التحريم (At-Tahrim)
Per AyatMushaf
يٰٓاَيُّهَا
wahai
النَّبِيُّ
Nabi
جَاهِدِ
perangilah
الْكُفَّارَ
orang-orang kafir
وَالْمُنٰفِقِيْنَ
dan orang-orang munafik
وَاغْلُظْ
dan bersikap keraslah
عَلَيْهِمْۗ
atas/terhadap mereka
وَمَأْوٰىهُمْ
dan tempat tinggal mereka
جَهَنَّمُۗ
neraka Jahannam
وَبِئْسَ
dan seburuk-buruk
الْمَصِيْرُ
tempat kembali
﴿٩﴾
Wahai Nabi! Perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
5238 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
9. Wahai Nabi, berjihadlah melawan orang-orang yang menampakkan kekafiran dan memperlihatkannya, perangilah mereka dengan pedang, dan berjihadlah melawan orang-orang yang menyembunyikan kekafiran dan memendamnya dengan hujjah, penegakan hudud dan syiar-syiar agama. Gunakanlah untuk menghadapi kedua kubu, kekerasan dan ketegasan dalam berjihad melawan mereka.Tempat tinggal mereka di akhirat adalah Jahanam, dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali bagi mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/11013-surat-at-tahrim-ayat-9.html
Tafsir as-Sa'di
9. Allah memerintahkan NabiNya, untuk memerangi orang-orang kafir dan munafik serta bersikap kasar terhadap mereka pada saat memerangi mereka. Ini mencakup berjihad melawan orang-orang kafir dan munafik dengan menegakkan hujjah, menyeru mereka dengan tutur kata yang baik, meruntuhkan berbagai kebatilan yang ada pada mereka serta memerangi dengan senjata bagi yang tidak menerima seruan Allah dan tidak tunduk pada hukumNYa.Orang seperti ini harus diperangi dan diperlakukan secara kasar. Tingkatan pertama harus dengan menggunakan cara yang baik. Orang-orang kafir dan munafik ketika di dunia mendapatkan siksaan berupa kekuasaan RasulNya atas mereka serta kekuasaan golongan Allah atas mereka dan mereka juga diperangi.Di akhirat mereka mendapatkan siksa neraka, “dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.” Ke tempat itulah semua orang sengsara dan rugi kembali.
Sumber: https://tafsirweb.com/11013-surat-at-tahrim-ayat-9.html
Tafsir Al-Wajiz
9. Wahai Nabi, berjihadlah melawan orang-orang kafir dan orang-orang munafik dengan cara yang berbeda-beda, dengan pedang dan hujjah atau lisan. Berjuanglah melawan mereka dalam dakwan dan peperangan, karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merencanakan kerusakan.Tempat peristirahatan mereka adalah neraka Jahanam. Seburuk-buruk tempat kembali adalah tempat mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/11013-surat-at-tahrim-ayat-9.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 9-10 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan kepada RasulNya ﷺ untuk berjihad melawan orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Orang-orang kafir dengan memakai senjata dan perang, dan orang-orang munafik dengan menegakkan hukum-hukum Allah atas mereka (dan bersikap keraslah terhadap mereka) yaitu di dunia (Tempat mereka adalah neraka Jahanam, dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali) yaitu di akhirat. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang kafir) yaitu dalam pergaulan mereka dengan orang-orang muslim bahwa hal itu tidak membawa kebaikan apa pun bagi mereka dan tidak dapat memberi manfaat bagi mereka di hadapan Allah, jika keimanan tidak meresap ke dalam hati mereka.Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan perumpamaan melalui firmanNya: (seperti istri Nuh dan istri Luth. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami) yaitu dua orang nabi lagi rasul yang selalu menemani keduanya dan menjadi teman hidup keduanya di siang dan malam hari yang keduanya makan, tidur, dan bergaul dengan pergaulan yang sangat erat (lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya) yaitu, dalam hal keimanan; keduanya tidak sepakat, dan tidak membenarkan pula kerasulan keduanya. Maka semuanya itu tidak dapat memberi manfaat apa pun bagi keduanya dan tidak dapat pula melindungi keduanya dari hal-hal yang harus dihindari. Oleh karena itu Allah berfirman: (maka kedua suaminya itu tidak dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah) karena kekafiran keduanya (dan dikatakan) kepada kedua wanita itu (Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)) Adapun firman Allah سبحانه وتعالى: (lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya) itu makna yang dimaksud bukanlah keduanya melakukan perbuatan keji, melainkan dalam hal agama; karena sesungguhnya istri nabi itu dijaga dari perbuatan yang keji, sebagai kehormatan para nabi, sebagaimana yang telah kami jelaskan dalam surah An-Nur.
Sumber: https://tafsirweb.com/11013-surat-at-tahrim-ayat-9.html
Informasi
Surat
التحريم (At-Tahrim)
Pengharaman — 12 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
9 dari 12 ayat
Juz
Juz 28
Halaman
Halaman 561
Ruku
Ruku 495
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 112 (224/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5238 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-66