الحشر (Al-Hasyr)
Per AyatMushaf
لَىِٕنْ
sungguh jika
اُخْرِجُوْا
mereka diusir
لَا
tidak
يَخْرُجُوْنَ
keluar
مَعَهُمْۚ
bersama mereka
وَلَىِٕنْ
dan sungguh jika
قُوْتِلُوْا
mereka diperangi
لَا
tidak
يَنْصُرُوْنَهُمْۚ
menolong mereka
وَلَىِٕنْ
dan sungguh jika
نَّصَرُوْهُمْ
mereka menolongnya
لَيُوَلُّنَّ
niscaya mereka berpaling
الْاَدْبَارَۙ
belakang
ثُمَّ
kemudian
لَا
tidak
يُنْصَرُوْنَ
ditolong
﴿١٢﴾
Sungguh, jika mereka diusir, orang-orang munafik itu tidak akan keluar bersama mereka, dan jika mereka di-perangi; mereka (juga) tidak akan menolongnya; dan kalau pun mereka menolongnya pastilah mereka akan berpaling lari ke belakang, kemudian mereka tidak akan mendapat pertolongan.
5138 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
12. Bila orang-orang Yahudi itu diusir dari Madinah, orang-orang munafik tidak akan ikut bersama mereka. Bila orang-orang Yahudi itu diperangi, orang-orang munafik tidak akan membela mereka sebagaimana yang mereka janjikan.Bila mereka membantu, niscaya mereka akan lari tunggang langgang, kemudian Allah tidak akan menolong mereka, sebaliknya membiarkan dan menghinakan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/10810-surat-al-hasyr-ayat-12.html
Tafsir as-Sa'di
12. karena itulah Allah mendustakan mereka dengan FirmanNya yang diberitahukan pada orang yang menjawab sesuai dengan Firman Allah, “Sesungguhnya jika mereka diusir,” dari negeri mereka, baik dengan cara pengusiran atau pengosongan, “orang-orang munafik itu tiada akan keluar bersama mereka,” karena kecintaan pada negeri mereka dan ketidaksabaran mereka dalam berperang, serta tidak menepati janji, “dan sungguh jika mereka diperangi; niscaya mereka tiada akan menolong mereka,” tapi mereka akan dipenuhi oleh sifat pengecut dan kegagalan serta akan berkhianat pada teman-teman mereka pada saat mereka diperlukan. “Dan sungguh jika mereka menolongnya,” andai saja demikian, “niscaya mereka akan berpaling lari ke belakang, kemudian mereka tiada akan mendapat pertolongan.” Maksudnya, mereka akan lari dari peperangan, dan tidak memberikan pertolongan, dan mereka pun tidak mendapatkan pertolongan dari Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/10810-surat-al-hasyr-ayat-12.html
Tafsir Al-Wajiz
12. Demi Allah, apabila mereka diusir dari kampung halaman maka orang munafik itu tidak akan ikut bersama mereka. Juga jika mereka diperangi, mereka tidak akan pernah membantu mereka, sekalipun mereka dipaksa membantu pasti mereka terpaksa.Mereka akan kabur dan lari dan tertangkap. Kemudian mereka tidak akan menemukan penolong dari azab Allah. Allah akan menghinakan mereka, dan pertolongan orang munafik tidak akan berguna sama sekali
Sumber: https://tafsirweb.com/10810-surat-al-hasyr-ayat-12.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 11-17 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang-orang munafik seperti Abdullah bin Ubay dan teman-temannya ketika mereka mengirimkan utusannya kepada orang-orang Yahudi, Bani Nadhir untuk menjanjikan sesuatu kepada mereka . Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah kamu tiada memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara Ahli Kitab, "Sesungguhnya jika kamu diusir, niscaya kami pun akan keluar bersama kamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun untuk (menyusahkan) kamu; dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantu kamu”) Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Allah menyaksikan bahwa sesungguhnya mereka benar-benar pendusta) yaitu benar-benar mendustakan apa yang mereka janjikan. Ini barangkali karena mereka hanya berkata-kata saja karena niat mereka adalah tidak akan memenuhinya. atau barangkali karena mereka tidak mampu melakukan apa yang mereka katakan.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan sesungguhnya jika mereka diperangi, niscaya mereka tiada akan menolongnya) yaitu, mereka tidak mau berperang bersama orang-orang Bani Nadhir (sesungguhnya jika mereka menolongnya) yaitu mereka membantu orang-orang Bani Nadhir dan berperang bersama mereka (niscaya mereka akan berpaling lari ke belakang, kemudian mereka tiada akan mendapat pertolongan) Hal ini mengandung kabar gembira tersendiri, sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah) yaitu mereka takut kepada kalian melebihi ketakutan mereka kepada Allah (tiba-tiba sebagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih takut lagi dari pada itu) (Surah An-Nisa: 77) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tiada mengerti) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok) yaitu karena sifat pengecut dan penakut mereka sehingga tidak mampu menghadapi pasukan Islam dengan perang tanding atau berhadap-hadapan, melainkan adakalanya dari balik benteng-benteng atau tembok dalam keadaan terkepung sehingga mereka terpaksa harus membela dirinya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat) yaitu permusuhan di antara mereka sangat keras, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain) (Surah Al-An'am: 65) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kamu kira mereka itu bersatu, sedangkan hati mereka berpecah belah) yaitu kamu melihat mereka bersatu dan rukun, padahal kenyataannya mereka bertentangan dan terpecah belah.Mujahid, As-Suddi, dan Muqatil bin Hayyan berkata bahwa makna yang dimaksud adalah seperti apa yang dialami oleh orang-orang Quraisy dalam perang Badar. Ibnu Abbas berkata sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka, yakni orang-orang Yahudi Bani Qainuqa'. Demikian juga dikatakan Qatadah dan Muhammad bin Ishaq.Pendapat inilah yang lebih sesuai dengan kebenaran karena orang-orang Yahudi Bani Qainuqa' diusir Rasulullah ﷺ sebelum itu. Firman Allah سبحانه وتعالى: ((Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) setan ketika dia berkata kepada manusia, "Kafirlah kamu, " Maka tatkala manusia itu telah kafir, ia berkata, "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu”) yaitu perumpamaan orang-orang Yahudi yang terbujuk oleh janji pertolongan dari sebagian orang-orang munafik, dan ucapan orang-orang munafik kepada mereka,"Jika kalian diperangi, maka kami akan membantu kalian" Kemudian setelah peperangan terjadi dan dijumpai mereka dikepung dan diperangi, maka orang-orang munafik itu berlepas diri dari mereka dan menyerahkan mereka kepada kehancuran. Perumpamaan mereka dalam hal ini sama dengan setan ketika merayu manusia (semoga Allah melindungi kita dari godaannya) "Kafirlah kamu" Maka ketika dia terjerumus dalam rayuannya maka setan berlepas diri darinya dan berbalik mencelanya, lalu berkata: (Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan alam semesta) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kekal di dalamnya) yaitu akibat dari memerintahkan kepada kekafiran dan yang melakukannya serta tempat kembali keduanya adalah neraka Jahanam, keduanya kekal di dalamnya (Demikianlah balasan orang-orang yang zalim) yaitu balasan yang diterima setiap orang zalim
Sumber: https://tafsirweb.com/10810-surat-al-hasyr-ayat-12.html
Informasi
Surat
الحشر (Al-Hasyr)
Pengusiran — 24 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
12 dari 24 ayat
Juz
Juz 28
Halaman
Halaman 547
Ruku
Ruku 480
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 110 (219/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5138 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-59