النساۤء (An-Nisa')

Per AyatMushaf
۞
اِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
يَأْمُرُكُمْ
Dia menyuruh
اَنْ
sesungguhnya
تُؤَدُّوا
menyampaikan
الْاَمٰنٰتِ
amanat
اِلٰٓى
kepada
اَهْلِهَاۙ
yang berhak menerimanya
وَاِذَا
dan apabila
حَكَمْتُمْ
kamu menetapkan hukum
بَيْنَ
diantara
النَّاسِ
manusia
اَنْ
sesungguhnya
تَحْكُمُوْا
kamu menetapkan hukum
بِالْعَدْلِ
dengan adil
ۗ
اِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
نِعِمَّا
sebaik-baiknya
يَعِظُكُمْ
Dia memberi pelajaran kepadamu
بِهٖ
dengannya
ۗ
اِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
كَانَ
adlah Dia
سَمِيْعًاۢ
Maha Mendengar
بَصِيْرًا
Maha Melihat
﴿٥٨﴾
Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.
551 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Allah memerintahkan kalian untuk menunaikan amanat yang berbeda-beda yang kalian dipercaya untuk menyampaikannya kepada para pemiliknya, maka janganlah kalian melalaikan amanat-amanat itu. Dan Dia memerintahkan kalian untuk memutuskan perkara diantara manusia dengan dasar keadilan dan obyektif, bila kalian memutuskan permasalahan diantara mereka. Dan itu adalah sebaik-baik nasihat yang Allah sampaikan kepada kalian dan memberi petunjuk kalian kepadanya.Sesungguhnya Allah Maha Mendengar ucapan-ucapan kalian,meneliti seluruh perbuatan kalian lagi Maha Melihatnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/1590-surat-an-nisa-ayat-58.html

Tafsir as-Sa'di

58. Amanah itu adalah setiap hal yang dipercayakan kepada seseorang dan ia diperintahkan untuk menunaikannya, Allah memerintahkan hamba-hambaNya agar menunaikan amanah, maksudnya secara sempurna dan penuh, tidak dikurangi, dicurangi, dan tidak pula dilur-ulur, dan termasuk dalam amanah di sini adalah amanah kekuasaan, harta, rahasia-rahasia, dan perintah-perintah yang tidak diketahui kecuali oleh Allah semata. Sesungguhnya para ahli fikih telah menyebutkan bahwa barangsiapa yang diserahkan kepadanya suatu amanah, maka ia wajib menjaga amanah tersebut dalam suatu tempat yang patut, mereka berkata, “Karena sesungguhnya tidaklah mungkin dapat ditunaikan kecuali dengan menjaganya, maka wajiblah hal itu dilakukan.” Dan Firman Allah, “Kepada yang berhak menerimanya,” sebuah dalil bahwa tidaklah diserahkan dan ditunaikan kepada selain orang yang berhak menerimanya, dan wakil orang tersebut adalah dalam posisinya, sehingga apabila ia menyerahkannya kepada selain orang yang berhak menerimanya, maka ia tidaklah dikatakan telah menunaikannya. “Dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil,” hal ini mencakup hukum di antara mereka dalam perkara darah, harta, maupun kehormatan, baik sedikit maupun banyak, terhadap yang dekat maupun yang jauh, seorang yang baik maupun yang jahat, seorang teman maupun musuh.Maksud dari adil disini adalah yang diperintahkan oleh Allah untuk berhukum dengannya yaitu apa yang disyariiatkan oleh Allah melalui lisan RasulNya berupa ketentuan-ketentuan dan hukum-hukum. Hal ini menuntut untuk mengetahui keadilan agar dapat menetapkan hukum dengannya, dan ketika perintah-perintah tersebut adalah suatu yang baik dan adil, Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu.Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat,” ini merupakan pujian dari Allah bagi perintah-perintahNya dan larangan-laranganNya, karena mencakup kemaslahatan dunia dan akhirat dan menolak kemudharatan pada keduanya, karena sesungguhnya Dzat yang mensyariatkannya adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat, yang tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagiNya dan Dia mengetahui kemaslahatan hamba, yang mereka sendiri tidak mengetahuinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/1590-surat-an-nisa-ayat-58.html

