اللهب (Al-Lahab)

Per AyatMushaf
فِيْ
pada
جِيْدِهَا
lehernya
حَبْلٌ
tali
مِّنْ
dari
مَّسَدٍ
sabut
ࣖ
﴿٥﴾
Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.
6221 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dileher istrinya ada tali yang kuat dari sabut yang kasar dan keras, dia diangkat dengannya di dalam api neraka jahanam kemudian di lemparkan kebawahnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/13098-surat-al-lahab-ayat-5.html

Tafsir as-Sa'di

3-5. “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak,” yakni neraka akan mengelilinginya dari segenap penjuru, dia “dan istrinya, pembawa kayu bakar.” Istrinya juga amat menyakiti Rasulullah. Abu lahab dan istrinya saling bahu membahu dalam dosa dan permusuhan. Ia menimpakan keburukan dan berusaha sekuat tenaga menyakiti Rasulullah sehingga dosa-dosanya menumpuk di atas punggungnya, sama seperti orang yang menumpuk kayu bakar dengan tali yang telah disiapkan di lehernya, “dari sabut,” yaitu dari pintalan sabut atau ia membawa kayu bakar di neraka untuk suaminya dengan mengalungi tali dari sabut di lehernya.Bagaimana pun juga dalam ayat ini terdapat tanda-tanda kebesaran Allah yang nyata, karena allah menurunkan surat ini ketika Abu Lahab dan istrinya belum mati. Allah memberitahukan bahwa keduanya akan disiksa di neraka dan itu pasti. Sebagai konsekuensinya, keduanya tidak masuk Islam.Dan terjadilah seperti yang diberitahukan oleh Dzat Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata.

Sumber: https://tafsirweb.com/13098-surat-al-lahab-ayat-5.html

Tafsir Al-Wajiz

4-5. Begitu juga Istrinya Ummu Jamil, yaitu saudara perempuan Abu Sufyan akan masuk neraka Jahanam bersamanya. Dia adalah wanita yang memikul batang-batang pohon berduri dan meletakkannya di jalan (yang dilewati) Rasulallah ﷺ untuk menyakitinya.Kata “Hammalah” I’rabnya adalah manshub oleh fiil yang dikira-kirakan, yaitu “Uriidu” (aku menghendaki) atau “Adzummu” (aku mengecam). Di lehernya terdapat tali yang terbuat dari serat yang dililitkan sangat kencang. Dia disiksa dengan itu di dalam neraka.

Sumber: https://tafsirweb.com/13098-surat-al-lahab-ayat-5.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-5 Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi ﷺ keluar menuju ke lembah Batha, lalu menaiki bukit dan berseru,"Awas ada musuh di pagi hari!" Maka orang-orang Quraisy berkumpul kepadanya dan beliau bersabda: "Bagaimanakah pendapat kalian jika aku sampaikan berita kepada kalian bahwa musuh akan datang menyerang kalian di pagi atau petang hari, apakah kalian akan percaya kepadaku?” Mereka menjawab, "Ya” Nabi ﷺ bersabda, "Maka sesungguhnya aku memperingatkan kepada kalian akan datangnya azab yang keras” Maka Abu Lahab berkata, "Celakalah kamu ini, apakah karena ini kamu mengumpulkan kami?" Maka Allah سبحانه وتعالى menurunkan firmanNya: (Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa (1)) sampai akhir surat Pendapat pertama adalah kutukan terhadapnya, sedangkan yang kedua menunjukkan pemberitahuan tentangnya. Abu Lahab adalah salah seorang paman Rasulullah ﷺ, namanya adalah Abdul Uzza bin Abdul Muthalib, dan gelarnya adalah Abu Utbah. Sesungguhnya dia dijuluki Abu Lahab hanya karena wajahnya yang cerah.Dia adalah orang yang banyak menyakiti Rasulullah ﷺ, sangat membenci, meremehkan, dan memojokkan beliau dan agama beliau. Firman Allah سبحانه وتعالى (Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa (1)) yaitu merugi, kecewa, dan sia-sialah amal perbuatan dan usahanya (dan sesungguhnya dia akan binasa) yaitu sesungguhnya dia celaka dan telah nyata merugi dan binasa. Firman Allah: (Tidaklah berfaedah kepadanya harta benda dan apa yang ia usahakan (2)) Ibnu Abbas dan lainnya berkata tentang firmanNya: (dan apa yang ia usahakan) yaitu, anaknya.Diriwayatkan hal yang semisal dari Aisyah, Mujahid, ‘Atha’, Al-Hasan, dan Ibnu Sirin. Firman Allah: (Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (3)) yaitu neraka yang apinya bergejolak, menyala dahsyat, dan sangat membakar (Dan (begitu pula) istrinya pembawa kayu bakar (4)) Istrinya dari kalangan pemimpin wanita Quraisy yaitu Ummu Jamil. Nama aslinya adalah Arwah binti Harb bin Umayyah, saudara perempuan Abu Sufyan.Dia membantu suaminya dalam kekafiran dan keingkaran. Oleh karena itu pada hari kiamat dia menjadi pembantu yang mengazabnya di neraka Jahanam. Oleh karena itu Allah berfirman: (pembawa kayu bakar (4) yang di lehernya ada tali dari sabut (5)) yaitu memanggul kayu bakar, lalu melemparkannya kepada suaminya untuk menambah api yang membakarnya.Istrinya diciptakan untuk itu dan disediakan untuk membantu mengazabnya. (Yang di lehernya ada tali dari sabut (5)) Mujahid dan Urwah berkata bahwa maknanya adalah berupa api neraka. Diriwayatkan dari Mujahid, Qatadah, dan As-Suddi tentang firmanNya: (pembawa kayu bakar) yaitu istrinya gemar berjalan menghamburkan hasutan. Pendapat yang benar adalah yang pertama; hanya Allah yang lebih Mengetahui.

Sumber: https://tafsirweb.com/13098-surat-al-lahab-ayat-5.html

Informasi

Surat

اللهب (Al-Lahab)

Api Yang Bergejolak — 5 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

5 dari 5 ayat

Juz

Juz 30

Halaman

Halaman 603

Ruku

Ruku 553

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 120 (240/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-6221 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-111