperpanjang kenikmatan kepada mereka sebagai bentuk umpan, dan semuayang mereka miliki itu (Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah neraka Jahanam; dan neraka Jahanam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya). Ayat ini sebagaimana firman Allah, (Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu (4)) (Surah Ghafir), (Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak beruntung" (69) (Bagi mereka) kesenangan (sementara) di dunia, kemudian kepada Kami-lah mereka kembali, kemudian Kami rasakan kepada mereka siksa yang berat, disebabkan kekafiran mereka (70) (Surah Yunus), (Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras (24)) (Surah Luqman), dan (Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar (17)) (Surah Ath-Thariq), yaitu hanya sedikit.Allah سبحانه وتعالى juga berfirman (Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi; kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)? (61)) (Surah Al-Qashash) Demikianlah ketika Allah menjelaskan keadaan orang-orang kafir di dunia dan menyebutkan bahwa harta mereka akan berakhir di neraka, Allah berfirman sesudahnya, (Akan tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, bagi mereka surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya sebagai tempat tinggal (anugerah) dari sisi Allah) yaitu sebagai bentuk penhamuan dari sisi Allah (Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbuat baik) Diriwayatkan dari Al-Aswad, dia berkata,”Abdullah (yaitu Abdullah bin Mas’ud) berkata,”Tidak ada jiwa yang baik ataupun durhaka kecuali kematian menunjukkan kebaikan baginya, jika kematian itu baik, maka sungguh Allah سبحانه وتعالى berfirman (Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbuat baik)
Sumber: https://tafsirweb.com/1330-surat-ali-imran-ayat-198.html
Informasi
Surat
اٰل عمران (Ali 'Imran)
Keluarga Imran — 200 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
198 dari 200 ayat
Juz
Juz 4
Halaman
Halaman 76
Ruku
Ruku 61
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 15 (30/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-491 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-3