النساۤء (An-Nisa')
Per AyatMushaf
لٰكِنِ
akan tetapi
اللّٰهُ
Allah
يَشْهَدُ
Dia menyaksikan/mengakui
بِمَآ
dengan apa (Al Quran)
اَنْزَلَ
Dia menurunkan
اِلَيْكَ
kepadamu
اَنْزَلَهٗ
Dia menurunkannya
بِعِلْمِهٖ
dengan ilmuNya
ۚوَالْمَلٰۤىِٕكَةُ
dan Malaikat-Malaikat
يَشْهَدُوْنَ
mereka menjadi saksi
ۗوَكَفٰى
dan cukuplah
بِاللّٰهِ
kepada Allah
شَهِيْدًاۗ
menjadi saksi
﴿١٦٦﴾
Tetapi Allah menjadi saksi atas (Al-Qur'an) yang diturunkan-Nya kepadamu (Muhammad). Dia menurunkannya dengan ilmu-Nya, dan para malaikat pun menyaksikan. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi.
659 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Apabila kaum yahudi dan orang-orang selain mereka kafir kepadamu (wahai rasul), maka Allah bersaksi bagimu bahwa kamu sesungguhnya adalah rasulNya yang Dia telah menurunkann al-qur’an yang agung kepadamu. Allah menurunkannya dengan ilmuNya. Begitu pula para malaikat bersaksi atas kebenaran apa yang diwahyukan kepadamu.Dan persaksian Allah saja sudahlah cukup.
Sumber: https://tafsirweb.com/1698-surat-an-nisa-ayat-166.html
Tafsir as-Sa'di
166. Tatkala disebutkan bahwa Allah menurunkan wahyu kepada RasulNya Muhammad sebagaimana Allah juga menurunkan wahyuNya kepada saudara-saudaranya para rasul sebelumnya, kemudian Allah mengabarkan tentang kesaksianNya atas kerasulan Muhammad dan kebenaran dakwah yang dibawa olehnya, dan bahwasanya Dia (Allah) “menurunkannya dengan ilmuNya,” indikasi maknanya adalah, Allah menurunkannya dengan memuat ilmuNya. Artinya, al-Quran itu mengandung ilmu-ilmu dari Allah, hukum-hukum syariat dan berita-berita ghaib yang merupakan di antara ilmu Allah yang diajarkannya kepada hamba-hambaNya.Kemungkinan lain maksud ayat ini adalah, Allah menurunkannya dengan bersumber dari ilmuNya. Maka atas dasar ini, ayat tersebut menjadi isyarat dan perhatian kepada kesaksian Allah, dan bahwa maknanya adalah, Allah menurunkan al-Quran ini yang mengandung perintah dan larangan, sedang Allah mengetahui itu semua, mengetahui kondisi orang yang diturunkan kepadanya, dan mengetahui bahwa ia akan menyeru manusia dengannya, maka barangsiapa yang menerima dan mempercayainya, niscaya ia menjadi walinya dan barangsiapa yang mendustai dan memusuhinya, maka ia adalah musuhnya, dan ia telah menghalalkan darah dan hartanya. Allah menguatkannya, menjamin pembelaannya, memenuhi permohonan-permohonannya, menghinakan musuh-musuhnya dan menolong wali-walinya.Maka apakah ada kesaksian yang lebih agung dan lebih besar dari kesaksian ini? Tidaklah mungkin bisa mencela kesaksian tersebut kecuali dengan mencela ilmu Allah, kuasaNya dan hikmahNya. Sedang pemberitaan Allah tentang kesaksian malaikat atas apa yang diturunkan kepada RasulNya, disebabkan oleh kesempurnaan iman mereka dan kemuliaan perkara yang disaksikan tersebut, dan sesungguhnya perkara yang agung itu tidaklah disaksikan kecuali oleh orang-orang yang khusus, sebagaimana Allah berfirman tentang kesaksian atas tauhid, “Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan.Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”(Ali Imran: 18) Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi. (Al-Fath:28).
Sumber: https://tafsirweb.com/1698-surat-an-nisa-ayat-166.html
Tafsir Al-Wajiz
166 Mereka tidak mau mengakui Al-quran yang diturunkan kepadamu itu. Allah telah menurunkan Al-quran dengan ilmu-Nya, tidak ada yang mengetahui selain Dia, sebab engkau adalah pemilik derajat kenabian dan yang diberi Al-quran. Malaikat-malaikat pun menjadi saksi bahwa engkau adalah rasul Allah.Cukuplah Allah yang mengakuinya, karena pengakuan-Nya saja itu sudah mencukupi. Ayat ini turun ketika orang-orang musyrik berkata: Kami tidak mau mengakui bahwa engka mendapatkan wahyu. Dan sebagian orang-orang Yahudi berkata: Kami tidak tahu menahu wahai Muhammad bahwa Allah telah menjadikanmu sebagai utusan, dan ataupun telah menurunkan sesuatu kepadamu.Al-quran telah mengisahkan perkataan orang Yahudi pada surat Al an’am ayat 91. Al kalbiy berkata: Sesungguhnya para pembesar Makkah mendatangi rasul dan berkata kepada rasul: Kami bertanya kepadamu tentang Yahudi, mereka mengklaim bahwa mereka tidak mengetahui siapa kamu wahai Muhammad. Maka dari itu tunjukkan kepada kami siapa yang bisa menjadi saksi bahwa engkau adalah utusan Allah kepada kami.Maka turunlah ayat ini.
