الماۤئدة (Al-Ma'idah)

Per AyatMushaf
فَتَرَى
maka kamu akan melihat
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
فِيْ
dalam
قُلُوْبِهِمْ
hati mereka
مَّرَضٌ
penyakit
يُّسَارِعُوْنَ
mereka bersegera
فِيْهِمْ
pada mereka (Yahudi dan Nasrani)
يَقُوْلُوْنَ
mereka berkata
نَخْشٰٓى
kami takut
اَنْ
agar
تُصِيْبَنَا
menimpa kami
دَاۤىِٕرَةٌ
bencana/bahaya
ۗفَعَسَى
maka mudah-mudahan
اللّٰهُ
Allah
اَنْ
agar
يَّأْتِيَ
Dia mendatangkan
بِالْفَتْحِ
dengan kemenangan
اَوْ
atau
اَمْرٍ
keputusan
مِّنْ
dari
عِنْدِهٖ
sisiNya
فَيُصْبِحُوْا
maka mereka menjadi
عَلٰى
atas
مَآ
apa
اَسَرُّوْا
rahasiakan
فِيْٓ
dalam
اَنْفُسِهِمْ
diri mereka
نٰدِمِيْنَۗ
orang-orang yang menyesal
﴿٥٢﴾
Maka kamu akan melihat orang-orang yang hatinya berpenyakit segera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata, “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau suatu keputusan dari sisi-Nya, sehingga mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.
721 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Allah mengabarkan tentang segolongan dari orang-orang munafik bahwa mereka bersegera menjalin hubungan kasih sayang dengan orang-orang yahudi, karena di dalam hati mereka ada keraguan dan kemunafikan. Dan mereka berkata,”Sesungguhnya kami menjalian hubungn kasih sayang dengan mereka karena kami takut mereka akan mengalahkan kaum Muslimin, akibatnya mereka (orang-orang yahudi) itu akan menghantam kami sekaligus bersamaan dengan kaum Muslimin.” Allah yang Maha tinngi NamaNya berfirman, ”Mudah-mudahan Allah akan membawakan kemenangan, (yaitu menaklukan kota Makkah) dan menolong nabiNYa, dan memenangkan islam dan kaum Muslimin atas orang-orang kafir, serta memudahkan perkara-perkara yang dapat melenyapkan kekuatan kaum yahudi dan nasrani, sehingga mereka nantinya akan tunduk kepada kaum Mukminin. Maka saat itulah kaum munafik akan menyesal atas hal yang mereka sembunyikan di dalam hati mereka berupa adanya loyalitas mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/1936-surat-al-maidah-ayat-52.html

Tafsir as-Sa'di

52. Ketika Allah melarang orang-orang yang beriman untuk mengangkat mereka sebagai pemimpin, maka Allah memberitahukan bahwa di antara orang yang klaim iman adalah sekelompok orang munafik yang manjadikan mereka sebagai pemimpin. Allah berfirman, “Maka kamu akan melihat orang-orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit,” yakni penyakit ragu-ragu dan kemunafikan serta kelemahan iman, mereka berkata, “ Kami mengangkat mereka karena ada kepentingan karena kami “takut akan mendapat bencana,” artinya kemenangan orang-orang Yahudi dan Nasrani.Jika memang demikian, maka kami mampunyai jasa atas mereka dan mereka akan memberi balasan buat kami. Ini adalah prasangka buruk terhadap Islam. Allah membantah praduga buruk ini, “mudah-nudahan Allah akan mendatangkan kemenangan,” yang dengannya Allah memuliakan Islam atas orang-orang Yahudi dan NAsrani dan kaum Muslimin pun mengalahkan mereka, “ Atau suatu kaputusan di sisiNya,” yang dengannya orang-orang munafik berputus asa mengarap kemenangan orang-orang kafir dan kalangan orang-orang Yahudi dan yang lainnya, “ maka karena itu mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” Mereka menyesal atas apa yang mereka lakukan.Kerugian terjadi kepada mereka tanpa adanya manfaat. Yang terjadi adalah kemenangan yang dengannya Allah Allah memuliakan orang kafir, karena mereka menyesal dan bersedih dengan kesedihan yang hanya Allah yang Mengetahuinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/1936-surat-al-maidah-ayat-52.html

