الجمعة (Al-Jumu'ah)
Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اِنَّ
sesungguhnya
الْمَوْتَ
kematian
الَّذِيْ
orang-orang yang
تَفِرُّوْنَ
kamu lari
مِنْهُ
dari padanya
فَاِنَّهٗ
maka sesungguhnya ia
مُلٰقِيْكُمْ
menemui kamu
ثُمَّ
kemudian
تُرَدُّوْنَ
kamu dikembalikan
اِلٰى
kepada
عَالِمِ
yang mengetahui
الْغَيْبِ
yang gaib
وَالشَّهَادَةِ
dan yang nyata
فَيُنَبِّئُكُمْ
lalu Dia menerangkan kepadamu
بِمَا
terhadap apa
كُنْتُمْ
kalian adalah
تَعْمَلُوْنَ
kamu kerjakan
ࣖ
﴿٨﴾
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
5185 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
8. Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kalian berlari menjauh darinya, tidak ada tempat berlari darinya, ia pasti datang kepada kalian saat ajal kalian tiba, kemudian kalian kembali pada Hari Kiamat kepada Allah Yang mengetahui hal ghaib dan apa yang hadir, lalu Allah mengabari kalian apa yang telah kalian kerjakan dan akan membalas kalian atasnya.”
Sumber: https://tafsirweb.com/10908-surat-al-jumuah-ayat-8.html
Tafsir as-Sa'di
8. Begitulah, meski mereka tidak mengharapkan kematian karena perbuatan yang mereka lakukan bahkan mereka akan lari dari kematian sejauh mungkin, tapi hal itu tidak bisa menyelamatkan mereka, karena kematian pasti menemui mereka karena telah ditentukan dan dituliskan oleh Allah pada para hambaNya. Kemudian setelah kematian dan sempurnanya ajal, semua manusia dikembalikan pada Hari Kiamat menuju Allah Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata kemudian akan memberitahukan amal perbuatan mereka, baik dan buruknya, sedikit dan banyaknya.
Sumber: https://tafsirweb.com/10908-surat-al-jumuah-ayat-8.html
Tafsir Al-Wajiz
8. Katakanlah kepada mereka wahai Nabi: “Sesungguhnya kematian yang mereka benci itu pasti akan datang kepada mereka, bukan sesuatu yang mustahil. Kemudian kepada Dzat yang Maha Mengetahui sesuatu yang ghaib dan perasaan-perasaan yang tampak, lalu memberitahu kalian tentang amal perbuatan kalian dan membalas kalian atas perbuatan kalian.Ini adalah ancaman dan janji.”
Sumber: https://tafsirweb.com/10908-surat-al-jumuah-ayat-8.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 5-8 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mencela orang-orang Yahudi yang diberi kitab Taurat dan dibebani untuk mengamalkannya. Kemudian mereka tidak mengamalkannya. Perumpamaan mereka dalam hal itu seperti keledai yang dipikulkan di atas punggungnya kitab-kitab yang tebal, yaitu keledai itu tidak dapat memahami kitab-kitab yang dipikul dan tidak mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, karena keledai hanya memikulnya saja tanpa dapat membedakan muatan apa yang dibawanya.Demikian pula mereka yang diberi kitab yang hanya menghafalnya secara lafazh tetapi tidak memahaminya dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya. Bahkan mereka menakwilkan, menyimpang dan menggantinya. Mereka jauh lebih buruk daripada keledai, karena keledai adalah hewan yang tidak memiliki pemahaman, sedangkan mereka adalah makhluk yang memiliki pemahaman, tetapi tidak menggunakannya.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam ayat lain: (Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai) (Surah Al-A'raf: 179) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan orang-orang yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar” (6)) yaitu jika kalian mendakwakan bahwa kalian berada dalam petunjuk, dan bahwa nabi Muhammad, dan para sahabatnya berada dalam kesesatan, maka doakanlah kematian bagi golongan yang sesat di antara kedua golongan itu, (jika kamu memang orang-orang yang benar) dalam yaitu dalam pengakuanmu itu.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri) yaitu disebabkan kekafiran, kezaliman, dan kedurhakaan yang mereka kerjakan untuk diri mereka sendiri (Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim) Telah disebutkan pembahasan dalam surah Al-Baqarah tentang mubahalah yang diajukan terhadap orang-orang Yahudi, yaitu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian(mu), jika kamu memang benar” (94) Dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri). Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang aniaya (95) Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling tamak kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih tamak lagi) daripada orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa.Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan (96)) (Surah Al-Baqarah) Telah kami sebutkan di atas, bahwa makna yang dimaksud adalah mereka diminta siapakan yang berada pada kesesatan apakah diri mereka atau musuh mereka.Sebagaimana disebutkan dalam pembahasan mubahalah terhadap orang-orang Nasrani dalam surah Ali Imran: (Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan) kamu, maka katakanlah (kepadanya), "Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta” (61)) (Surah Ali Imran) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari darinya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan” (8)) sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى dalam surah An-Nisa: (Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh) (Surah An-Nisa: 78)
Sumber: https://tafsirweb.com/10908-surat-al-jumuah-ayat-8.html
Informasi
Surat
الجمعة (Al-Jumu'ah)
Jumat — 11 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
8 dari 11 ayat
Juz
Juz 28
Halaman
Halaman 553
Ruku
Ruku 486
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 111 (221/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5185 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-62