Tafsir Al-Wajiz

58. Wahai manusia, sesungguhnya Allah memerintahkan kalian untuk memberikan amanat itu kepada ahlinya (yaitu setiap sesuatu yang diamanatkan seseorang yang merupakan hak orang lain, baik amanat yang diperuntukkan untuk Allah atau para hamba) Wahai para hakim dan wali, ketika kalian menentukan hukum di antara manusia maka kalian harus memutuskan dengan adil (yaitu wali atau hakim tidak condong kepada salah satu pihak, dia harus memutuskan dengan sesuai kebenaran yang dijelaskan dalam Al-Qur’an dan sunnah). Betapa nikmatnya sesuatu yang diajarkan (diperintahkan) oleh Allah kepada kalian, yaitu menunaikan amanah, dan menentukan hukum dengan adil.Sesungguhnya Maha Mendengar ucapan-ucapan kalian dan Maha Melihat amal-amal kalian. Ayat ini turun pada hari penaklukkan Mekah untuk Utsman bin Thalhah Al-Hajbiy dari Bani Abdud Dar, ketika Ali mengambil kunci Ka’bah darinya dengan paksa lalu membuka pintu Ka’bah dan Abbas ingin mengambil kunci tersebut, lalu Allah menurunkan ayat ini. Kemudian Rasulullan ﷺ memerintahkan Ali untuk mengembalikan kunci tersebut kepada Utsman dan meminta maaf kepadanya.Lalu Ustman masuk Islam ketika tahu bahwa Allah menjelaskan tentang haknya dalam ayat ini.

Sumber: https://tafsirweb.com/1590-surat-an-nisa-ayat-58.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia memerintahkan untuk menunaikan amanah diserahkan kepada pemiliknya. Dalam riwayat dari Al-Hasan dari Samurah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Tunaikanlah amanah terhadap orang yang memberi amanah padamu dan janganlah berkhianat terhadap orang yang telah mengkhianatimu" Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan para ahli hadits. Hal ini mencakup semua amanah yang wajib bagi manusia, berupa hak-hak Allah atas hambaNya, berupa shalat, zakat, puasa, kafarat, nadzar, dan lain-lain yang merupakan Dia amanahkan kepada hamba dan Dia tidak menampakkan hal itu, dan hak-hak hamba satu sama lain, seperti barang titipan dan hal lain yang diamanahkan satu sama lain tanpa memerlukan penjelasan atas hal itu, tetapi Allah memerintahkan agar itu tetap dilaksanakan.Maka siapa saja yang tidak melaksanakannya di dunia, maka dia akan dimintai pertanggungjawaban tentang hal itu pada hari kiamat. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadist shahih bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Semua hak itu pasti akan dipenuhi pada hari kiamat kelak, hingga kambing bertanduk pun akan dituntut untuk dibalas oleh kambing yang tidak bertanduk" Abu Bakar bin Ka'b berkata bahwa salah satu amanah adalah wanita diberi amanah atas farjinya. Ar-Rabi' bin Anas mengatakan berkata bahwa salah satu amanah adalah sesuatu yang berada di antara kamu dan orang lain.Ali bin Abi Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas terkait ayat (Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya) dia berkata bahwa termasuk di dalamnya adalah nasehat dari pemimpin kepada wanitanya, yaitu pada hari raya. Firman Allah (dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil) Dia memerintahkan agar menetapkan hukum di antara manusia dengan adil. Oleh karena itu Muhammad bin Ka'b, Zaid bin Aslam, dan Syahr bin Hausyab berkata,"Ayat ini diturunkan tentang para penguasa" Firman Allah,( Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu) yaitu Dia memerintahkan kalian untuk melaksanakan amanat, menetapkan hukum dengan adil, dan lain-lain dari perintah dan syariatnya yang sempurna, agung dan menyeluruh.Firman Allah, (Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat) yaitu Maha Mendengar perkataan-perkataan kalian dan Maha Melihat perbuatan-perbuatan kalian.

Sumber: https://tafsirweb.com/1590-surat-an-nisa-ayat-58.html

Informasi

Surat

النساۤء (An-Nisa')

Wanita — 176 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

58 dari 176 ayat

Juz

Juz 5

Halaman

Halaman 87

Ruku

Ruku 69

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 18 (35/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-551 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-4