Tafsir Al-Wajiz

52. Lalu kamu akan melihat orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit ragu dan kemunafikan terkait urusan agama. Mereka bergegas bersahabat dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani dengan berkata: “Kami takut ditimpa musibah dengan kemenangan orang-orang kafir atas nabi Muhammad ﷺ sehingga negeri tersebut menjadi milik mereka dan dakwahnya (nabi) tidak bisa berlaku (atas mereka), lalu kesetian kami untuk mereka (orang Kafir) dikorbankan dan kami mendapat kebencian.” Lalu Allah membalas mereka bahwa barangkali pertolonganNya untuk rasulullah dan orang-orang mukmin atas musuh-musuh mereka akan datang, atau akan datang perintah dari Allah untuk memerangi musuh-musuh Islam, menampakkan aib orang-orang munafik, dan menghancurkan kekuasaan orang Yahudi.Lalu orang-orang munafik yang tetap melakukan kemunafikan dengan berdekatan dengan orang yahudi itu akan menyesal.

Sumber: https://tafsirweb.com/1936-surat-al-maidah-ayat-52.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 51-53 Allah سبحانه وتعالى melarang hamba-hambaNya yang mukmin untuk berteman dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani, yang merupakan musuh-musuh Islam dan pemeluknya (semoga Allah membinasakan mereka). kemudian Allah memberitahukan bahwa mereka itu saling berteman satu sama lain. Kemudian Allah mengancam dan memberi peringatan kepada siapa pun yang melakukan hal itu. Allah berfirman, (Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka sebagai teman, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka).Firman Allah, (Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya) berupa keraguan dan kemunafikan (bersegera mendekati mereka) yaitu mereka bersegera berteman dan suka dengan mereka baik secara terang-terangan maupun dalam hati mereka. (seraya berkata: "Kami takut akan mendapat bencana") yaitu mereka cepat-cepat berteman dan suka dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani, karena takut akan penaklukkan orang-orang kafir oleh orang-orang muslim. Sehingga mereka memiliki kekuatan di sisi orang-orang Yahudi dan Nasrani, dan hal itu bisa memberi manfaat bagi mereka. Ketika itu Allah berfirman (Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan) As-Suddi berkata bahwa maknanya adalah Fathu Makkah.Dan yang lainnya berkata bahwa maknanya adalah memberi ketentuan dan keputusan (atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya) As-Suddi berkata bahwa maknanya adalah penetapak jizyah untuk orang-orang Yahudi dan Nasrani (Maka karena itu, mereka menjadi menyesal) yaitu orang-orang munafik yang berteman dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani (terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka) berupa pertemanan (mereka menyesal) yaitu atas apa yang terjadi kepada mereka dimana mereka tidak mendapatkan apapun, dan tidak ada apapun yang melindungi mereka dari bahaya, melainkan mendapatkan kehancuran. Sesungguhnya mereka telah terbongkar. Allah menampakkan urusan mereka di dunia kepada hamba-hambaNya yang mukmin, dimana sebelumnya mereka tersembunyi, keadaan mereka masih tidak diketahui.Namun, ketika semua penyebab yang mempermalukan mereka telah terkumpul, maka tampaklah perkara mereka bagi hamba-hamba Allah yang mukmin, Mereka heran dengan orang-orang munafik itu, bagaimana mereka menampakkan seakan-akan mereka adalah orang-orang mukmin, dan mereka bersumpah atas hal itu, lalu mereka memihak orang-orang Yahudi dan Nasrani, sehingga tampak jelaslah dusta dan hal yang mereka buat-buat. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman (Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: "Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?" Rusak binasalah segala amal mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi (53)

Sumber: https://tafsirweb.com/1936-surat-al-maidah-ayat-52.html

Informasi

Surat

الماۤئدة (Al-Ma'idah)

Hidangan — 120 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

52 dari 120 ayat

Juz

Juz 6

Halaman

Halaman 117

Ruku

Ruku 93

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 24 (47/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-721 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-5