الرحمن (Ar-Rahman)
Per AyatMushaf
فَبِاَيِّ
maka yang mana
اٰلَاۤءِ
ni'mat
رَبِّكُمَا
Tuhanmu berdua
تُكَذِّبٰنِ
kamu berdua dustakan
﴿٣٦﴾
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
4937 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
35-36. Akan dikirimkan bongkahan api kepada kalian dan tembaga panas meleleh yang dituangkan di atas kepala kalian. Sebagian dari kalian (wahai jin dan manusia) tidak bisa menolong sebagian yang lain.Maka nikmat manakah dari nikmat-nikmat Tuhan kalian berdua (wahai jin dan manusia) yang kalian dustakan?
Sumber: https://tafsirweb.com/10384-surat-ar-rahman-ayat-36.html
Tafsir as-Sa'di
35-36. “Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api,” yaitu jilatan api neraka “dan an-Nuhas,” yaitu nyala api yang telah bercampur dengan asap. Maknanya adalah, bahwa dua hal yang sangat mengerikan itu dilepaskan kepada kalian wahai segenap bangsa jin dan manusia sehingga keduanya meliputi kalian, maka kalian tidak akan dapat menyelamatkan diri. Kalian tidak dapat menyelamatkan diri dan tidak ada seorang pun yang dapat menyelamatkan diri kalian kecuali Allah.Dan tatkala peringatan yang menakutkan dari Allah bagi para hambaNya adalah merupakan bentuk kenikmatan dariNya atas mereka dan sebagai cambuk yang akan mengantarkan mereka kepada keinginan tertinggi dan cita-cita termulia, maka kemudian Allah menyebutkan karuniaNya akan hal itu seraya berfirman, “Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?”
Sumber: https://tafsirweb.com/10384-surat-ar-rahman-ayat-36.html
Tafsir Al-Wajiz
36. Maka nikmat Tuhan mana yang kalian dustakan wahai jin dan manusia?!
Sumber: https://tafsirweb.com/10384-surat-ar-rahman-ayat-36.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 31-36 Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu, hai manusia dan jin (31)) dia berkata,”Ancaman dari Allah سبحانه وتعالى kepada para hambaNya. Sebenarnya Allah tidak sibuk, Dia selalu berada dalam kekosongan. Imam Bukhari berkata bahwa maknannya adalah Kami akan menghisab kalian, tidak ada sesuatupun yang menyibukkanNya dari sesuatu yang lain.Ungkapan ini dikenal di kalangan orang Arab. Dikatakan, "Sungguh aku akan memperhatikan sepenuhnya kepada urusanmu" padahal dia tidak mempunyai kesibukan. Dikatakan pula, "Sungguh aku akan menyerangmu di saat kamu lengah" Firman Allah سبحانه وتعالى: (hai manusia dan jin) bahwa “Ats-tsaqalan” adalah jin dan manusia, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih,”terdengar oleh segala sesuatu kecuali oleh tsaqlain” dalam riwayat lainnya "Kecuali tsaqalani, yaitu manusia dan jin" Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan (33)) yaitu kalian tidak dapat melarikan diri dari perintah dan takdir Allah, bahkan Dia meliputi kalian dan kalian tidak akan mampu melepaskan diri dari hukumNya, tidak pula membatalkan hukumNya terhadap kalian, ke manapun kalian pergi selalu diliput.Dan ini menceritakan keadaan padang Mahsyar, sedangkan semua malaikat mengawasi semua makhluk sebanyak tujuh shaf dari segala penjuru, maka tidak ada seorang pun yang dapat melepaskan diri (kecuali dengan kekuasaan) yaitu dengan perintah Allah (Pada hari itu manusia berkata, "Ke manakah tempat lari?” (10) Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! (11) Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali (12)) (Surah Al-Qiyamah) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan orang-orang yang mengajarkan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan.Tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari (azab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya (27)) (Surah Yunus) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kepada kamu berdua (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga, sehingga kamu tidak dapat menyelamatkan diri (darinya) (35)) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud dengan (Asy-syuwazh) adalah nyala api.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan cairan tembaga) Ali bin Abu Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dan cairan tembaga) Yaitu asap api. Demikian juga diriwayatkan dari Sa'id bin Jubair. Ibnu Jarir berkata bahwa orang-orang Arab menyebut dukhan dengan sebutan “nuhas” atau “nihas” tetapi ulama qiraat sepakat dengan didhammah, yaitu nuhas yang artinya asap.Seperti ucapan Nabighah Ja'dah: “bercahaya seperti cahaya lentera minyak, yang Allah tidak menjadikan asap padanya” yaitu asap. Demikianlah yang dia katakan. Mujahid berkata bahwa “an-nuhas” adalah tembaga yang dilebur, lalu dituangkan ke atas kepala mereka.Makna yang dimaksud dari semua pendapat adalah seandainya kalian pergi melarikan diri pada hari kiamat, maka para malaikat dan malaikat Zabaniyah akan mengembalikan kalian ke padang mahsyar, yaitu dengan mengirimkan nyala api dan cairan tembaga yang dilebur terhadap kalian sehingga kalian pasti kembali. Oleh karena itu Allah berfirman: (maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (darinya).Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (36))
Sumber: https://tafsirweb.com/10384-surat-ar-rahman-ayat-36.html
Informasi
Surat
الرحمن (Ar-Rahman)
Maha Pengasih — 78 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
36 dari 78 ayat
Juz
Juz 27
Halaman
Halaman 532
Ruku
Ruku 467
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 107 (213/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4937 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-55