الهمزة (Al-Humazah)
Per AyatMushaf
ۨالَّذِيْ
yang
جَمَعَ
mengumpulkan
مَالًا
harta
وَّعَدَّدَهٗۙ
dan dia menghitungnya
﴿٢﴾
yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,
6181 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Orang yang kesibukannya hanya mengumpulkan harta dan menghitungnya
Sumber: https://tafsirweb.com/13021-surat-al-humazah-ayat-2.html
Tafsir as-Sa'di
2. Dan di antara sifat pengumpat dan pencela itu adalah tidak mempunyai obsesi lain selain mengumpulkan, menghitung, dan iri dengan harta, namun tidak memiliki keinginan untuk diinfakkan di jalan kebaikan, menyambung tali silaturahim, dan lainnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/13021-surat-al-humazah-ayat-2.html
Tafsir Al-Wajiz
2. Dia adalah orang yang mengumpulkan harta benda terus-menerus dan senang menghitung-hitungnya. Hal inilah yang membuat mereka mencela orang lain dan merendahkan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/13021-surat-al-humazah-ayat-2.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-9 “Al-hammaz” dilakukan dengan ucapan dan “al-lammaz”dilakukan dengan perbuatan. yaitu mencela dan merendahkan orang lain. Penjelasan tentang hal itu telah disebutkan dalam firmanNya: (yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur hasutan (11)) (Surah Al-Qalam) Ibnu Abbas berkata bahwa (humazah lumazah) adalah orang yang suka mencela dan membuka aib.Ar-Rabi' bin Anas berkata bahwa “al-humazah” adalah orang yang mencela di depan, sedangkan “al-lumazah” adalah mencela dari belakang. Qatadah berkata bahwa itu adalah mencela orang lain dengan lisan dan matanya, dan suka mengumpat serta menjatuhkan orang lain. Mujahid berkata bahwa “Al-humazah” itu dilakukan tangan dan mata, sedangkan “Al-lumazah” itu dengan lisan.Demikian juga dikatakan Ibnu Zaid. Mujahid berkata bahwa ayat ini umum. Firman Allah: (yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya (2)) yaitu mengumpulkan sebagiannya atas sebagian lain dan menghitung jumlahnya, sebagaimana firmanNya: (Serta mengumpulkan (harta benda), lalu menyimpannya (18)) (Surah Al-Ma'arij) Pendapat itu dikatak Ibnu Jarir.Firman Allah: (dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya (3)) yaitu, mengira bahwa dengan mengumpulkan harta, maka itu akan membuatnya kekal di dunia ini, (Sekali-kali tidak!) yaitu perkaranya tidak seperti yang dia kira dan duga. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Hutamah) yaitu, sungguh orang yang menghimpun dan menghitung-hitung harta akan dicampakkan ke dalam Hutamah. Itu adalah salah satu nama neraka, karena ia meremuk redamkan orang yang dimasukkan ke dalamnya.Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan tahukah kamu apa Hutamah itu? (5) (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan (6) yang (membakar) sampai ke hati (7)) Tsabit Al-Bannani berkata bahwa itu membakar mereka sampai ke hati, sedangkan mereka dalam keadaan hidup.Firman Allah: (Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka (8)) yaitu ditutup rapat, sebagaimana yang dijelaskan dalam tafsir surah Al-Balad. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ((sedangkan mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang (9)) yaitu pintu-pintu yang merupakan tiang–tiang panjang Abu Shalih berkata tentang firmanNya: ((sedangkan mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang (9)) yaitu belenggu-belenggu yang memanjang.
Sumber: https://tafsirweb.com/13021-surat-al-humazah-ayat-2.html
Informasi
Surat
الهمزة (Al-Humazah)
Pengumpat — 9 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
2 dari 9 ayat
Juz
Juz 30
Halaman
Halaman 601
Ruku
Ruku 546
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 120 (240/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-6181 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-104