الزلزلة (Az-Zalzalah)
Per AyatMushaf
وَقَالَ
dan berkata
الْاِنْسَانُ
manusia
مَا
apa
لَهَاۚ
ia
﴿٣﴾
Dan manusia bertanya, “Apa yang terjadi pada bumi ini?”
6141 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
1-3. Apabila bumi diguncang dengan dahsyat, Bumi mengeluarkan isi perutnya, yaitu orang orang mati dan kekayaannya. Dan manusia bertanya tanya ketakutan, ”apa yang terjadi padanya?”
Sumber: https://tafsirweb.com/12936-surat-az-zalzalah-ayat-3.html
Tafsir as-Sa'di
3. “Dan manusia bertanya,” ketika melihat hal-hal besar yang menimpa bumi karena begitu besarnya peristiwa itu, “Mengapa bumi (jadi begini)?” yakni apa yang menimpanya?
Sumber: https://tafsirweb.com/12936-surat-az-zalzalah-ayat-3.html
Tafsir Al-Wajiz
3-4. Maka orang kafir yang terkejut dengan hal yang dia ingkari itu berkata: “Apa yang membuat bumi mengalami guncangan ini”. Dia terkejut dengan kondisi genting ini.Pada hari itu, bumi mengabarkan beritanya, dia berbicara menggunakan situasi atau ungkapan itu, untuk menyampaikan firman Allah سبحانه وتعالى melalui semua hal yang dialaminya baik kebaikan maupun keburukan
Sumber: https://tafsirweb.com/12936-surat-az-zalzalah-ayat-3.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-8 (Apabila bumi diguncangkan dengan seguncang-guncangnya (yang dahsyat) (1)) yaitu bergerak dan bergetar dari bagian bawahnya (dan bumi mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya (2)) yaitu mengeluarkan orang-orang mati dari dalamnya. Pendapat itu dikatakan beberpaa ulama Salaf, dan ini sebagaimana firmanNya: (Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan kalian; sesungguhnya keguncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat) (1)) (Surah Al-Hajj) sebagaimana firmanNya: (dan apabila bumi diratakan (3) dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong (4)) (Surah Al-Insyiqaq) Firman Allah: (dan manusia bertanya, "Mengapa bumi (jadi begini)?” (3)) yaitu heran dengan keadaannya, padahal sebelumnya bumi tenang, kokoh, dan stabil, dan manusia diam di atas permukaannya. yaitu, keadaannya berbalik, saat itu bumi bergerak dan berguncang.Telah datang kepadanya perintah Allah سبحانه وتعالى yang memerintahkan kepadanya untuk melakukann guncangan yang tidak bisa dielakkan lagi. Kemudian bumi mengeluarkan semua orang mati yang ada dalam perutnya dari kalangan orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian. Saat itulah manusia heran dengan keadaan bumi, karena bumi diganti dengan bumi yang lain, begitu juga langit; lalu mereka digiring untuk menghadap kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Menang.Firman Allah: (pada hari itu bumi menceritakan beritanya (4)) yaitu memberitahukan tentang apa yang dilakukan oleh orang-orang yang tinggal permukaannya. Firman Allah: (karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya (5)) Imam Bukhari berkata bahwa kalimat “auha laha” dan “wa auha ilaiha” serta “waha laha” dan “waha ilaiha” itu sama. Demikian juga dikatakan Ibnu Abbas, bahwa (auha laha) itu sama dengan auha ilaiha.Makna yang tampak adalah bahwa ini mengandung makna mengizinkan kepadanya. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (pada hari itu bumi menceritakan beritanya (4)) dia berkata yaitu Tuhannya berfirman kepadanya,'"Berbicaralah" maka saat itu juga bumi berbicara. Mujahid berkata tentang firmanNya (auha laha) yaitu memerintahkan kepadanya.Firman Allah: (Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam) yaitu mereka kembali dari tempat penghisaban (dalam keadaan yang bermacam-macam) yaitu dalam keadaan bermacam-macam, ada yang celaka dan yang berbahagia. Para malaikat diperintahkan untuk membawa ke surga, dan membawa ke neraka. Firman Allah سبحانه وتعالى: (supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka) yaitu agar mereka mengetahui dan mendapat balasan dari apa yang telah mereka perbuat di dunia, dari yang baik dan yang buruk.Oleh karena itu Allah berfirman: (Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya (7) Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula (8)) Disebutkan dalam hadits shahih Bukhari disebutkan dari Adi secara marfu',”Hindarilah neraka, sekalipun dengan separuh buah kurma, dan sekalipun dengan kalimat yang baik” dan hadits shahih,”Jangan sekali-kali kamu meremehkan sesuatupun dari kebaikan, sekalipun kamu menuangkan sebagian air dari wadahmu ke wadah orang yang meminta minum, dan sekalipun kamu menyambut saudaramu dengan wajah yang berseri-seri”
Sumber: https://tafsirweb.com/12936-surat-az-zalzalah-ayat-3.html
Informasi
Surat
الزلزلة (Az-Zalzalah)
Guncangan — 8 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
3 dari 8 ayat
Juz
Juz 30
Halaman
Halaman 599
Ruku
Ruku 541
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 120 (239/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-6141 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-99