Sumber: https://tafsirweb.com/1698-surat-an-nisa-ayat-166.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 166-170 Ketika Allah berfirman, (Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu...) [Surah An-Nisa: 163] sampai akhir konteks ayat ini, untukmeneguhkan kenabian Rasulallah ﷺ dan untuk menjawab orang yang mengingkari kenabian dari kalangan orang-orang musyrik dan Ahli Kitab.Allah سبحانه وتعالى berfirman, (Tetapi Allah mengakui Al Quran yang diturunkan-Nya kepadamu) yaitu jika ada yang mengingkarinya di antara orang yang mendustakanmu dan menentangmu, maka Allah bersaksi bahwa kamu adalah RasulNya yang telah diberikan kitab yang agung, yaitu Al-Quran (Yang tidak datang kepadanya (Al Quran) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji (42)) [Fushilat].Oleh karena itu Allah berfirman, (Allah menurunkannya dengan ilmu-Nya) yaitu dalam pengetahuanNya yang Dia kehendaki untuk memberikannya kepada hamba-hambaNya berupa bukti-bukti, petunjuk, dan perbedaan antara apa yang dicintai dan diridhai Allah serta apa yang Dia benci dan dia tolak.Di dalamnya terdapat pengetahuan tentang perkara-perkara ghaib yang telah terjadi sebelumnya dan yang akan datang. Di dalamnya juga terdapat serta penggambaran sifat-sifat Allah سبحانه وتعالى yang Maha Suci yang tidak diketahui oleh nabi yang diutus maupun malaikat yang didekatkan, kecuali jika Allah mengajarkannya kepada mereka, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman, (dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya) [Surah Al-Baqarah: 255] dan (sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya) [Surah Thaha: 110].Firman Allah, (dan malaikat-malaikat pun menjadi saksi) yaitu membenarkan apa yang telah datang, diwahyukan, dan diturunkan kepadamu, bersamaan dengan kesaksian Allah سبحانه وتعالى atas hal itu (Cukuplah Allah yang menjadi saksi) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Sekelompok orang Yahudi datang kepada Rasulullah ﷺ dan beliau bersabda kepada mereka, “Demi Allah, Aku tahu bahwa kalian sudah tahu bahwa aku adalah Rasul Allah.” Lalu mereka berkata, “Kami tidak tahu hal tersebut.” Lalu Allah menurunkan ayat, (Tetapi Allah mengakui Al Quran yang diturunkan-Nya kepadamu. Allah menurunkannya dengan ilmu-Nya; dan malaikat-malaikat pun menjadi saksi. Cukuplah Allah yang menjadi saksi (166). Firman Allah, (Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, benar-benar telah sesat sejauh-jauhnya (167)) yaitu mereka telah melakukan keingkaran dalam diri mereka sendiri, lalu tidak mengikuti kebenaran, dan berusaha menghalangi orang lain dari mengikuti dan meneladaninya. Mereka telah menyimpang, tersesat, dan menjauh dari kebenaran dengan dengan sejauh-jauhnya.Kemudian Allah memberitahukan tentang ketentuanNya bagi orang-orang yang mengingkari ayat-ayatNya, kitabNya, dan RasulNya, yaitu orang-orang menzalimi diri sendiri dengan hal ini, dan menghalangi orang lain dari jalanNya serta melakukan perbuatan dosa, melanggar hal-hal yang diharamkan olehNya dimana Dia tidak akan mengampuni mereka (mereka dan tidak (pula) akan menunjukkan jalan kepada mereka) yaitu jalan menuju kebaikan, (kecuali jalan ke neraka Jahannam) Ini adalah bentuk istitsna’ munqati’ (mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah) Kemudian Allah berfirman, (Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu) yaitu telah datang kepada kalian, nabi Muhammad ﷺ dengan membawa petunjuk, agama yang benar, dan penjelasan yang jelas dari Allah.Maka berimanlah kepada apa yang dia bawa kepada kalian dan ikutilah dia, itu adalah kebaikan bagi kalian. Kemudian Allah berfirman, (Dan jika kamu kafir, karena sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah) yaitu Dia Maha Kaya yang tidak memerlukan kalian dan keimanan kalian, dan tidak akan merugi karena kekufuran kalian.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman, (Dan Musa berkata: "Jika kamu dan orang-orang yang ada di muka bumi semuanya mengingkari (nikmat Allah) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji" (8)) [Surah Ibrahim].Di sini Allah juga berfirman, (Dan adalah Allah Maha Mengetahui) tentang siapa yang pantas untuk mendapatkan petunjuk, lalu Dia memberi petunjuk kepadanya, dan siapa yang pantas untuk kesesatan, maka Dia menyesatkannya” (Maha Bijaksana) dalam firmanNya, perbuatanNya, hukumNya, dan takdirNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/1698-surat-an-nisa-ayat-166.html
Informasi
Surat
النساۤء (An-Nisa')
Wanita — 176 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
166 dari 176 ayat
Juz
Juz 6
Halaman
Halaman 104
Ruku
Ruku 84
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 21 (42/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-659 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-4