النساۤء (An-Nisa')

Per AyatMushaf
يٰٓاَيُّهَا
wahai
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوْا
beriman
لَا
jangan
تَتَّخِذُوا
kamu mengambil
الْكٰفِرِيْنَ
orang-orang kafir
اَوْلِيَاۤءَ
pelindung
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
الْمُؤْمِنِيْنَ
orang-orang mukmin
ۚ
اَتُرِيْدُوْنَ
apakah kamu ingin
اَنْ
bahwa
تَجْعَلُوْا
kalian jadikan
لِلّٰهِ
bagi Allah
عَلَيْكُمْ
atas kalian
سُلْطٰنًا
alasan/kekuasaan
مُّبِيْنًا
nyata
﴿١٤٤﴾
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin selain dari orang-orang mukmin. Apakah kamu ingin memberi alasan yang jelas bagi Allah (untuk menghukummu)?
637 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulNya serta menjalankan syariatNya, janganlah kalian memberikan loyalitas kepada orang-orang yang ingkar kepada agama Allah dan kalian tinggalkan sikaf loyal dan cinta kasih kepada kaum mukminin. Apakah kalian ingin dengan cinta kalian kepada musuh-musuh kalian,untuk memberi alasan yang jelas bagi Allah atas ketidak jujuran kalian dalam keimanan kalian?

Sumber: https://tafsirweb.com/1676-surat-an-nisa-ayat-144.html

Tafsir as-Sa'di

144. Tatkala Allah menyebutkan bahwa diantara sipat-sipat orang munafik itu adalah menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dan penolong dengan meninggalkan orang yang beriman, Allah melarang hamba-hambaNya yang beriman untuk menghiasi diri mereka dengan sipat yang jelek tersebut, dan melarang mereka menyerupai orang-orang munafik. Karena hal itu mengaruskan kalian ” mengadakan alasan yang nyata bagi Allah untuk menyiksamu,” Artinya hujjah yang kelas untuk menghukum kalian.Karena Allah telah mengingatkan kita dan telah mengancam kita dari hal tersebut, dan telah memberitakan tentang kemudharatannya, maka menempuh jalan tersebut setelah itu semua mengharuskan adanya hukuman. Dan pada ayat yang milia ini terdapat dalil tentang kesempurnaan keadilan Allah, dan tidaklah menyiksa seseorang sebelum ditegakan hujjah atas mereka, dan disinai ada peringatan keras dari kemaksiatan karena pelakunya telah mengadakan alasan yang nyata untuk di siksa oleh Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/1676-surat-an-nisa-ayat-144.html

Tafsir Al-Wajiz

144 Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang-orang kafir menjadi teman dekat dan penolong dengan mencintai mereka, di sisi lain dengan meninggalkan orang-orang mukmin sebagaimana yang dilakukan orang munafik. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah atas kelemahan iman kalian sehingga kalian berhak menerima siksa sebab kalian menjadikan orang kafir sebagai penolong kalian?

Sumber: https://tafsirweb.com/1676-surat-an-nisa-ayat-144.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 144-147 Allah سبحانه وتعالى melarang hamba-hambaNya yang mukmin untuk menjadikan orang-orang kafir sebagai teman dekat daripada orang-orang mukmin, yaitu saling berteman, saling memberi nasehat, membagikan rahasia dengan mereka, dan mengungkapkan hal-hal yang tersembunyi dari orang-orang mukmin kepada mereka. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap siksaNya) (Surah Al-Imran: 28) yaitu Dia memperingatkan kalian tentang hukumanNya jika kalian melanggar laranganNya.Oleh karena itu, di sini Allah berfirman, (Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah?) yaitu alasan untuk memberikan hukumanNya atas kalian Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya (alasan yang nyata) bahwa setiap “Sulthan” dalam Al-Quran adalah hujjah.Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan kepada kita (Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka) yaitu pada hari kiamat sebagai balasan atas kekufuran mereka yang keras. Al-Walibi meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa tentang firmanNya (tingkatan yang paling bawah dari neraka) yaitu bagian paling bawah neraka. Ulama’ lainnya berkata bahwa neraka itu memiliki beberapa tingkatan sebagaimana surga juga memiliki beberapa tingkata.Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud tentang firmanNya (Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka) Dia berkata,"Di dalam peti dari api neraka yang tertutup rapat di atas mereka" Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahu bahwa siapa saja di antara mereka yang bertaubat di dunia, maka Allah akan menerima taubatnya dan menerima penyesalannya ketika dia bertaubat dengan ikhlas, memperbaiki amalnya, dan bersungguh-sungguh mengikuti perintahNya. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah) yaitu mereka mengganti riya' dengan ikhlas, sehingga amal mereka akan bermanfaat bagi mereka walaupun sedikit. (Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman) yaitu termasuk golongan mereka pada hari kiamat. (dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahu ketidakbutuhannya dari segala hal selain Dia, dan Dia akan menyiksa hamba-hambaNya karena dosa-dosa mereka. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman?) yaitu jika kalian memperbaiki amal kalian dan beriman kepada Allah dan RasulNya. (Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui) yaitu siapa saja yang bersyukur kepadaNya maka Dia akan memberikan rasa syukur kepadanya, dan siapa saja yang hatinya beriman kepadaNya, maka Dia mengetahui hal itu dan membalasnya dengan pahala yang melimpah atas keimanan itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/1676-surat-an-nisa-ayat-144.html

Informasi

Surat

النساۤء (An-Nisa')

Wanita — 176 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

144 dari 176 ayat

Juz

Juz 5

Halaman

Halaman 101

Ruku

Ruku 82

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 20 (40/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-637 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-4