الحشر (Al-Hasyr)

Per AyatMushaf
مَا
apa-apa
قَطَعْتُمْ
kamu potong/tebang
مِّنْ
dari
لِّيْنَةٍ
pohon kurma
اَوْ
atau
تَرَكْتُمُوْهَا
kamu tinggalkannya
قَاۤىِٕمَةً
berdiri
عَلٰٓى
atas
اُصُوْلِهَا
pokoknya/batangnya
فَبِاِذْنِ
maka dengan izin
اللّٰهِ
Allah
وَلِيُخْزِيَ
dan Dia hendak menghinakan
الْفٰسِقِيْنَ
orang-orang fasik
﴿٥﴾
Apa yang kamu tebang di antara pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka (itu terjadi) dengan izin Allah; dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik.
5131 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

5. Apa yang kalian tebang (wahai orang-orang beriman) berupa pohon kurma atau kalian biarkan tegak di atas batangnya, tanpa kalian sentuh, maka semua itu dengan perintah dan izin Allah, agar dengan itu kalian menghinakan orang-orang yang tidak menaati Allah dan menyimpang dari perintah dan laranganNya, di mana Allah menguasakan kalian atas pohon kurma mereka dan membakarnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/10803-surat-al-hasyr-ayat-5.html

Tafsir as-Sa'di

5. Dan ketika orang-orang Yahudi Bani Nadhir mencela Rasulullah dan kaum Muslimin karena menebang pohon kurma serta pepohonan yang lain, dan mereka menganggap bahwa hal itu adalah merupakan tindakan pengrusakan sehingga mereka pun mencela kaum Muslimin, maka Allah mengabarkan bahwa menebang pohon kurma atau membiarkannya (tumbuh), semua itu adalah dengan izin dan perintah dari Allah, “dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik,” di mana mereka telah menguasakan kalian untuk menebang dan membakar pohon kurma mereka, agar hal itu menjadi siksaan dan kehinaan bagi mereka di dunia serta kerendahan yang dengannya diketahui betapa sempurnanya kelemahan mereka sehingga tidak mampu melindungi pohon kurma mereka yang merupakan materi kekuatan mereka. Kata ‘alliinatu’ adalah kata yang mencakup semua jenis pohon kurma menurut kemungkinan (makna bahasa Arab) yang paling benar dan paling tepat.Inilah kondisi Bani Nadhir, maka (saksikanlah) bagaimana Allah menghukum mereka di dunia.

Sumber: https://tafsirweb.com/10803-surat-al-hasyr-ayat-5.html

Tafsir Al-Wajiz

5. Tidak ada sebuah pohon kurma pun yang telah kalian potong saat kecamuk perang, ataupun yang kalian biarkan tetap tumbuh kecuali itu semua atas izin dan kehendak Allah. Begitu juga orang-orang yang membangkang dari ketaatan dan menyimpang dari syariat.Diriwayatkan dari Bukhari Muslim dari Ibnu Umar bahwa rasul membakar Bani Nadhir yaitu pepohonan mereka dan memotong tunas pohon kurma. Sehingga turunlah ayat ini

