النبأ (An-Naba')

Per AyatMushaf
اِنَّآ
sesungguhnya Kami
اَنْذَرْنٰكُمْ
Kami memberi peringatan kepadamu
عَذَابًا
azab
قَرِيْبًا
dekat
ەۙ
يَّوْمَ
hari
يَنْظُرُ
melihat
الْمَرْءُ
seseorang
مَا
apa
قَدَّمَتْ
mendahului/diperbuat
يَدَاهُ
kedua tangannya
وَيَقُوْلُ
dan berkata
الْكٰفِرُ
orang kafir
يٰلَيْتَنِيْ
alangkah baiknya aku dulu
كُنْتُ
adalah aku
تُرَابًا
debu/tanah
ࣖ
﴿٤٠﴾
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, “Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah.”
5712 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya kami memperingatkan kalian dari azab di akhirat yang dekat yang pada saat itu setiap orang melihat apa yang dilakukan dan diusahakannya,amal baik atau amal buruk. Orang kafir berkata saat melihat beratnya hisab, ”seandainya dahulu aku menjadi tanah sehingga sekarang aku tidak dibangkitan.”

Sumber: https://tafsirweb.com/11930-surat-an-naba-ayat-40.html

Tafsir as-Sa'di

“sesungguhnya kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat,” karena siksaan itu telah mendekat dan semua yang akan datang itu, “pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya.” Inilah yang menjadi perhatiannya dan yang membuatnya takut. Maka hendaklah ia memperhatikan apa yang telah diprbuat untuk keabadian nanti. “hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” ( Al-Hasyr:18) Dan selanjutnya, bila kebaikan yang didapatkan, maka hendaklah memuji Allah, dan bila tidak demikian, maka janganlah mencela siapa pun selain diri sendiri. Karena itulah orang-orang kafir kelak akan berharap agar mati saja, karena amat merugi dan menyesal.Semoga Allah menyelamatkan kita semua dari kekufuran dan seluruh keburukan, sesungguhnya Allah Maha Pemurah lagi Mahamulia.

Sumber: https://tafsirweb.com/11930-surat-an-naba-ayat-40.html

Tafsir Al-Wajiz

40. Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kalian wahai manusia, tentang adanya siksa di hari kiamat. Hari dimana setiap orang akan melihat segala perbuatannya, baik atau buruk.Orang kafir berkata: “Seandainya aku kembali menjadi tanah saja, maka aku tidak akan mendapat azab ini.”

Sumber: https://tafsirweb.com/11930-surat-an-naba-ayat-40.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 37-40 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang kebesaran dan keagunganNya, bahwa sesungguhnya Dia adalah Tuhan langit dan bumi serta semua apa yang ada pada keduanya dan semua yang ada di antara keduanya. dan bahwa sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Pengasih yang rahmatNya mencakup segala sesuatu. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia) yaitu tidak ada seorangpun yang mampu memulai berbicara kepadaNya kecuali dengan izinNya. Sebagaimana firmanNya: (Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya) (Surah Al-Baqarah: 255) dan (Di kala datang hari itu, tidak ada seorang pun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya) (Hud: 105) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Pada hari ketika roh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata) Para mufasir berbeda pendapat tentang yang dimaksud dengan ruh di sini, apakah itu? ada beberapa pendapat.Ibnu Jarir bersikap diam sehingga tidak memutuskan dengan salah satu dari pendapat-pendapat ini. Tetapi menurut saya, pendapat yang lebih mendekati kepada kebenaran (hanya Allah yang lebih Mengetahui) adalah bahwa itu adalah anak cucu Adam. Firman Allah سبحانه وتعالى: (kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah) sebagaimana firmanNya: (Di kala datang hari itu, tidak ada seorang pun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya) (Surah Hud: 105) dan sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih,”Dan tidak ada yang berbicara di hari itu kecuali para rasul” Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan ia mengucapkan kata yang benar) yaitu kebenaran, dan termasuk yang benar adalah kalimat "Tidak ada Tuhan selain Allah." Sebagaimana yang dikatakan Abu Shalih dan Ikrimah.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Itulah hari yang pasti terjadi) yaitu, pasti terjadinya dan tidak terelakkan (Maka barang siapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya) yaitu tempat kembali dan jalan yang menunjukkan kepadaNya dan jalur yang dijalani untuk sampai kepadaNya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepada kalian (hai orang kafir) siksa yang dekat) yaitu, pada hari kiamat, karena kepastian kejadiannya itu dekat, dan setiap hal yang sudah dekat itu pasti datang. (pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya) yaitu ditampakkan di hadapannya semua amal perbuatannya, yang baik dan yang buruknya, yang terdahulu dan kemudian. sebagaimana firmanNya: (dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis)) (Surah Al-Kahfi: 49) dan (Pada hari itu diberikan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya (13)) (Surah Al-Qiyamah) (dan orang kafir berkata, "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah”) yaitu, orang kafir di hari itu menginginkan seandainya dia di dunia menjadi tanah dan tidak menjadi makhluk serta tidak dikeluarkan ke alam wujud.Demikian itu terjadi ketika dia menyaksikan azab Allah dan melihat semua amalnya yang rusak yang telah dicatat para malaikat yang mulia dan baik.

Sumber: https://tafsirweb.com/11930-surat-an-naba-ayat-40.html

Informasi

Surat

النبأ (An-Naba')

Berita Besar — 40 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

40 dari 40 ayat

Juz

Juz 30

Halaman

Halaman 583

Ruku

Ruku 519

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 117 (233/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5712 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-78