القدر (Al-Qadr)
Per AyatMushaf
اِنَّآ
sesungguhnya
اَنْزَلْنٰهُ
Kami telah menurunkannya
فِيْ
pada
لَيْلَةِ
malam
الْقَدْرِ
kemuliaan
﴿١﴾
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar.
6126 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami menurunkan al-qu’an dimalam yang mulia dan utama, yaitu salah satu malam dibulan Ramadhan.
Sumber: https://tafsirweb.com/12905-surat-al-qadr-ayat-1.html
Tafsir as-Sa'di
1. Allah berfirman menjelaskan keutamaan al-Quran dan tingginya derajat al-Quran. “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Quran) pada malam kemuliaan.” Hal itu karena Allah mulai menurunkan al-Quran di bulan Ramadhan pada malam qadar, dengannya Allah merahmati seluruh hamba secara umum yang tidak mampu dihargai oleh manusia.Disebut malam qadar karena agungnya kemuliaan malam itu dan keutamaannya di sisi Allah, karena pada malam itu Allah menentukan ajal, rizki, dan ketentuan-ketentuan takdir selama satu tahun.
Sumber: https://tafsirweb.com/12905-surat-al-qadr-ayat-1.html
Tafsir Al-Wajiz
1. Sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Qur’an. Awal turunnya Al-qur’an adalah di malam yang agung dan penuh kemuliaan di antara malam-malam bulan Ramadhan
Sumber: https://tafsirweb.com/12905-surat-al-qadr-ayat-1.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-5 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia menurunkan Al-Qur'an di malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh keberkahan, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkati) (Surah Ad-Dukhan: 3) yaitu Lailatul Qadar yang ada dalam bulan Ramadhan, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan)Al-Qur’an) (Surah Al-Baqarah: 185) Ibnu Abbas dan lainnya berkata bahwa Allah سبحانه وتعالى menurunkan Al-Qur'an sekaligus dari Lauhil Mahfuz ke Baitul 'Izzah di langit dunia.Kemudian diturunkan secara terpisah-pisah sesuai dengan kejadian-kejadian dalam masa dua puluh tiga tahun kepada Rasulullah ﷺ. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengagungkan perkara Lailatul Qadar yang dikhususkan dengan diturunkan di dalamnya. Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? (2) Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan (3)) Karena melakukan ibadah di malam Lailatul Qadar sebanding pahala melakukan ibadah selama seribu bulan, telah disebutkan di dalam hadits shahih Bukhari Muslim dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,”Barangsiapa yang melakukan shalat di malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mengharapkan pahala Allah, maka diampunilah baginya semua dosanya yang terdahulu” Firman Allah: (Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan (4)) yaitu banyak malaikat yang turun di malam kemuliaan ini karena banyaknya keberkahannya.Dan para malaikat turun bersamaan dengan turunnya keberkahan dan rahmat, sebagaimana mereka turun ketika Al-Qur'an dibacakan dan mengelilingi perkumpulan yang melakukan dzikir dan meletakkan sayap mereka menaungi orang yang menuntut ilmu dengan benar karena menghormatinya. Adapun tentang kata “ar-ruh” di sini, dikatakan bahwa yang dimaksud adalah malaikat Jibril yang hal ini termasuk “athaf khas ‘alal ‘am”. Dikatakan juga bahwa “ar-ruh” adalah malaikat tertentu, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam surah An-Naba’.Hanya Allah yang lebih Mengetahui. Diriwayatkan dari Mujahid tentang firmanNya: (Malam itu (penuh) kesejahteraan) dia berkata, yaitu penuh keselamatan, setan tidak mampu berbuat keburukan atau melakukan gangguan padanya. Qatadah dan lainnya berkata yaitu semua urusan ditetapkan di dalamnya dan semua ajal serta rezeki ditakdirkan, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah (4)) (Surah Ad-Dukhan) Firman Allah: (Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar (5)) diriwayatkan dari Asy-Sya'bi tentang firmanNya: (untuk mengatur segala urusan (4) Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar (5)) dia berkata yaitu salamnya para malaikat di malam Lailatul Qadar kepada orang-orang yang ada di dalam masjid sampai fajar terbit.Qatadah dan Ibnu Zaid berkata tentang firmanNya: (malam itu (penuh) kesejahteraan) yaitu semuanya baik, tidak ada suatu keburukan pada malam itu sampai matahari terbit
Sumber: https://tafsirweb.com/12905-surat-al-qadr-ayat-1.html
Informasi
Surat
القدر (Al-Qadr)
Kemuliaan — 5 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
1 dari 5 ayat
Juz
Juz 30
Halaman
Halaman 598
Ruku
Ruku 539
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 120 (239/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-6126 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-97