الانعام (Al-An'am)
Per AyatMushaf
۞
وَلَهٗ
dan kepunyaanNya
مَا
apa
سَكَنَ
yang diam
فِى
pada/di
الَّيْلِ
malam
وَالنَّهَارِ
dan siang
ۗوَهُوَ
dan Dia
السَّمِيْعُ
Maha Mendengar
الْعَلِيْمُ
Maha Mengetahui
﴿١٣﴾
Dan milik-Nyalah segala apa yang ada pada malam dan siang hari. Dan Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
802 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan kepunyaan Allah segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi, yang diam maupun yang bergerak, yang tersembunyi maupun yang tampak. Semua adalah hamba dan makhlikNya, serta berada di bawah kekuasaan, kendali, dan pengaturanNya. Dan Dia maha mendengar seluruh ucapan para hambaNya lagi maha Mengetahui segala rahasia-rahasia dan perbuatan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/2137-surat-al-anam-ayat-13.html
Tafsir as-Sa'di
Ketahuilah bahwa surat ini mengandung penetapan tauhid dengan segala dalil aqli dan naqli bahkan hampir seluruhnya tentang tauhid yang membantah orang-orang musyrik yang mendustakan RasulNya. Dalam ayat-ayat ini Allah menjelaskan sesuatu yang dengannya petunjuk menjadi jelas dan syirik pun terbabat. 13. Allah menyebutkan bahwa “kepunyaan Allah-lah, “ segala yang ada pada malam dan siang hari.” Itu adalah seluruh makhluk, yang terdiri dari manusia, jin, malaikat, hewan, dan benda-benda mati.Semuanya adalah makhluk yang diatur, hamba yang tunduk kepada Tuhannya Yang Mahaagung, Maha Berkuasa dan Maha Memiliki. Apakah sah menurut dalil aqli dan naqli jika para hamba yang tidak memiliki manfaat dan mudarat disembah sementara keikhlasan kepada pencipta, pengatur, pemilik, yang memiliki manfaat dan mudarat ditinggalkan? Ataukah justru akal yang sehat dan fitrah yang lurus mengajak kepada pengikhlasan ibadah, kecintaan, takut, dan harapan kepada Allah Rabbul alamin? “Dia-lah Yang Maha Mendengar” semua suara dengan berbagai Bahasa dan bermacam-macam kepentingan. “Lagi Maha Mengetahui apa yang telah terjadi, apa yang sedang terjadi dana pa yang akan terjadi jika ia telah terjadi, maka bagaimanapun keadaannya pasti terjadi, Yang mengetahui lahir dan batin.
Sumber: https://tafsirweb.com/2137-surat-al-anam-ayat-13.html
Tafsir Al-Wajiz
13. Kerajaan Allah meliputi segala sesuatu yang diam maupun yang bergerak. Di ayat sebelumnya Allah menerangkan bahwa Dia merajai setiap sesuatu di seluruh tempat di langit dan bumi.Dan disini dijelaskan bahwa Dia merajai segala sesuatu di seluruh zaman. Sesuatu yang diam meliputi benda-benda mati, dan hewan-hewan yang tinggal di malam atau siang hari. Dan Allah itu Maha Mendengar seluruh perkataan, dan Maha Mengetahui setiap sesuatu yang disembunyikan jiwa.Ayat ini turun ketika orang-orang kafir Mekah menawarkan sebagian harta mereka kepada nabi ﷺ sehingga dia menjadi lelaki terkaya dan tidak melakukan dakwah lagi
Sumber: https://tafsirweb.com/2137-surat-al-anam-ayat-13.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 12-16 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia adalah Dzat yang memiliki langit dan bumi serta semua makhluk yang ada pada keduanya, dan bahwa Dia telah menetapkan rahmat atas DzatNya Yang Maha Suci, sebagaimana yang telah disebutkan dalam kitab shahih Bukhari Muslim dari Al-A'masy, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah, dia berkata,” Nabi ﷺ bersabda: “Sesumgguhnya Allah, setelah selesai menciptakan makhluk, maka Dia menulis di dalam kitab yang ada di sisiNya di atas 'Arsy, "Sesungguhnya rahmatKu mengalahkan murkaKu” Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya) (Surah An-Nisa’: 87) Huruf “lam” ini adalah merupakan pendahuluan dari qasam.Allah bersumpah dengan DzatNya Yang Maha Mulia, bahwa Dia sungguh-sungguh akan mengumpulkan semua hambaNya (di waktu tertentu pada hari yang dikenal) (Surah Al-Waqi’ah: 50) itu adalah hari kiamat yang () (yang tiada keraguan padanya), yaitu tidak ada keraguan tentang hal itu di sisi hamba-hambaNya yang mukmin.Adapun orang-orang yang ingkar dan berbuat dusta, mereka kebingungan dalam keraguan mereka. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Orang-orang yang merugikan dirinya) yaitu hari kiamat (Mereka itu tidak beriman) yaitu mereka tidak percaya dengan hari kiamat dan tidak takut pembalasan yang buruk pada hari itu. Kemudian Dia berfirman: (Dan kepunyaan-Nyalah segala yang ada pada malam dan siang hari) yaitu setiap makhluk hidup di langit dan bumi adalah hamba dan makhluk Allah, berada di bawah kekuasaan, pengaturan, dan kendaliNya, tidak ada Tuhan selain Dia. (Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) yaitu Dzat yang Maha Mendengar ucapan hamba-hambaNya, lagi Maha Mengetahui gerakan mereka, yang terpendam dalam hati mereka, dan yang mereka rahasiakan.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada hamba dan RasulNya, nabi Muhammad ﷺ yang Dia utus dengan membawa tauhid yang agung dan syariat yang lurus. Allah memerintahkannya untuk mengajak manusia ke jalan Allah yang lurus (Katakanlah "Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi?”) sebagaimana firmanNya: (Katakanlah, "Maka apakah kalian menyuruh aku menyembah selain Allah, hai orang-orang yang tidak berpengetahuan?” (64)) (Surah Az-Zumar) Maknanya adalah “Aku tidak menjadikan pelindung kecuali hanya Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, sesungguhnya Dia adalah Dzat yang menciptakan langit dan bumi, yaitu Pencipta keduanya yang tanpa contoh sebelumnya (Padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan) yaitu Dia adalah Dzat yang memberi rezeki kepada makhlukNya, tanpa membutuhkan mereka, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku (58)) (Surah Adz-Dzariyat) Sebagian ulama membaca ayat ini (Padahal Dia memberi makan dan tidak pernah makan) yaitu tidak makan. (Katakanlah, "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya aku menjadi orang yang pertama sekali berserah diri (kepada Allah).") yaitu dari umat ini (dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang musyrik" (14) Katakanlah: "Sesungguhnya aku takut akan azab hari yang besar (hari kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku" (15)) yaitu hari kiamat (Barang siapa dijauhkan azab darinya) azab (pada hari itu, maka sungguh Allah telah memberikan rahmat kepadanya) yaitu Allah telah merahmatinya (Dan itulah keberuntungan yang nyata) sebagaimana firmanNya: (Barang siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung) (Surah Ali Imran: 185) “Al-fauz” adalah mendapatkan keuntungan dan tidak rugi
Sumber: https://tafsirweb.com/2137-surat-al-anam-ayat-13.html
Informasi
Surat
الانعام (Al-An'am)
Binatang Ternak — 165 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
13 dari 165 ayat
Juz
Juz 7
Halaman
Halaman 129
Ruku
Ruku 103
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 26 (52/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-802 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-6