الجن (Al-Jinn)

Per AyatMushaf
اِلَّا
kecuali
بَلٰغًا
penyampaian
مِّنَ
dari
اللّٰهِ
Allah
وَرِسٰلٰتِهٖۗ
dan risholat-Nya/amanat-amanat-Nya
وَمَنْ
dan barangsiapa
يَّعْصِ
mendurhakai
اللّٰهَ
Allah
وَرَسُوْلَهٗ
dan rasul-Nya
فَاِنَّ
maka sesungguhnya
لَهٗ
baginya
نَارَ
api/neraka
جَهَنَّمَ
Jahannam
خٰلِدِيْنَ
mereka kekal
فِيْهَآ
di dalamnya
اَبَدًاۗ
selama-lamanya
﴿٢٣﴾
(Aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia akan mendapat (azab) neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.”
5470 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

21-23. Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang kafir itu, “ Aku tidak kuasa menolak mudarat dari kalian, tidak pula mendatangkan manfaat bagi kalian. Bila aku mendurhakai Allah, maka tidak ada seorang pun yang bisa menyelamatakanku dari azabNya.Aku tidak menemukan tempat berlindung yang menjagaku dari azabNya. Yang aku bisa lakukan adalah menyampaikan kepada kalian dari Allah apa yang Allah perintahkan kepadaku agar aku menyampaikannya kepada kalian dan risalahNya yang dengannya Allah mengutusku kepada kalian. Barangsiapa durhaka kepada Allah dan RasulNya, serta berpaling dari agama Islam, maka balasannya adalah Neraka Jahanam, dia tidak akan keluar darinya selama-lamanya.”

Sumber: https://tafsirweb.com/11463-surat-al-jin-ayat-23.html

Tafsir as-Sa'di

23. “Akan tetapi (aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalahNya,” aku tidak memiliki keistimewaan atas manusia selain hanya karena Allah mengkhususkanku untuk menyampaikan risalah-risalahNya dan mendakwahi para manusia, yang dengan itu tegaklah hujjah atas manusia. “dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasulnya, maka sesungguhnya baginyalah Neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.” Yang dimaskud adalah maksiat kekufuran sebagaimana dibatasi oleh nash-nash tegas lainnya. Sedangkan kemaksiatan saja tidaklah membuat pelakunya kekal di dalam neraka sebagaimana ditunjukkan oleh ayat-ayat al-Quran dan hadits-hadits Nabi, serta berdasarkan ijma’ -Salaf ash-Shalih dan para imam umat ini.

Sumber: https://tafsirweb.com/11463-surat-al-jin-ayat-23.html

Tafsir Al-Wajiz

23. Aku tidak berkuasa apapun kepada kalian, aku hanya diutus untuk menyampaikan risalah yang telah disampaikan padaku melalui Jibril untuk kalian. Aku akan menyampaikan risalah mengenai garis besar Alquran tentah perintah shalat, zakat, dan haji.Adapun siapapun yang menolak perintah Allah dan Rasul-Nya untuk mengesakan Allah dan menjalankan syariat-Nya, maka akan mendapatkan azab neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya

