الحشر (Al-Hasyr)

Per AyatMushaf
كَمَثَلِ
seperti/perumpamaan
الشَّيْطٰنِ
syaitan
اِذْ
ketika
قَالَ
dia berkata
لِلْاِنْسَانِ
kepada manusia
اكْفُرْۚ
kafirlah kamu
فَلَمَّا
maka tatkala
كَفَرَ
(manusia) kafir
قَالَ
dia berkata
اِنِّيْ
sesungguhnya aku
بَرِيْۤءٌ
berlepas diri
مِّنْكَ
dari kamu
اِنِّيْٓ
sesungguhnya aku
اَخَافُ
takut
اللّٰهَ
Allah
رَبَّ
Tuhan/Pemlihara
الْعٰلَمِيْنَ
Alam semesta
﴿١٦﴾
(Bujukan orang-orang munafik itu) seperti (bujukan) setan ketika ia berkata kepada manusia, “Kafirlah kamu!” Kemudian ketika manusia itu menjadi kafir ia berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seluruh alam.”
5142 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

16. Perumpamaan orang-orang munafik yang mendorong orang-orang Yahudi untuk berperang dan menjanjikan kemenangan kepada mereka atas Rasulullah adalah seperti setan yang menghiasi kekafiran bagi manusia dan menyerukannya kepadanya, tetapi setelah dia kafir, setan berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri darimu, aku takut kepada Allah Tuhan alam semesta.”

Sumber: https://tafsirweb.com/10814-surat-al-hasyr-ayat-16.html

Tafsir as-Sa'di

16. Perumpamaan orang-orang munafik yang menipu teman-teman mereka dari kalangan ahli kitab itu adalah “seperti setan ketika berkata pada manusia, ‘Kafirlah kamu’.” Maksudnya, setan menghias kekufuran dan menjadikannya indah untuknya serta menyerunya padanya. Ketika ia telah kufur dan mendapatkan kesengsaraan, setan tidak lagi membawa manfaat bagi mereka yang telah memalingkannya dan menyeru pada ajakannya, setan berlepas diri darinya, “dia berkata, ‘Sesungguhnya aku berlepas diri darimu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta alam’.” Maksudnya, aku tidak memiliki kekuasaan untuk menangkal siksaan darimu, aku sama sekali tidak berguna bagimu.

Sumber: https://tafsirweb.com/10814-surat-al-hasyr-ayat-16.html

Tafsir Al-Wajiz

16. Bisikan orang munafik kepada Yahudi itu seperti bisikan setan ketika menyuruh manusia: Kafirlah. Kemudian ketika manusia itu kafir kepada Tuhannya, setan berkata: Aku tidak ada urusan dengan kalian, sesungguhnya Aku takut kepada Allah Tuhan semesta alam

Sumber: https://tafsirweb.com/10814-surat-al-hasyr-ayat-16.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 11-17 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang-orang munafik seperti Abdullah bin Ubay dan teman-temannya ketika mereka mengirimkan utusannya kepada orang-orang Yahudi, Bani Nadhir untuk menjanjikan sesuatu kepada mereka . Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah kamu tiada memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara Ahli Kitab, "Sesungguhnya jika kamu diusir, niscaya kami pun akan keluar bersama kamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun untuk (menyusahkan) kamu; dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantu kamu”) Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Allah menyaksikan bahwa sesungguhnya mereka benar-benar pendusta) yaitu benar-benar mendustakan apa yang mereka janjikan. Ini barangkali karena mereka hanya berkata-kata saja karena niat mereka adalah tidak akan memenuhinya. atau barangkali karena mereka tidak mampu melakukan apa yang mereka katakan.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan sesungguhnya jika mereka diperangi, niscaya mereka tiada akan menolongnya) yaitu, mereka tidak mau berperang bersama orang-orang Bani Nadhir (sesungguhnya jika mereka menolongnya) yaitu mereka membantu orang-orang Bani Nadhir dan berperang bersama mereka (niscaya mereka akan berpaling lari ke belakang, kemudian mereka tiada akan mendapat pertolongan) Hal ini mengandung kabar gembira tersendiri, sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah) yaitu mereka takut kepada kalian melebihi ketakutan mereka kepada Allah (tiba-tiba sebagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih takut lagi dari pada itu) (Surah An-Nisa: 77) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tiada mengerti) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok) yaitu karena sifat pengecut dan penakut mereka sehingga tidak mampu menghadapi pasukan Islam dengan perang tanding atau berhadap-hadapan, melainkan adakalanya dari balik benteng-benteng atau tembok dalam keadaan terkepung sehingga mereka terpaksa harus membela dirinya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat) yaitu permusuhan di antara mereka sangat keras, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain) (Surah Al-An'am: 65) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kamu kira mereka itu bersatu, sedangkan hati mereka berpecah belah) yaitu kamu melihat mereka bersatu dan rukun, padahal kenyataannya mereka bertentangan dan terpecah belah.Mujahid, As-Suddi, dan Muqatil bin Hayyan berkata bahwa makna yang dimaksud adalah seperti apa yang dialami oleh orang-orang Quraisy dalam perang Badar. Ibnu Abbas berkata sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka, yakni orang-orang Yahudi Bani Qainuqa'. Demikian juga dikatakan Qatadah dan Muhammad bin Ishaq.Pendapat inilah yang lebih sesuai dengan kebenaran karena orang-orang Yahudi Bani Qainuqa' diusir Rasulullah ﷺ sebelum itu. Firman Allah سبحانه وتعالى: ((Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) setan ketika dia berkata kepada manusia, "Kafirlah kamu, " Maka tatkala manusia itu telah kafir, ia berkata, "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu”) yaitu perumpamaan orang-orang Yahudi yang terbujuk oleh janji pertolongan dari sebagian orang-orang munafik, dan ucapan orang-orang munafik kepada mereka,"Jika kalian diperangi, maka kami akan membantu kalian" Kemudian setelah peperangan terjadi dan dijumpai mereka dikepung dan diperangi, maka orang-orang munafik itu berlepas diri dari mereka dan menyerahkan mereka kepada kehancuran. Perumpamaan mereka dalam hal ini sama dengan setan ketika merayu manusia (semoga Allah melindungi kita dari godaannya) "Kafirlah kamu" Maka ketika dia terjerumus dalam rayuannya maka setan berlepas diri darinya dan berbalik mencelanya, lalu berkata: (Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan alam semesta) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kekal di dalamnya) yaitu akibat dari memerintahkan kepada kekafiran dan yang melakukannya serta tempat kembali keduanya adalah neraka Jahanam, keduanya kekal di dalamnya (Demikianlah balasan orang-orang yang zalim) yaitu balasan yang diterima setiap orang zalim

Sumber: https://tafsirweb.com/10814-surat-al-hasyr-ayat-16.html

Informasi

Surat

الحشر (Al-Hasyr)

Pengusiran — 24 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

16 dari 24 ayat

Juz

Juz 28

Halaman

Halaman 547

Ruku

Ruku 480

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 110 (219/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5142 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-59