المعارج (Al-Ma'arij)
Per AyatMushaf
وَّنَرٰىهُ
dan Kami memandangnya (azab)
قَرِيْبًاۗ
dekat
﴿٧﴾
Sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi).
5382 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
6-7. Sesungguhnya orang-orang kafir itu memandang azab itu jauh, bagi mereka itu tidak akan terjadi, sedangkan Kami melihatnya dekat, tidak bisa tidak.
Sumber: https://tafsirweb.com/11303-surat-al-maarij-ayat-7.html
Tafsir as-Sa'di
5-7. Allah berfirman, “Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik,” yakni bersabarlah atas seruan dakwahmu untuk kaummu dengan sabar yang baik, jangan malas dan enggan, tapi teruslah berjalan di atas perintah Allah.Serulah para hambaNYa kepada tauhid. Jangan sampai ketidaktaatan dan ketidaktertarikan mereka yang kau saksikan menghalangimu. Karena bersabar atas hal tersebut merupakan kebaikan yang banyak. “Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil).Sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi),” kata ganti kembali kepada Hari Kebangkitan yang di dalamnya terdapat azab bagi mereka yang memintanya. Yaitu, kondisi mereka adalah kondisi orang yang memungkiri azab dan orang yang dikalahkan oleh kesengsaraan serta hilang akal hingga menganggap mustahil Hari Kebangkitan yang ada dihadapannya. Allah memandangnya dekat karena Dia Mahalembut dan Sabar yang tidak menyegerakan.Allah mengetahui azab itu pasti terjadi. Semua yang akan terjadi berarti dekat.
Sumber: https://tafsirweb.com/11303-surat-al-maarij-ayat-7.html
Tafsir Al-Wajiz
6-7. Sesungguhnya orang-orang musyrik itu beranggapan bahwa hari itu mustahil terjadi. Sedangkan kami melihatnya sudah dekat kejadiannya, karena setiap hal yang diciptakan itu sangat dekat.
Sumber: https://tafsirweb.com/11303-surat-al-maarij-ayat-7.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-7 (Seorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi (1)) Di dalamnya terkandung lafazh yang ditunjukkan dengan huruf “ba’”,, seakan-akan lafazh itu diperkirakan, bentuknya adalah seseorang meminta agar disegerakan datangnya azab yang akan terjadi, sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janjiNya) (Surah Al-Hajj: 47) yaitu azabNya pasti terjadi.Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Seseorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi (1)) dia berkata bahwa itu adalah An-Nadhr bin Al-Harits bin Kildah. Diriwayatkan dari Mujahid tentang firmanNya: (Seseorang peminta telah meminta) Seseorang berdoa, meminta agar azab yang terjadi di akhirat itu diturunkan. Mujahid berkata bahwa hal ini seperti ucapan mereka: (Ya Allah, jika betul (Al-Qur'an) ini dialah yang benar dari sisiMu, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih) (Surah Al-Anfal: 32) Firman Allah سبحانه وتعالى (yang bakal terjadi (1) untuk orang-orang kafir) yaitu disiapkan untuk orang-orang kafir.Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya ((Azab) dari Allah, yang memiliki tempat-tempat naik) yaitu memiliki ketinggian dan keutamaan-keutamaan. Mujahid berkata tentang firmanNya (yang memiliki tempat-tempat naik) yaitu tempat-tempat naik ke langit. Qatadah berkata bahwa makna yang dimaksud adalah Dzat yang mempunyai keutamaan-keutamaan dan kenikmatan.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan) dari Qatadah bahwa (ta'ruju) adalah naik. Kami telah menjelaskan lafazhnya dalam firman Allah سبحانه وتعالى: (Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki (27)) (Surah Ibrahim) Firman Allah سبحانه وتعالى: (dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun) dia berkata yaitu hari kiamat.Allah سبحانه وتعالى menjadikannya bagi orang-orang kafir, yaitu lima puluh ribu tahun. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik (5)) yaitu bersabarlah, wahai Muhammad, dalam menghadapi kaummu yang mendustakanmu dan permintaan mereka agar azab itu segera diturunkan terhadap mereka, karena ketidakpercayaan mereka dengan kejadiannya. Sebagaimana firmanNya: (Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat meminta supaya hari itu segera didatangkan dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa kiamat itu adalah benar (akan terjadi)) (Surah Asy-Syura: 18) Oleh karena itu Allah berfirman: (Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil) (6)) yaitu kejadian azab itu, orang-orang kafir menganggap bahwa hari kiamat itu mustahil terjadi (Sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi) (7)) yaitu orang-orang yang beriman meyakini bahwa hari kiamat itu sudah dekat, sekalipun mereka tidak mengetahui kapan kejadiannya, kecuali Allah saja.Akan tetapi, sesuatu yang pasti terjadi itu sudah dekat, karena itu pasti terjadi
Sumber: https://tafsirweb.com/11303-surat-al-maarij-ayat-7.html
Informasi
Surat
المعارج (Al-Ma'arij)
Tempat Naik — 44 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
7 dari 44 ayat
Juz
Juz 29
Halaman
Halaman 568
Ruku
Ruku 502
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 114 (227/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5382 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-70