النساۤء (An-Nisa')

Per AyatMushaf
فَبِظُلْمٍ
maka disebabkan kezaliman
مِّنَ
dari
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
هَادُوْا
Yahudi
حَرَّمْنَا
Kami haramkan
عَلَيْهِمْ
atas mereka
طَيِّبٰتٍ
yang baik-baik
اُحِلَّتْ
dibolehkan/dihalalkan
لَهُمْ
bagi mereka
وَبِصَدِّهِمْ
dan karena mereka menghalangi
عَنْ
dari
سَبِيْلِ
jalan
اللّٰهِ
Allah
كَثِيْرًاۙ
banyak
﴿١٦٠﴾
Karena kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan bagi mereka makanan yang baik-baik yang (dahulu) pernah dihalalkan; dan karena mereka sering menghalangi (orang lain) dari jalan Allah,
653 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Maka disebabkan tindakan kezhaliman orang-orang yahudi akibat dosa-dosa besar yang diperbuat mereka, Allah mengharamkan atas mereka hal-hal yang baik-baik dari jenis makanan yang sebelumnya halal bagi mereka, dan juga disebabkan tindakan menghalang-halangi diri mereka dan orang lain dari agama Allah yang lurus.

Sumber: https://tafsirweb.com/1692-surat-an-nisa-ayat-160.html

Tafsir as-Sa'di

160-161. Kemudian Allah mengabarkan bahwa Dia mengharamkan banyak perkara bagi Ahli KItab dari hal-hal yang baik yang dahulunya halal buat mereka. Ini merupakan pengharaman sebagai hukuman, disebabkan oleh kezhaliman mereka, tindakan mereka yang melampaui batas, tindakan mereka merintangi manusia dari jalan Allah,dan menghalangi mereka dari hidayah, serta tindakan mereka mengambil riba, padahal mereka telah dilarang darinya, lalu mereka menolak orang yang berbai’at kepadanya dari keadilan.Maka Allah menghukum mereka sesuai dengan jenis perbuatan mereka. Allah melarang mereka dari banyak hal yang baik yang mana mereka seharusnya menikmati kehalalannya karena semua itu memang baik. Sedangkan pengharaman yang ditetapkan atas umat ini, adalah pengharaman penyucian bagi mereka dari hal-hal yang jelek yang memudharatkan mereka dalam agama dan dunia mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/1692-surat-an-nisa-ayat-160.html

Tafsir Al-Wajiz

160 Sebab kezaliman yang besar dari orang-orang Yahudi dengan kufur kepada Allah dan Musa, juga karena dosa-dosa mereka yang tersebut dalam ayat sebelumnya, maka Kami haramkan atas mereka memakan makanan yang baik-baik yang dahulunya dihalalkan bagi mereka, yang disebutkan dalam surat Al an’am: 146. Juga karena mereka banyak menghalangi manusia dari risalah Nabi Muhammad dan membunuh para Nabi Allah.,

