النساۤء (An-Nisa')
Per AyatMushaf
اِلَّا
kecuali
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
يَصِلُوْنَ
(mereka) mengadakan hubungan
اِلٰى
kepada
قَوْمٍۢ
kaum
بَيْنَكُمْ
antara kamu
وَبَيْنَهُمْ
dan antara mereka
مِّيْثَاقٌ
perjanjian
اَوْ
atau
جَاۤءُوْكُمْ
mereka datang kepadamu
حَصِرَتْ
terkepung/merasa berat
صُدُوْرُهُمْ
dada/hati mereka
اَنْ
akan
يُّقَاتِلُوْكُمْ
mereka membunuh kamu
اَوْ
atau
يُقَاتِلُوْا
mereka memerangi
قَوْمَهُمْ
kaum mereka
ۗ
وَلَوْ
dan kalau
شَاۤءَ
menghendaki
اللّٰهُ
Allah
لَسَلَّطَهُمْ
tentu memberi kekuasaan kepada mereka
عَلَيْكُمْ
atas kalian
فَلَقَاتَلُوْكُمْ
maka pasti mereka memerangi kamu
ۚ
فَاِنِ
maka/tetapi jika
اعْتَزَلُوْكُمْ
mereka membiarkan kamu
فَلَمْ
maka tidak
يُقَاتِلُوْكُمْ
mereka membunuh kamu
وَاَلْقَوْا
dan mereka mengemukakan
اِلَيْكُمُ
kepadamu
السَّلَمَ
perdamaian
ۙ
فَمَا
maka tidak
جَعَلَ
menjadikan
اللّٰهُ
Allah
لَكُمْ
bagi kalian
عَلَيْهِمْ
atas mereka
سَبِيْلًا
jalan
﴿٩٠﴾
kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada suatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang yang datang kepadamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu atau memerangi kaumnya. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya diberikan-Nya kekuasaan kepada mereka (dalam) menghadapi kamu, maka pastilah mereka memerangimu. Tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangimu serta menawarkan perdamaian kepadamu (menyerah), maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka.
583 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Akan tetapi,orang-orang yang sampai kepada suatu kaum yang antara kalian dan mereka terdapat perjanjian dan perdamaian,maka janganlah memerangi mereka. Demikian pula orang-orang yang datang kepada kalian dalam keadaan hati mereka sesak dan mereka membenci harus memerangi kalian,sebagaimana merekapun membenci untuk memerangi kaum mereka sendiri, sehingga mereka tidak bersama kalian dan tidakpula bersama kaum mereka,maka janganlah kalian perangi mereka.Seandainya allah berkehendak,niscya Dia akan menjadikan mereka berkuasa atas diri kalian,lalu pastilah mereka memerangi kalian bersama dengan musuh kalian dari kalangan musyrikin.akan tetapi alalh memalingkan mereka dari kalian dengan karunia dan kuasaNYA.Maka jika mereka meninggalkan kalian dan tidak memerangi kalian,serta tunduk patuh kepada kalian dengan pasrah menyerahkan diri,maka tidak ada hak bagi kalian untuk memerangi mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/1622-surat-an-nisa-ayat-90.html
Tafsir as-Sa'di
90. Kemudian Allah mengecualikan dalam memerangi orang-orang munafik tersebut dengan tiga kelompok: Dua kelompok di antaranya diperintahkan secara tegas untuk tidak memerangi mereka. Kelompok pertama; orang yang sampai pada suatu kaum di mana antara mereka dengan kaum Mukminin ada perjanjian dan persetujuan untuk tidak saling berperang, lalu orang tersebut bergabung bersama mereka, hingga ketentuan untuknya adalah seperti ketentuan terhadap kaum tersebut bahwa darah dan hartanya terlindungi.Kelompok kedua: sebuah kaum, di mana “hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya” yaitu hati mereka tetap tidak sudi untuk memerangi kalian dan tidak juga memerangi kaum mereka dan mereka lebih suka untuk tidak memerangi kedua belah pihak, maka orang-oramg tersebut Allah perintahkan juga untuk tidak diperangi, lalu Allah menyebutkan hikmah dalam hal tersebut melalui FirmanNya, “Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu” karena sesungguhnya perkara-perkara yang mungkin terjadi ada tiga macam; mereka bersama kalian dan ikut