Sumber: https://tafsirweb.com/10803-surat-al-hasyr-ayat-5.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-5 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa semua yang ada di langit dan bumi bertasbih mengagungkanNya, bersujud kepadaNya, dan mengesakanNya. Sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada sesuatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka) (Surah Al-Isra: 44) Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan Dialah Yang Maha Perkasa) yaitu Dzat Allah Maha Perkasa (lagi Maha Bijaksana) yaitu dalam takdir dan syariatNya.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab) yaitu orang-orang Yahudi Bani Nadhir, Pendapat ini dikatakan Mujahid, Az-Zuhri dan lainnya. Dahulu Rasulullah ﷺ ketika tiba di Madinah mengadakan perjanjian perdamaian dengan mereka, dan beliau ﷺ memberikan janji dan jaminan kepada mereka bahwa beliau tidak akan memerangi mereka dan mereka tidak memerangi beliau. Kemudian mereka merusak perjanjian yang disepakati antara mereka dan Nabi ﷺ.Maka Allah سبحانه وتعالى menimpakan pembalasanNya kepada mereka yang tidak dapat ditolak, dan Allah menurunkan kepada mereka ketetapanNya yang tidak dapat dihalangi. Maka Nabi ﷺ mengusir mereka dari benteng-benteng mereka yang kuat, padahal kaum muslim tidak menginginkan apa yang ada di dalamnya. Mereka mengira bahwa benteng-benteng mereka dapat melindungi mereka dari pembalasan Allah, ternyata itu sama sekali tidak berguna bagi mereka dari pembalasan Allah, dan pembalasan Allah yang tidak mereka duga-duga sebelumnya menimpa mereka.Rasulullah ﷺ memberangkatkan dan mengusir mereka dari Madinah, dan ada segolongan dari mereka yang berangkat menuju Adzri'at, bagian dari dataran tinggi negeri Syam yang merupakan tanah mahsyar dan tanah penghimpunan. Segolongan dari mereka ada yang pergi ke tanah Khaibar, dan Rasulullah ﷺ mengusir mereka dari tempat tinggalnya dengan syarat bahwa mereka boleh membawa apa yang bisa dibawa unta mereka. Jadi mereka terlebih dahulu merusak semua barang yang terdapat di dalam rumah-rumah mereka yang tidak dapat mereka bawa.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan) yaitu renungkanlah akibat yang dialami orang-orang yang menentang perintah Allah dan menentang RasulNya, serta mendustakan KitabNya, bagaimana Allah menimpakan pembalasanNya yang menghinakan di dunia disertai dengan azab yang pedih yang telah disediakan di akhirat. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Kamu tiada menyangka bahwa mereka akan keluar) yaitu di masa kalian mengepung dan memblokir mereka, yang memakan waktu enam hari, mengingat benteng-benteng mereka berlindung sangat kuat. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan mereka pun yakin bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka) yaitu hukuman Allah datang menimpa mereka yang mana mereka tidak pernah menduganya.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam ayat lain: (Sesungguhnya orang-orang yang .sebelum mereka telah mengadakan makar, maka Allah menghancurkan rumah-rumah mereka dari fondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari (26)) (Surah An-Nahl) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan Allah mencampakkan rasa gentar ke dalam hati mereka) yaitu takut, gentar, dan kaget.Bagaimana tidak terjadi demikian atas mereka karena mereka dikepung oleh Nabi ﷺ yang diberi pertolongan melalui rasa takut dan gentar yang mencekam sejauh perjalanan satu bulan. Firman Allah: (mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman) yaitu membongkar bagian yang mereka anggap baik berupa atap dan pintu-pintu mereka, lalu mereka bawa di atas unta mereka. Demikian juga dikatakan Urwah bin Az-Zubair dan Abdurrahman bin Zaid bin Aslam serta lainnya.Firman Allah: (Dan jikalau tidaklah karena Allah telah menetapkan pengusiran terhadap mereka, benar-benar Allah mengazab mereka di dunia) yaitu seandainya Allah tidak menetapkan bagi mereka pengusiran itu, yang mengakibatkan mereka terusir meninggalkan rumah dan harta mereka, sungguh bagi mereka di sisi Allah ada azab lainnya, berupa dibunuh, ditawan dan lainnya. Pendapat ini dikatakan Az-Zuhri dari Urwah, As-Suddi, dan Ibnu Zaid, karena sesungguhnya Allah memastikan atas mereka bahwa Dia akan mengazab mereka di dunia ini bersamaan dengan azab yang disediakan bagi mereka di akhirat, yaitu dalam neraka Jahanam. Qatadah berkata bahwa (Al-Jala’) yaitu keluarnya manusia dari suatu negeri ke negeri lain.Adh-Dhahhak berkata bahwa Rasulullah ﷺ mengusir mereka ke negeri Syam dan memberikan kepada setiap tiga orang dari mereka seekor unta dan air minumnya; inilah maksud “al-jala’”. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan bagi mereka di akhirat azab neraka) yaitu sebagai kepastian yang harus dan tidak boleh tidak bagi mereka. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya) yaitu, Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى memberlakukan hal itu kepada mereka dan menguasakan mereka kepada RasulNya dan para hambaNya yang beriman tidak lain karena mereka menentang Allah dan RasulNya, serta mendustakan apa yang diturunkan Allah kepada para rasulNya yang terdahulu yang memberitahukan kabar gembira tentang nabi Muhammad ﷺ, sedangkan mereka mengenalnya sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka sendiri.Kemudian Allah berfirman: (Barang siapa menentang Allah, maka sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu "biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka (semua itu) adalah dengan izin Allah; dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik (5)) “Al-lin” adalah sejenis kurma yang baik.Kebanyakan mufasir berkata bahwa yang dimaksud dengan “al-lin” adalah segala jenis kurma selain ajwah. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka (semua itu) adalah dengan izin Allah; dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik (5)) dia berkata bahwa memaksa mereka untuk turun dari benteng-benteng mereka, maka mereka menebangi pohon-pohon kurma itu. Dan terjadilah rasa berdosa dalam hati mereka.Maka mereka mengatakan,"Kita menebangi sebagian dan membiarkan sebagian lainnya. Maka marilah kita bertanya kepada Rasulullah ﷺ, apakah kita mendapat pahala karena menebanginya? dan apakah kita mendapat dosa karena membiarkan sebagiannya?" Maka Allah menurunkan firmanNya: (Apa saja yang kamu tebangi dari pohon kurma (milik orang-orang kafir))

Sumber: https://tafsirweb.com/10803-surat-al-hasyr-ayat-5.html

Informasi

Surat

الحشر (Al-Hasyr)

Pengusiran — 24 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

5 dari 24 ayat

Juz

Juz 28

Halaman

Halaman 546

Ruku

Ruku 479

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 109 (218/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5131 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-59