Sumber: https://tafsirweb.com/11463-surat-al-jin-ayat-23.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 18-24 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan kepada para hambaNya agar mengesakanNya dalam beribadah, tidak menyeru seorang pun selain Dia, dan tidak menyekutukanNya dengan siapa pun. Diriwayatkan dari Ikrimah, bahwa ayat ini diturunkan tentang dengan semua masjid. Qatadah berkata tentang firmanNya: (Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (salat), hampir saja jin-jin itu desak-mendesak mengerumuninya) dia berkata bahwa manusia dan jin berebutan untuk memadamkannya, tetapi Allah menolak dan menolongnya, melancarkannya dan memenangkannya atas orang-orang yang menentangnya.Itulah pendapat yang dipilih Ibnu Jarir. Pendapat ini lebih kuat berfasarkan firmanNya selanjutnya: (Katakanlah, "Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan-Nya" (20)) yaitu Rasulullah ﷺ bersabda kepada mereka ketika mereka mengganggu, menentang dan mendustakan beliau, serta bersatu untuk melawan kebenaran yang beliau sampaikan, dan sepakat untuk memusuhi beliau (Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku) yaitu sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku, tidak ada sekutu bagiNya, dan aku berlindung dan bertawakal kepadaNya (dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Katakanlah, "Sesungguhnya aku tidak kuasa mendatangkan sesuatu kemudharatan pun kepadamu dan tidak (pula) sesuatu kemanfaatan" (21)) yaitu sesungguhnya aku hanya seorang manusia seperti kalian yang diberi wahyu kepadaku, dan seorang hamba di antara hamba-hamba Allah. Aku tidak mempunyai kuasa untuk memberi petunjuk kepada kalian dan menyesatkan kalian, bahkan hal semua kembali kepada Allah سبحانه وتعالى.Kemudian Nabi ﷺ memberitahukan tentang diri beliau, bahwa tidak ada seorangpun yang dapat melindungi beliau dari azab Allah jika beliau berbuat durhaka kepadaNya. Yaitu,”seandainya aku durhaka kepadaNya maka tidak ada seorang pun yang dapat menyelamatkan aku dari azabNya (dan sekali-kali aku tiada akan memperoleh tempat berlindung selain dari-Nya) Mujahid, Qatadah, dan As-Suddi berkata bahwa maknannya adalah "Tidak ada pelindung". Qatadah juga berkata tentang firmanNya: (Katakanlah, "Sesungguhnya aku sekali-kali tiada seorangpun yang dapat melindungiku dari (azab) Allah dan sekali-kali tiada akan memperoleh tempat berlindung selain dari-Nya" (22)) yaitu, tidak ada penolong dan pelindung.Dalam suatu riwayat, tidak ada penyelamat dan tempat berlindung. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Akan tetapi (aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya) Sebagian ulama berkata bahwa ini merupakan pengecualian dari firmanNya: (Katakanlah, "Sesungguhnya aku tidak kuasa mendatangkan sesuatu kemudharatanpun kepadamu dan tidak(pula) suatu kemanfaatan” (21)) bisa juga ditafsirkan sebagai pengecualian dari firmanNya: (sekali-kali tiada seorang pun yang dapat melindungiku dari (azab) Allah) yaitu, tidak ada seorang pun yang dapat melindungi dan membebaskanku dari azabNya dan kecuali jika aku menyampaikan risalah yang wajib aku lakukan. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya.Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia) (Surah Al-Maidah: 67) Firman Allah سبحانه وتعالى (Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya) yaitu aku menyampaikan risalah Allah kepada kalian; dan barang siapa yang durhaka kepadaNya setelah itu, maka balasan atas hal itu adalah neraka Jahanam.Mereka kekal di dalamnya untuk selamanya, yaitu tidak ada jalan selamat dan jalan keluar bagi mereka darinya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sehingga apabila mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka, maka mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya) yaitu sampai mereka yang musyrik dari kalangan manusia dan jin menyaksikan apa yang pernah diancamkan kepada mereka pada hari kiamat. Maka pada hari itu mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya , apakah mereka ataukah orang-orang mukmin yang mengesakan Allah? yaitu, bahkan orang-orang musyrik sama sekali tidak memiliki penolong pun bagi mereka, dan mereka lebih sedikit bilangannya dibandingkan dengan tentara Allah سبحانه وتعالى

Sumber: https://tafsirweb.com/11463-surat-al-jin-ayat-23.html

Informasi

Surat

الجن (Al-Jinn)

Jin — 28 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

23 dari 28 ayat

Juz

Juz 29

Halaman

Halaman 573

Ruku

Ruku 507

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 115 (229/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5470 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-72