Sumber: https://tafsirweb.com/1622-surat-an-nisa-ayat-90.html
Tafsir Al-Wajiz
90 Namun janganlah kalian bunuh orang-orang yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian damai, sebab perjanjian itu telah meliputi mereka. Juga jangan kalian bunuh orang-orang yang datang kepada kalian dan hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kalian serta ingin bertahan hidup sehingga mereka tidak memerangi kalian dan juga tidak akan berperang bersama kalian. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka untuk memerangi kalian sebagai ujian untuk kalian dan mereka akan mampu mengalahkan kalian bersama musuh-musuh para musyrikin.Tetapi dengan keutamaan dan rahmat-Nya Allah telah menahan mereka untuk tidak memerangi dan menyakiti kalian. Jika mereka membiarkan dan tidak memerangi kalian serta menghendaki perdamaian dengan jakuab maka Allah tidak mengizinkan kalian untuk menawan, membunuh maupun mengambil harta mereka. Ayat ini turun sebagaimana ayat sebelumnya yaitu untuk kaum yang datang ke Madinah dan mereka mengklaim bahwa mereka orang-orang yang hijrah kemudian setelah itu mereka membelot.Kemudian mereka kembali ke Makkah dengan membawa barang dagangan untuk berdagang di Makkah. Kemudian mereka menemui Hilal bin Uwaimir yaitu sekutu Nabi, dia adalah orang yang menahan diri untuk membunuh orang mukmin, sehingga mereka tidak jadi berperang dengan ayat ini.
Sumber: https://tafsirweb.com/1622-surat-an-nisa-ayat-90.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 88-91 Allah berfirman seraya menegur orang-orang mukmin terkait perbedaan mereka tentang orang-orang munafik berdasarkan dua pandangan, sehingga mereka berselisih kaarena hal tersebut.Imam Ahmad meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit bahwa Rasulullah ﷺ keluar untuk melakukan perang Uhud, kemudian beberapa orang yang ikut dengan beliau kembali, dan di antara sahabat Rasulullah ada dua kelompok. Ada kelompok yang berkata, “Kita harus membunuh mereka,” sedangkan kelompok lain berkata, “Tidak, mereka adalah orang-orang mukmin.” Lalu Allah menurunkan firmanNya, (Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik) lalu Rasulullah ﷺ bersabda, “Itu merupakan sesuatu yang baik dan itu menghilangkan kejelekan, sebagaimana pandai besi menghilangkan kotoran perak" Firman Allah, (padahal Allah telah membalikkan mereka disebabkan usaha mereka sendiri) yaitu Allah membalikkan dan menjerumuskan mereka ke dalam kesalahan. Ibnu Abbas berkata: (telah membalikkan mereka) yaitu menjerumuskan mereka.Qatadah berkata: membinasakan mereka. As-Suddi berkata: menyesatkan mereka. Firman Allah: (disebabkan usaha mereka sendiri) yaitu, karena kemaksiatan dan pertentangan mereka terhadap Rasulallah ﷺ, dan karena mengikuti kebathilan. (Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah?) yaitu tidak ada jalan baginya dan tidak ada yang bisa membimbingnya petunjuk (Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka)) yaitu mereka ingin agar kalian tersesat seperti mereka, sehingga kalian menjadi sama seperti mereka.Hal itu karena kebencian dan permusuhan mereka terhadap kalian. Oleh karena itu, Allah berfirman: (Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah.Maka jika mereka berpaling) yaitu tidak mau berhijran seperti yang dikatakan oleh Al-Aufi dari Ibnu Abbas. As-Suddi berkata: mereka menampakkan kekufuran mereka. (tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong) janganlah kalian meminta perlindungan dan pertolongan kepada mereka untuk menghadapi musuh-musuh Allah selama mereka tetap seperti itu. Kemudian Allah