Sumber: https://tafsirweb.com/1692-surat-an-nisa-ayat-160.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 160-162 Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa karena kezaliman yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi, karena melakukan dosa-dosa besar, maka Allah telah mengharamkan kepada mereka hal-hal baik yang sebelumnya halal bagi mereka. Sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Abi Hatim, bahwa Muhammad bin Abdullah bin Yazid Al-Muqri telah mengabarkan kepada kami, Sufyan bin 'Uyainah telah mengabarkan kepada kami dari 'Amr, dia berkata: Ibnu 'Abbas membaca: (yang baik-baik yang dahulunya dihalalkan bagi mereka” Pengharaman ini bisa jadi bersifat qadari; yaitu bahwa Allah telah mempersulit mereka karena mereka menafsiri kitab mereka, mengubah dan mengganti hal-hal yang sebelumnya halal bagi mereka, lalu mereka mengharamkan hal itu atas diri mereka sendiri sebagai untuk menghukum, mempersulit dan menekan diri mereka sendiri. Bisa juga bahwa pengharaman tersebut mengandung makna syar'i, yaitu Allah mengharamkan kepada mereka dalam Taurat beberapa hal yang sebelumnya halal bagi mereka. Sebagaimana Allah berfirman (Semua makanan adalah halal bagi Bani Israil melainkan makanan yang diharamkan oleh Israil (Ya'qub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan) (Surah Ali Imran: 93) dan kami telah menjelaskan tentang ayat tersebut sebelumnya.Maknanya bahwa semua jenis makanan awalnya halal bagi mereka sebelum Taurat diturunkan, kecuali hal-hal yang diharamkan Israil atas dirinya sendiri seperti daging dan susu unta. Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengharamkan banyak hal dalam Taurat, sebagaimana Dia berfirman dalam Surah Al-An'am: (Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku dan dari sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang itu, selain lemak yang melekat di punggung keduanya atau yang di perut besar dan usus atau yang bercampur dengan tulang. Demikianlah Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka; dan sesungguhnya Kami adalah Maha Benar (146)) (Surah Al-An'am).Sesungguhnya Kami mengharamkan bagi mereka semua itu, karena mereka pantas mendapatkannya akibat dari kedengkian, kezaliman, dan pembangkangan mereka terhadap rasul mereka dan pertentangan mereka terhadapnya. Oleh karena itu, Allah سبحانه وتعالى berfirman, (Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan atas (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah (160)). yaitu mereka menghalangi orang lain dan diri mereka sendiri untuk mengikuti kebenaran. Ini adalah watak mereka dimana mereka digambarkan dengan hal itu pada masa terdahulu dan masa kini.Oleh karena itu mereka menjadi musuh para rasul, membunuh para nabi, serta mendustakan nabi Isa عليه السلام dan nabi Muhammad ﷺ. Firman Allah: (dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya) yaitu bahwa Allah telah melarang mereka dari riba, namun mereka tetap memakannya, mengambilnya dan melakukan berbagai macam tipu daya serta hal-hal yang serupa untuk mengambil harta orang lain dengan cara yang bathil. Allah berfirman: (Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih) Kemudian Allah berfirman (Tetapi orang-orang yang mendalam ilmunya di antara mereka) yaitu orang-orang yang teguh dalam agama, yaitu mereka memiliki keteguhan kepada ilmu yang bermanfaat, Terlah disebutkan penjelasan tentang hal itu dalam surah Ali Imran. (dan orang-orang mukmin) dihubungkan dengan “Ar-Raasikhun” dan khabarnya adalah (mereka beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu dan apa yang telah diturunkan sebelummu).Firman Allah: (dan orang-orang yang mendirikan shalat) Begitu juga dalam semua mushaf para imam, dan mushaf Abu bin Ka'b. Ibnu Jarir juga menyebutkan bahwa ayat itu dalam mushaf Ibnu Mas'ud berbunyi (wal muqiimuunash shalaah) dia berkata bahwa semua pembacaan ini benar, kemudian dia menolak orang yang menganggap bahwa itu adalah kesalahan dalam penulisan mushaf. Kemudian dia menyebutkan perbedaan di antara orang-orang.Sebagian mereka ada yang berpendapat bahwa kata itu adalah manshub sebagai pujian sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah: (dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (Surah Al-Baqarah: 177), dia berkata, hal ini biasa dalam perkataan bangsa Arab, sebagaimana perkataan seorang oenyair: Sekali-kali tidak akan menjauh kaumku yang mengalami keraguan terhadap serangan musuh, wabah yang mematikan yang akan tetap turun di setiap pertempuran dan menepati perjanjian yang dibuat.Yang berarti: memuji orang-orang yang turun untuk berperang. Ulama’ lain berkata bahwa kata itu adalah makhfudh (majrur) sebagai athaf dari firmanNya (dan apa yang telah diturunkan sebelummu) yaitu “bil muqiimiinash shalaah” seakan-akan Dia berfirman,”dengan mendirikan shalat, yaitu mereka dapat dikenali melalui kewajiban shalat yang ditetapkan atas mereka. Firman Allah (menunaikan zakat) bisa mengandung makna zakat harta, dan bisa mengandung makna zakat untuk diri, serta bisa juga keduanya.Hanya Allah yang lebih mengetahui (dan yang beriman kepada Allah dan hari akhir) yaitu orang yang membenarkan bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan beriman dengan kebangkitan setelah kematian serta pembalasan atas amal perbuatan tang baik maupun yang buruk. Firman Allah “Ulaa’ika” (Orang-orang itulah) adalah khabar dari kalimat setelahnya yaitu (akan Kami berikan kepada mereka pahala yang besar) yaitu surga.

Sumber: https://tafsirweb.com/1692-surat-an-nisa-ayat-160.html

Informasi

Surat

النساۤء (An-Nisa')

Wanita — 176 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

160 dari 176 ayat

Juz

Juz 6

Halaman

Halaman 103

Ruku

Ruku 83

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 21 (41/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-653 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-4