المجادلة (Al-Mujadalah)
Per AyatMushaf
كَتَبَ
menulis/menetapkan
اللّٰهُ
Allah
لَاَغْلِبَنَّ
pasti mengalahkan
اَنَا۠
Aku
وَرُسُلِيْۗ
dan rasul-Ku
اِنَّ
Aku
اللّٰهَ
Allah
قَوِيٌّ
Maha Kuat
عَزِيْزٌ
Maha Perkasa
﴿٢١﴾
Allah telah menetapkan, “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang.” Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa.
5125 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Allah telah menulis di Lauhul Mahfuzh dan memutuskan bahwa kemenangan adalah milikNya, kitabNya, para utusanNYa dan hamba-hambaNya yang Mukmin. Sesungguhnya Allah Mahakuat, tidak ada sesuatu pun yang melemahkanNya lagi Mahaperkasa atas makhlukNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/10775-surat-al-mujadalah-ayat-21.html
Tafsir as-Sa'di
20-21. Ini adalah janji dan sekaligus ancaman. Ancaman bagi siapa saja yang menentang Allah dan rasulNya dengan kekufuran dan berbagai kemaksiatan.Ia akan mendapatkan kerendahan dan kehinaan, dan tidak ada kesudahan baik baginya, serta tidak memperoleh kemenangan. Janji bagi siapa pun yang beriman kepada Allah dan rasulNya serta mengikuti ajaran yang dibawa oleh para rasul. Ia menjadi bagian dari tentara Allah yang mendapatkan keberuntungan.Ia akan mendapatkan kemenangan dan pertolongan di dunia dan akhirat. Ini adalah janji yang tidak akan dipungkiri dan dirubah. Karena janji ini berasal dari Allah Yang Mahabenar, Kuat, Perkasa, yang kehendakNya tidak bisa dikalahkan oleh apa pun.
Sumber: https://tafsirweb.com/10775-surat-al-mujadalah-ayat-21.html
Tafsir Al-Wajiz
21. Allah telah menetapkan dan memutuskan dalam catatan Lauhul Mahfudz: Aku dan rasul-Ku pasti menang terhadap siapun yang memusuhi Kami. Allah Maha Memberi Pertolongan kepada hamba-Nya yang beriman.Allah Maha Perkasa dan Maha Mengalahkan siapapun yang memusuhi-Nya. Ayat ini turun ketika kaum muslim memohon kemenangan dalam menaklukkan negeri Persi dan Rum. Abdullah bin Abb berkata: Apakah kalian maengira bahwa Rum dan Persi itu hanya seperti sebuah desa yang sudah kalian taklukkan sebelumnya?Demi Allah, Rum dan Persi adalah lebih luas dan besar dari apa yang telah kalian kira sebelumnya. Maka turunlah ayat ini.
Sumber: https://tafsirweb.com/10775-surat-al-mujadalah-ayat-21.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 20-22 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang kafir yang menentang dan ingkar kepada Allah dan RasulNya, yaitu orang-orang yang berada di suatu garis, sedangkan syariat berada di garis yang lainnya, yaitu mereka menjauhi dan menentang kebenaran. Mereka berada di suatu lembah, sedangkan petunjuk berada di lembah yang lain, (mereka termasuk orang-orang yang sangat hina) yaitu orang-orang yang celaka yang dijauhkan dari kebenaran, dan terhina di dunia dan akhirat. (Allah telah menetapkan, "Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang") yaitu diputuskan dan ditetapkan dalam KitabNya yang terdahulu dan takdirNya yang tidak dapat ditentang, dihalangi dan diganti, bahwa kemenangan itu hanyalah bagiNya, KitabNya, rasul-rasulNya, dan hamba-hambaNya yang beriman, baik di dunia maupun di akhirat. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman (Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat) (51) (yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah laknat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk (52)) (Surah Ghafir) dan di sini Allah berfirman: (Allah telah menetapkan, "Aku dan rasul-rasulKu pasti menang.” Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa (21)) yaitu Dzat yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa telah menetapkan bahwa Dialah Dzat yang menang atas musuh-musuhNya.Ini merupakan takdir yang pasti dan perkara yang telah diputuskan, dan bahwa akibat yang baik dan kemenangan hanya bagi hamba-hambaNya yang beriman di dunia dan akhirat. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka) yaitu mereka tidak akan suka dengan orang-orang yang menentang, sekalipun orang-orang tersebut adalah kerabatnya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka.Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya) (Surah Ali Imran: 28).Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum kerabat, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik (24)) (Surah At-Taubah) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari-Nya) yaitu orang yang disifati tidak mau berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun mereka adalah ayahnya atau saudaranya sendiri, maka dia termasuk orang yang di dalam hatinya telah ditanamkan keimanan Allah سبحانه وتعالى. yaitu telah ditetapkan baginya termasuk orang yang berbahagia, dan Allah menjadikan hatinya kuat dengan itu dan keimanannya menghiasi hatinya.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan)-Nya) Ayat yang demikian sering ditafsirkan sebelumnya, sedangkan terkait firmanNya: (Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan)-Nya) rahasia yang indah, mengingat mereka membenci kerabat dan keluarga demi membela agama Allah. Maka Allah memberikan ganti kepada mereka dengan ridhaNya kepada mereka, dan Allah سبحانه وتعالى membuat mereka puas dengan apa yang Dia berikan kepada mereka berupa nikmat yang kekal, kemenangan yang agung, dan keutamaan yang melimpah Firman Allah سبحانه وتعالى: (Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung) yaitu mereka itu adalah pasukan Allah, yaitu hamba-hambaNya dan orang-orang yang Dia muliakan. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung) Ayat ini menunjukkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kemenangan mereka di dunia dan akhirat.Dan ini merupakan kebalikan dari orang-orang yang dimasukkan ke dalam pasukan setan. Kemudian Allah berfirman: (Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan setan itulah golongan yang merugi)
Sumber: https://tafsirweb.com/10775-surat-al-mujadalah-ayat-21.html
Informasi
Surat
المجادلة (Al-Mujadalah)
Gugatan — 22 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
21 dari 22 ayat
Juz
Juz 28
Halaman
Halaman 544
Ruku
Ruku 478
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 109 (218/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5125 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-58