membuat pengecualian bagi sekelompok orang dari mereka, Dia berfirman : (kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian) yaitu kecuali orang-orang yang mencari perlindungan dan berpihak kepada suatu kaum yang memiliki perjanjian gencatan senjata dengan kalian, atau perjanjian damai.Maka perlakukan mereka sesuai dengan perjanjian tersebut. Ini adalah pendapat As-Suddi, Ibnu Zaid, dan Ibnu Jarir. Dalam kitab shahih Imam Bukhari, tentang kisah perjanjian Hudaibiyah, ada satu kelompok yang ingin berdamai dengan suku Quraisy dan mengikuti perjanjian mereka, dan ada ingin berdamai dengan Nabi Muhammad ﷺ beserta sahabat-sahabatnya dan mengikuti perjanjian mereka.Firman Allah: (atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya) Mereka adalah kaum lain yang dikecualikan dari perintah untuk memerangi mereka, dan mereka adalah orang-orang yang datang dalam barisan dengan keadaan hati yang sempit, yaitu merasa tidak nyaman untuk memerangi kalian, mereka juga tidak ingin berperang bersama kalian melawan kaumnya. Mereka tidak berpihak kepada kalian dan tidak pula mau menyerang kalian. (Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu) yaitu dari kelembutanNya kepada kalian Dia menahan mereka untuk menyerang kalian (tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu) yaitu perdamaian (maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka) yaitu jalian tidak bisa memerangi mereka selama keadaan mereka seperti itu. Mereka itu seperti sekumpulan orang yang keluar pada hari perang Badar, yang berasal dari Bani Hasyim yang datang bersama orang-orang musyrik.Mereka menghadiri peperangan, namun mereka membenci hal itu, seperti Abbas, dan orang-orang sepertinya. Oleh karena itu Nabi ﷺ saat itu melarang untuk membunuh Abbas dan memerintahkan untuk menawannya saja. Firman Allah: (Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya.Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya) mereka itu menampakkan seseuatu seperti orang yang ada di hadapan mereka, akan tetapi niat mereka berbeda. Mereka itu adalah orang-orang munafikyang menampakkan kepada Nabi ﷺ dan para sahabatnya bahwa mereka masuk Islam agar menjadi aman apa yang ada di sisi mereka yang berupa nyawa, harta, dan keturunan mereka. Mereka juga bersekongkol dengan orang-orang kafir secara diam-diam, beribadah bersama mereka agar mereka juga aman dengan orang-orang kafir itu secara rahasia.Sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan bila mereka kembali kepada setan-setan mereka, mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok") (Surah Al-Baqarah: 14).Dan di sini Allah berfirman (Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya) yaitu mereka bersungguh-sungguh di dalamnya عليه السلام-Suddi berkata: "fitnah” merujuk pada kemusyrikan" Oleh karena itu, Allah berfirman: (Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu) yaitu gencatan senjatan dan perdamaian (serta (tidak) menahan tangan mereka) dari berperang, (maka tawanlah mereka) tawanlah mereka (dan bunuhlah mereka dimana pun kamu menemui mereka) yaitu dimana pun kalian menemui mereka (dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka) yaitu penjelasan yang nyata.
Sumber: https://tafsirweb.com/1622-surat-an-nisa-ayat-90.html
Informasi
Surat
النساۤء (An-Nisa')
Wanita — 176 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
90 dari 176 ayat
Juz
Juz 5
Halaman
Halaman 92
Ruku
Ruku 73
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 19 (37/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-583 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-4