الزلزلة (Az-Zalzalah)

Per AyatMushaf
يَوْمَىِٕذٍ
pada hari itu
يَّصْدُرُ
keluar
النَّاسُ
manusia
اَشْتَاتًا
bermacam-macam
ەۙ
لِّيُرَوْا
untuk mereka lihat
اَعْمَالَهُمْۗ
amal-amal mereka
﴿٦﴾
Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya.
6144 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Pada hari itu, seluruh manusia pulang ketempat perhitungan amal dalam kelompok kelompok yang beragam, agar Allah memperlihatkan kepada mereka apa yang mereka lakukan, kebaikan-kebaikan atau keburukan-keburukan, lalu membalas mereka atasnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/12940-surat-az-zalzalah-ayat-6.html

Tafsir as-Sa'di

6. “Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya,” menuju tempat pemberhentian kiamat ketika Allah memutuskan perkara di antara mereka, “dalam keadaan yang bermacam-macam,” yakni bermacam-macam golongan, “supaya diperlihatkan kepada mereka balasan pekerjaan mereka,” yakni supaya Allah memberitahukan perbuatan baik atau buruk yang mereka lakukan dan memberitahukan balasannya dengan sempurna.

Sumber: https://tafsirweb.com/12940-surat-az-zalzalah-ayat-6.html

Tafsir Al-Wajiz

6-7. Pada hari itu, manusia keluar dari kuburnya menuju tempat penghitungan (amal) secara terpisah untuk diperlihatkan oleh Allah kepada balasan perbuatan mereka yaitu surga atau neraka. Jadi barangsiapa melakukan suatu kebaikan di dunia seberat dzarrah (semut kecil), maka dia akan mengetahui balasannya di akhirat.Imam Bukhari dan Imam Muslim mengatakan dari Abu Hurairah bahwa sesungguhnya Rasulallah ﷺ menamai ayat ini sebagai ayat yang sangat dahsyat secara keseluruhannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/12940-surat-az-zalzalah-ayat-6.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-8 (Apabila bumi diguncangkan dengan seguncang-guncangnya (yang dahsyat) (1)) yaitu bergerak dan bergetar dari bagian bawahnya (dan bumi mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya (2)) yaitu mengeluarkan orang-orang mati dari dalamnya. Pendapat itu dikatakan beberpaa ulama Salaf, dan ini sebagaimana firmanNya: (Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan kalian; sesungguhnya keguncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat) (1)) (Surah Al-Hajj) sebagaimana firmanNya: (dan apabila bumi diratakan (3) dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong (4)) (Surah Al-Insyiqaq) Firman Allah: (dan manusia bertanya, "Mengapa bumi (jadi begini)?” (3)) yaitu heran dengan keadaannya, padahal sebelumnya bumi tenang, kokoh, dan stabil, dan manusia diam di atas permukaannya. yaitu, keadaannya berbalik, saat itu bumi bergerak dan berguncang.Telah datang kepadanya perintah Allah سبحانه وتعالى yang memerintahkan kepadanya untuk melakukann guncangan yang tidak bisa dielakkan lagi. Kemudian bumi mengeluarkan semua orang mati yang ada dalam perutnya dari kalangan orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian. Saat itulah manusia heran dengan keadaan bumi, karena bumi diganti dengan bumi yang lain, begitu juga langit; lalu mereka digiring untuk menghadap kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Menang.Firman Allah: (pada hari itu bumi menceritakan beritanya (4)) yaitu memberitahukan tentang apa yang dilakukan oleh orang-orang yang tinggal permukaannya. Firman Allah: (karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya (5)) Imam Bukhari berkata bahwa kalimat “auha laha” dan “wa auha ilaiha” serta “waha laha” dan “waha ilaiha” itu sama. Demikian juga dikatakan Ibnu Abbas, bahwa (auha laha) itu sama dengan auha ilaiha.Makna yang tampak adalah bahwa ini mengandung makna mengizinkan kepadanya. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (pada hari itu bumi menceritakan beritanya (4)) dia berkata yaitu Tuhannya berfirman kepadanya,'"Berbicaralah" maka saat itu juga bumi berbicara. Mujahid berkata tentang firmanNya (auha laha) yaitu memerintahkan kepadanya.Firman Allah: (Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam) yaitu mereka kembali dari tempat penghisaban (dalam keadaan yang bermacam-macam) yaitu dalam keadaan bermacam-macam, ada yang celaka dan yang berbahagia. Para malaikat diperintahkan untuk membawa ke surga, dan membawa ke neraka. Firman Allah سبحانه وتعالى: (supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka) yaitu agar mereka mengetahui dan mendapat balasan dari apa yang telah mereka perbuat di dunia, dari yang baik dan yang buruk.Oleh karena itu Allah berfirman: (Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya (7) Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula (8)) Disebutkan dalam hadits shahih Bukhari disebutkan dari Adi secara marfu',”Hindarilah neraka, sekalipun dengan separuh buah kurma, dan sekalipun dengan kalimat yang baik” dan hadits shahih,”Jangan sekali-kali kamu meremehkan sesuatupun dari kebaikan, sekalipun kamu menuangkan sebagian air dari wadahmu ke wadah orang yang meminta minum, dan sekalipun kamu menyambut saudaramu dengan wajah yang berseri-seri”

Sumber: https://tafsirweb.com/12940-surat-az-zalzalah-ayat-6.html

Informasi

Surat

الزلزلة (Az-Zalzalah)

Guncangan — 8 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

6 dari 8 ayat

Juz

Juz 30

Halaman

Halaman 599

Ruku

Ruku 541

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 120 (239/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-6144 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-99