النساۤء (An-Nisa')
Per AyatMushaf
وَمَا
dan mengapa
لَكُمْ
bagi kalian
لَا
tidak
تُقَاتِلُوْنَ
kamu berperang
فِيْ
di
سَبِيْلِ
jalan
اللّٰهِ
Allah
وَالْمُسْتَضْعَفِيْنَ
dan orang-orang yang lemah
مِنَ
dari
الرِّجَالِ
laki-laki
وَالنِّسَاۤءِ
dan perempuan
وَالْوِلْدَانِ
dan anak-anak
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
يَقُوْلُوْنَ
mereka mengatakan/mendoakan
رَبَّنَآ
ya Tuhan kami
اَخْرِجْنَا
keluarkanlah kami
مِنْ
dari
هٰذِهِ
ini
الْقَرْيَةِ
negeri
الظَّالِمِ
yang dzalim
اَهْلُهَاۚ
penduduknya
وَاجْعَلْ
dan jadikan
لَّنَا
bagi kami
مِنْ
dari
لَّدُنْكَ
sisi Engkau
وَلِيًّاۚ
pelindung
وَاجْعَلْ
dan jadikan
لَّنَا
bagi kami
مِنْ
dari
لَّدُنْكَ
sisi Engkau
نَصِيْرًا
penolong
﴿٧٥﴾
Dan mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang yang lemah, baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak yang berdoa, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang penduduknya zalim. Berilah kami pelindung dari sisi-Mu, dan berilah kami penolong dari sisi-Mu.”
568 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan apakah yang menghalangi kalian (wahai kaum mukminin), untuk berjihad dalam rangka membela agama Allah dan membela hamba-hambaNYA yang lemah dari kalangan lelaki,kaum perempuan dan anak-anak kecil yang mengalami tindakan aniaya, dan tidak ada alasan bagi mereka serta tidak ada sarana bagi mereka kecuali dengan memohon pertolongan kepada tuhan mereka,mereka berdoa kepadaNYA dengan mengucapkan,”wahai tuhan kami,keluarkanlah kami dari negeri ini(maksudnya Makkah) yang penduduknya berbuat kezhaliman terhadap diri mereka dengan berbuat kekafiran dan terhadap kaum mukminin dengan melancarkan gangguan. Dan jadikanlah bagi kami dari sisiMu pelindung yang menangani urusan-urusan kami,dan penolong yang menolong kami menghadapi orang-orang yang zhalim.
Sumber: https://tafsirweb.com/1607-surat-an-nisa-ayat-75.html
Tafsir as-Sa'di
75. Ini adalah dorongan dari Allah bagi hamba-hambaNya yang beriman dan pengorbanan semangat bagi mereka untuk berperang di jalanNya, dan bahwasanya hal itu telah wajib atas mereka dan menetapkan celaan yang besar terhadap mereka bila meninggalkannya. Allah berfirman, “Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah” kondisinya adalah bahwa orang-orang yang tertindas, baik laki-laki, wanita, atau anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mampu mencari jalan (untuk hijrah), bersamaan dengan itu sesungguhnya mereka telah menerima kezhaliman yang sangat keras dari musuh-musuh mereka, lalu mereka berdoa kepada Allah agar berkenan mengeluarkan mereka dari kampung tersebut di mana penduduknya berlaku zhalim terhadap mereka dengan kekufuran dan kesyirikan, dan terhadap kaum Mukminin dengan gangguan dan penghalangan dari jalan Allah, dan menahan mereka dari dakwah kepada agama mereka dan dari berhijrah, mereka juga berdoa kepada Allah agar berkenan menjadikan seorang pemimpin dan penolong untuk mereka yang mampu menyelamatkan mereka dari kampung yang masyarakatnya berlaku zhalim tersebut, maka jihad yang kalian tegakan dalam bentuk yang seperti itu adalah perjuangan dan membela kehormatan kalian, karena berjihad yang merupakan perlawanan terhadap kaum kafir, sesungguhnya walaupun mengandung keutamaan yang besar dan orang yang tidak ikut berjihad akan dihadapkan dengan celaan yang besar, maka berjihad dengan menyelamatkan orang-orang yang tertindas di antara kalian adalah lebih besar ganjarannya dan lebih banyak faidahnya, dan itu termasuk dalam bentuk tindakan menolak musuh.
Sumber: https://tafsirweb.com/1607-surat-an-nisa-ayat-75.html
Tafsir Al-Wajiz
75. Lalu kenapa kalian tidak mau berperang di jalan Allah dan orang-orang yang lemah, supaya kalian bisa membebaskan mereka dari tawanan orang-orang kafir. Di jaman nabi, orang-orang yang lemah adalah orang-orang mukmin yang ada di Mekah.Mereka dilarang orang-orang musyrik untuk hijrah menuju Madinah. Mereka disakiti diri dan hartanya. Nabi ﷺ berdoa untuk mereka: “Ya Allah, selamatkanlah Walid bin Walid, Salamah bin Hisyam, Ayyasy bi Rabi’ah dan orang-orang mukmin yang lemah.” Mereka juga berdoa: “Wahai Tuhan kami, keluarkanlah kami dari wilayah ini (yaitu Mekah) yang mana penududuknya telah zalim.Sesungguhnya mereka menzalimi kami dan mencelakai kami. Dan utuslah seorang wali dari sisiMu yang dapat diserahi urusan-urusan kami dan menjadi penolong yang menolong kami dari orang-orang zalim itu”
Sumber: https://tafsirweb.com/1607-surat-an-nisa-ayat-75.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 75-76 Allah سبحانه وتعالى mendorong hamba-hambaNya yang mukmin untuk berjuang di jalanNya dan berusaha untuk menyelamatkan orang-orang yang tertindas di Makkah, baik laki-laki, wanita, maupun anak-anak yang menderita tinggal di sana. Oleh karena itu, Allah berfirman, (Mereka yang mengatakan, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini) yaitu Makkah, sebagaimana firman Allah (Dan betapa banyaknya negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu) (Surah Muhammad: 13) Kemudian Allah menggambarkannya dengan firmanNya, (yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisiMu!") yaitu tunjukkanlah kepada kami seorang pelindung dan penolong dari sisiMu.Diriwayatkan dari Ibnu Abu Malikah bahwa Ibnu Abbas membaca ayat, (kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita ataupun anak-anak) (Surah An-Nisa’: 98) dia berkata, aku dan ibuku yang termasuk yang diampuni oleh Allah.” Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman, (Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut) yaitu orang-orang mukmin berperang untuk melakukan ketaatan kepada Allah dan mencari keridhaanNya, sedangkan orang-orang kafir berperang untuk menaati setan.Kemudian Allah memberikan semangat kepada orang-orang mukmin untuk memerangi musuh-musuhNya dengan firmanNya, (sebab itu perangilah kawan-kawan setan itu, karena sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah)
Sumber: https://tafsirweb.com/1607-surat-an-nisa-ayat-75.html
Informasi
Surat
النساۤء (An-Nisa')
Wanita — 176 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
75 dari 176 ayat
Juz
Juz 5
Halaman
Halaman 90
Ruku
Ruku 71
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 18 (36/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-568 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-4