الّيل (Al-Lail)
Per AyatMushaf
الَّذِيْ
orang-orang yang
كَذَّبَ
mendustakan
وَتَوَلّٰىۗ
dan berpaling
﴿١٦﴾
yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).
6074 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
15-16. Tidak memasukinya kecuali orang yang benar-benar sengsara, Yang mendustakan nabi Allah, Muhammad shalallohu alaihi wasallam ,berpaling dari iman kepada Allah dan rasul NYA, serta tidak mematuhi keduanya.
Sumber: https://tafsirweb.com/12784-surat-al-lail-ayat-16.html
Tafsir as-Sa'di
14-16. “Maka Kami memperingatkan kamu dengan api yang menyala-nyala,” yakni yang berkobar. “Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka, yang mendustakan” kebaikan, “dan berpaling” dari perintah.
Sumber: https://tafsirweb.com/12784-surat-al-lail-ayat-16.html
Tafsir Al-Wajiz
16. (Yaitu) pembenci yang berdusta tentang Al-Qur’an dan menjauh dari keimanan kepada Tuhannya, utusanNya dan ketaatan kepadaNya
Sumber: https://tafsirweb.com/12784-surat-al-lail-ayat-16.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 12-21 Qatadah berkata tentang firmanNya: (Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk (12)) yaitu Kami menjelaskan yang halal dan yang haram. Selain Qatadah berkata bahwa barang siapa yang menempuh petunjuk, maka dia akan sampai kepada Allah. Dia menjadikannya sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus) (Surah An-Nahl: 9) Hal ini diriwayatkan Ibnu Jarir.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia (13)) yaitu semuanya adalah milik Kami, dan Akulah yang mengatur keduanya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka Kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala (14)) Mujahid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah bergejolak. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka (15)) yaitu tidak ada yang dijerumuskan ke dalamnya sehingga diliputi api neraka dari segala penjuru kecuali hanya orang yang paling celaka.Kemudian menjelaskannya, jadi Allah berfirman: (yang mendustakan) yaitu, dengan hatinya (dan berpaling) yaitu semua anggota tubuhnya tidak mau mengamalkannya.Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,”Semua umatku akan masuk surga pada hari kiamat, kecuali orang yang membangkang” Mereka bertanya,"Siapakah orang yang membangkang itu, wahai Rasulullah ﷺ?" Maka beliau ﷺ menjawab: “Barang siapa yang taat kepadaku, maka masuk surga; dan barangsiapa durhaka kepadaku, maka dia membangkang” Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu (17)) yaitu akan dijauhkan dari neraka orang yang bertakwa dan orang yang paling bertakwa, kemudian dijelaskan dengan firmanNya: ((yaitu) yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya (18)) yaitu membelanjakan hartanya untuk ketaatan kepada Tuhannya, untuk mensucikan diri, harta dan segala sesuatu yang dikaruniakan Allah kepadanya berupa agama dan dunia (padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya (19)) yaitu, bukan untuk membalas hartanya yang pernah diberikan orang lain kepadanya, melainkan dia mengeluarkannya hanya (tetapi semata-mata karena mencari keridhaan Tuhannya Yang Maha Tinggi (20)) yaitu hanya semata-mata karena mengharapkan untuk dapat melihat Allah di akhirat di dalam taman-taman surga. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan (21)) yaitu orang yang disifati dengan sifat-sifat ini akan diridhai.
Sumber: https://tafsirweb.com/12784-surat-al-lail-ayat-16.html
Informasi
Surat
الّيل (Al-Lail)
Malam — 21 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
16 dari 21 ayat
Juz
Juz 30
Halaman
Halaman 596
Ruku
Ruku 534
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 119 (238/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-6074 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-92