النساۤء (An-Nisa')
Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
الْمُنٰفِقِيْنَ
orang-orang munafik
فِى
dalam
الدَّرْكِ
tingkatan
الْاَسْفَلِ
paling bawah
مِنَ
dari
النَّارِۚ
neraka
وَلَنْ
dan tidak
تَجِدَ
kamu mendapat
لَهُمْ
bagi mereka
نَصِيْرًاۙ
penolong
﴿١٤٥﴾
Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.
638 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang munafik berada di tempat-tempat paling bawah dari neraka pada hari kiamat. Dan kamu wahai rasul,tidak akan mendapati penolong bagi mereka yang akan menolak dari mereka tempat kembali yang buruk itu .
Sumber: https://tafsirweb.com/1677-surat-an-nisa-ayat-145.html
Tafsir as-Sa'di
145. Allah memberitahukan tentang tempat kembali orang munafik yaitu bahwa mereka berada pada derajat yang paling rendah dari siksaan dan yang paling buruk kedaan hukumannya, di bawah seluruh kaum kafir. Karena mereka ini bersekutu dengan kaum kafir dalam kufur kepada Allah dan memrangi RasulNya, namun orang-orang munafik itu melebihi kaum kafir dalam konspirasi, tipu muslihat, dan kemampuan untuk mempegunakan Berbagai macam cara untuk memerangi kaum Muslimin dalam bentuk yang tidak disadari dan tidak terlihat jelas.Dan akhirnya mereka akan memperoleh semua kelebihan itu yaitu berlakunya hukum-hukum islam atas mereka dan berhaknya mereka mendapaytkan apa yang tidak di dapatkan kaum kafir. Dengan itu mereka berhak mendapatkan siksaan yang paling keras dan mereka tidak memiliki tempat untuk melarikan diri dari siksaNya dan tidak pula penolonga yang membela mereka dari sebagian siksaanNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/1677-surat-an-nisa-ayat-145.html
Tafsir Al-Wajiz
145 Sesungguhnya pada hari kiamat orang-orang munafik itu ditempatkan pada tingkatan yang paling bawah dari neraka, yaitu Hawiyah, sebab kekufuran mereka yang sangat dan perbuatan mereka yang rusak. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun yang bisa menyelamatkan mereka daari azab neraka tingkat paling bawah.
Sumber: https://tafsirweb.com/1677-surat-an-nisa-ayat-145.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 144-147 Allah سبحانه وتعالى melarang hamba-hambaNya yang mukmin untuk menjadikan orang-orang kafir sebagai teman dekat daripada orang-orang mukmin, yaitu saling berteman, saling memberi nasehat, membagikan rahasia dengan mereka, dan mengungkapkan hal-hal yang tersembunyi dari orang-orang mukmin kepada mereka. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap siksaNya) (Surah Al-Imran: 28) yaitu Dia memperingatkan kalian tentang hukumanNya jika kalian melanggar laranganNya.Oleh karena itu, di sini Allah berfirman, (Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah?) yaitu alasan untuk memberikan hukumanNya atas kalian Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya (alasan yang nyata) bahwa setiap “Sulthan” dalam Al-Quran adalah hujjah.Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan kepada kita (Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka) yaitu pada hari kiamat sebagai balasan atas kekufuran mereka yang keras. Al-Walibi meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa tentang firmanNya (tingkatan yang paling bawah dari neraka) yaitu bagian paling bawah neraka. Ulama’ lainnya berkata bahwa neraka itu memiliki beberapa tingkatan sebagaimana surga juga memiliki beberapa tingkata.Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud tentang firmanNya (Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka) Dia berkata,"Di dalam peti dari api neraka yang tertutup rapat di atas mereka" Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahu bahwa siapa saja di antara mereka yang bertaubat di dunia, maka Allah akan menerima taubatnya dan menerima penyesalannya ketika dia bertaubat dengan ikhlas, memperbaiki amalnya, dan bersungguh-sungguh mengikuti perintahNya. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah) yaitu mereka mengganti riya' dengan ikhlas, sehingga amal mereka akan bermanfaat bagi mereka walaupun sedikit. (Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman) yaitu termasuk golongan mereka pada hari kiamat. (dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahu ketidakbutuhannya dari segala hal selain Dia, dan Dia akan menyiksa hamba-hambaNya karena dosa-dosa mereka. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman?) yaitu jika kalian memperbaiki amal kalian dan beriman kepada Allah dan RasulNya. (Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui) yaitu siapa saja yang bersyukur kepadaNya maka Dia akan memberikan rasa syukur kepadanya, dan siapa saja yang hatinya beriman kepadaNya, maka Dia mengetahui hal itu dan membalasnya dengan pahala yang melimpah atas keimanan itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/1677-surat-an-nisa-ayat-145.html
Informasi
Surat
النساۤء (An-Nisa')
Wanita — 176 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
145 dari 176 ayat
Juz
Juz 5
Halaman
Halaman 101
Ruku
Ruku 82
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 20 (40/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-638 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-4