القلم (Al-Qalam)
Per AyatMushaf
فَذَرْنِيْ
maka biarkan Aku
وَمَنْ
dan orang
يُّكَذِّبُ
ia mendustakan
بِهٰذَا
dengan ini
الْحَدِيْثِۗ
cerita/perkataan
سَنَسْتَدْرِجُهُمْ
kelak Kami menarik mereka berangsur-angsur
مِّنْ
dari
حَيْثُ
sekira/secara
لَا
tidak
يَعْلَمُوْنَۙ
mereka mengetahui
﴿٤٤﴾
Maka serahkanlah kepada-Ku (urusannya) dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur'an). Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui,
5315 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
44-45. Biarkanlah Aku (wahai Rasul) dengan orang-orang yang mendustakan al-Quran ini, sesungguhnya Aku yang akan membalas dan menghukum mereka, Kami akan memberi mereka harta, anak-anak dan kenikmatan-kenikmatan sebagai tipu daya sehingga mereka tidak menyadari bahwa semua itu adalah sebab kebinasaan mereka. Aku menangguhkan mereka dan memanjangkan umur mereka agar mereka semakin bertambah dosa.Sesungguhnya balasanKu atas orang-orang kafir adalah kuat dan keras.
Sumber: https://tafsirweb.com/11132-surat-al-qalam-ayat-44.html
Tafsir as-Sa'di
44-45. Maksudnya, serahkanlah kepadaKu urusan orang-orang yang mendustakan al-Quran yang agung, Aku-lah yang akan membalas mereka dan jangan kau minta siksaan mereka disegerakan, Kami akan menarik mereka secara berangsur-angsur (menuju kebinasaan), “dari arah yang tidak mereka ketahui.” Kami memberi keleluasaan mereka dengan harta dan anak. Kami memberi mereka keleluasaan dalam rizki dan pekerjaan, agar mereka terpedaya dan tetap berada di atas apa yang memudaratkan mereka.Ini adalah balasan tipu daya Allah atas mereka dan balasan tipu daya Allah pada musuh-musuhNya amat kokoh dan kuat. Dampak berbahaya dan siksaan mereka akan benar-benar sampai pada mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/11132-surat-al-qalam-ayat-44.html
Tafsir Al-Wajiz
44. Serahkan dan tinggalkanlah kepadaku wahai Nabi urusan tentang hukuman bagi mereka yang mendustakan Al-Qur’an. Kami akan memberi mereka azab secara bertahap.Sedangkan mereka dalam keadaan lupa. Mereka tidak mengetahui bahwa hal itu adalah godaan, karena sesungguhnya mereka menganggap bahwa itu adalah nikmat.
Sumber: https://tafsirweb.com/11132-surat-al-qalam-ayat-44.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 42-47 Setelah menyebutkan tentang apa yang diperoleh orang-orang yang bertakwa di sisi Tuhan mereka, yaitu surga-surga yang dipenuhi kenikmatan, Allah سبحانه وتعالى menyebutkan saat kejadian itu. Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa (42)) yaitu pada hari kiamat nanti dan segala sesuatu yang terjadi di dalamnya berupa kengerian, keguncangan, malapetaka, ujian, dan peristiwa-peristiwa yang dahsyat. Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri, dia berkata,”Aku pernah mendengar Nabi ﷺ bersabda: Kelak Tuhan Kami menyingkapkan kekuasaanNya, maka bersujudlah kepadaNya semua orang mukmin laki-laki dan perempuan, dan yang tertinggal adalah orang yang dahulunya ketika di dunia bersujud karena riya’ dan pamer, maka dia berusaha untuk melakukan sujud, tetapi punggungnya kembali berbalik menjadi tegak” Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Pada hari betis disingkapkan) yaitu hari itu adalah hari kiamat, yaitu hari kesusahan dan hari yang keras.Diriwayatkan dari Mujahid tentang firmanNya: (Pada hari betis disingkapkan) dia berkata yaitu susahnya perkara itu. Firman Allah: ((dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan) yaitu di akhirat, karena dosa-dosa dan kesombongan mereka di dunia, maka mereka dihukum dengan kebalikan dari apa yang pernah mereka perbuat. Ketika mereka diseru untuk bersujud di dunia, mereka menolaknya, dengan keadaan sehat dan sejahtera mereka.Maka demikianlah mereka diazab dengan tidak mempunyai kemampuan untuk bersujud di akhirat, yaitu ketika Allah سبحانه وتعالى bertajalli dan orang-orang mukmin bersujud kepadaNya; maka tidak ada seorang pun dari orang-orang kafir dan orang-orang munafik yang mampu melakukan sujud kepadaNya, bahkan punggung mereka kembali berdiri tegak. Setiap kali seseorang dari mereka mencoba untuk sujud, punggungnya kembali ke arah kebalikan sujud, sebagaimana mereka melakukannya di dunia; maka berbeda dengan keadaan orang-orang mukmin. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini) yaitu Al-Qur'an.Ini merupakan ancaman keras, yaitu biarkanlah Aku dan dia, Aku lebih mengetahui bagaimana memperlakukannya, Aku akan memberi keinginannya dan Aku membiarkan dia; Aku memberi masa tangguh dia, kemudian Aku menghukumnya dengan hukuman dari Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa. Oleh karena itu Allah berfirman: (Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui) yaitu mereka tidak menyadarinya, bahkan mereka mengira bahwa hal itu sebagai penghormatan dari Allah untuk mereka; padahal itu adalah penghinaan.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa) (55) Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, ' sebenarnya mereka tidak sadar (56)) (Surah Al-Mu’minun) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh. (45)) yaitu, Aku mengakhirkan, memberikan masa tangguh, dan memberikan masa bagi mereka, yang demikian itu termasuk tipu dayaKu terhadap mereka.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh) yaitu amat besar terhadap orang yang menentang perintahKu, mendustakan rasul-rasulKu, dan berani berbuat durhaka terhadapKu. Firman Allah: (Ataukah kamu meminta upah kepada mereka, lalu mereka diberati dengan utang? (46) Ataukah ada pada mereka ilmu tentang yang gaib, lalu mereka menulis (padanya apa yang mereka tetapkan)? (47)) Tafsir ini telah disebutkan dalam surah Ath-Thur. Maknanya adalah sesungguhnya kamu, wahai Muhammad, menyeru mereka menyembah Allah tanpa upah yang kamu terima dari mereka; bahkan kamu hanya mengharapkan pahala itu di sisi Allah, tetapi mereka mendustakan apa yang kamu sampaikan kepada mereka karena kebodohan, kekufuran, dan keingkaran mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/11132-surat-al-qalam-ayat-44.html
Informasi
Surat
القلم (Al-Qalam)
Pena — 52 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
44 dari 52 ayat
Juz
Juz 29
Halaman
Halaman 566
Ruku
Ruku 499
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 113 (226/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5315 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-68