الحديد (Al-Hadid)
Per AyatMushaf
وَلَقَدْ
dan sesungguhnya
اَرْسَلْنَا
Kami mengutus
نُوْحًا
Nuh
وَّاِبْرٰهِيْمَ
dan Ibrahim
وَجَعَلْنَا
dan Kami jadikan
فِيْ
pada
ذُرِّيَّتِهِمَا
anak cucu/keturunan mereka
النُّبُوَّةَ
kenabian
وَالْكِتٰبَ
dan Al Kitab
فَمِنْهُمْ
dan diantara mereka
مُّهْتَدٍۚ
mendapat petunjuk
وَكَثِيْرٌ
dan kebanyakan
مِّنْهُمْ
dari mereka
فٰسِقُوْنَ
orang-orang fasik
﴿٢٦﴾
Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami berikan kenabian dan kitab (wahyu) kepada keturunan keduanya, di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka yang fasik.
5101 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
26. Sungguh Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim ke kaum mereka, Kami menjadikan pada anak keturunan keduanya kenabian dan kitab-kitab yang diturunkan. Diantara anak keturunan mereka ada yang mendapatkan petunjuk ke jalan yang benar, tetapi banyak juga dari mereka yang menyimpang dari ketaatan kepada Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/10722-surat-al-hadid-ayat-26.html
Tafsir as-Sa'di
26. Pada saat Allah menyebutkan kenabian para nabi secara umum, Allah menyebutkan secara khusus sua nabi mulia di antara mereka, yaitu Nabi Nuh dan Nabi Ibrahim yang pada keturunan mereka, Allah mengumpulkan kenabian dan kitab. Allah berfirman, “Dan sungguh Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami jadikan pada keturunan keduanya kenabian dan al-KItab,” yakni para nabi yang terdahulu dan yang datang kemudian, semuanya berasal dari keturunan Nabi Nuh dan Nabi Ibrahim.Begitu juga semua kitab samawi, semuanya diturunkan pada keturunan kedua nabi mulia ini. “Maka di antara mereka,” yaitu kaum yang kepada mereka Kami utuskan para rasul, “ada yang menerima petunjuk,” atas seruan mereka, mematuhi perintah mereka dan menjadikan arahan mereka sebagai petunjuk, “dan banyak di antara mereka yang fasik,” yaitu melenceng dari ketaatan terhadap Allah dan ketaatan terhadap para rasulNya. Ini semakna dengan Firman Allah, Dan sebahagian besar manusia tidak akan beriman — walaupun kamu sangat menginginkannya. -Yusuf:103-
Sumber: https://tafsirweb.com/10722-surat-al-hadid-ayat-26.html
Tafsir Al-Wajiz
26. Sungguh Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim sebagai rasul kepada kaum mereka. Kami juga memberikan kepada anak cucu mereka nubuwwah dan kitab-kitab yang diturunkan untuk disampaikan kepada umat manusia.Di antara anak cucunya itu ada yang mendapat petunjuk menuju keimanan dan kebanyakan dari mereka keluar dari jalan yang lurus.
Sumber: https://tafsirweb.com/10722-surat-al-hadid-ayat-26.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 26-27 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa sejak Dia mengutus nabi Nuh, tidaklah Dia mengutus seorang rasul dan tidak pula seorang nabi melainkan dari keturunannya. Demikian pula nabi Ibrahim, tidak ada suatu kitab pun yang diturunkan dari langit, tidak ada seorang rasul diutus, dan tidak diwahyukan kepada seseorang manusia setelahnya melainkan dari keturunannya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam ayat lain: (dan Kami jadikan kenabian dan Al-Kitab pada keturunannya) (Surah Al-’Ankabut: 27) sampai akhir nabi dari kaum Bani Israil, yaitu nabi Isa putra Maryam yang menyampaikan kabar gembira tentang nabi Muhammad ﷺ sesudahnya.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kemudian Kami iringkan di belakang mereka rasul-rasul Kami dan Kami iringkan (pula) Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil) yaitu kitab yang diwahyukan Allah سبحانه وتعالى kepada nabi Isa. (dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya) Mereka adalah Hawariyyun (rasa santun) yaitu kelembutan, yaitu rasa takut (dan kasih sayang) kepada sesama makhluk. Firman Allah: (Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah) yaitu, orang-orang Nasrani mengada-adakannya (padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka) yaitu padahal Kami tidak memerintahkan hal itu, sesungguhnya hanya mereka sendirilah yang mewajibkannya atas diri mereka. Firman Allah سبحانه وتعالى: (untuk mencari keridhaan Allah) Ada dua pendapat tentang ini: Pendapat pertama bahwa dengan itu, mereka bermaksud untuk mendapat ridha Allah.Pendapat itu dikatakan Sa'id bin Jubair dan Qatadah. Pendapat yang lainnya bahwa padahal Kami tidak mewajibkan hal itu kepada mereka, sesungguhnya yang Kami wajibkan kepada mereka hanyalah mencari ridha Allah. Firman Allah سبحانه وتعالى: (lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya) yaitu mereka tidak memelihara apa yang wajib mereka lakukan dengan semestinya.Ini mengandung celaan terhadap mereka dipandang dari dua segi. Pertama, karena mereka telah mengada-adakan sesuatu dalam agama Allah, padahal Allah tidak memerintahkannya. Kedua, karena mereka tidak mengerjakan apa yang wajib mereka lakukan, yang mereka anggap sebagai sesuatu untuk mendekatkan diri mereka kepada Allah سبحانه وتعالى.
Sumber: https://tafsirweb.com/10722-surat-al-hadid-ayat-26.html
Informasi
Surat
الحديد (Al-Hadid)
Besi — 29 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
26 dari 29 ayat
Juz
Juz 27
Halaman
Halaman 541
Ruku
Ruku 475
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 108 (216/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5101 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-57