الانعام (Al-An'am)
Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اَرَءَيْتَكُمْ
apakah pendapatmu/terangkan kepadaku
اِنْ
jika
اَتٰىكُمْ
datang kepadamu
عَذَابُ
azab
اللّٰهِ
Allah
اَوْ
atau
اَتَتْكُمُ
datang kepadamu
السَّاعَةُ
kiamat
اَغَيْرَ
apakah selain
اللّٰهِ
Allah
تَدْعُوْنَۚ
kamu menyeru
اِنْ
jika
كُنْتُمْ
kalian adalah
صٰدِقِيْنَ
orang-orang yang benar
﴿٤٠﴾
Katakanlah (Muhammad), “Terangkanlah kepadaku jika siksaan Allah sampai kepadamu, atau hari Kiamat sampai kepadamu, apakah kamu akan menyeru (tuhan) selain Allah, jika kamu orang yang benar!”
829 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah wahai rasul, kepada orang-orang musyrik , ”beritahukanlah kepadaku, jika telah datang kepada kalian siksaan Allah didunia atau telah datang kepada kalian Hari Kiamat yang kalian akan dibangkitkan padanya, apakah kepada selain Allah kalian akan merdo’a supaya bisa menyingkirkan bala yang menimpa kalian, bila kalian orang-orang yang benar dalam klaim kalian bahwa sesembahan kalian yang kalian sembah selain Allah dapat memberikan manfaat dan mendatangkan mudarat?
Sumber: https://tafsirweb.com/2164-surat-al-anam-ayat-40.html
Tafsir as-Sa'di
40. Allah berfirman kepada RasulNya, “Katakanlah” kepada orang-orang musyrik yang menyimpang dariNya kepada yang lain, “Terangkanlah kepadaku jika datang siksaan Allah kepadamu, atau datang kepadamu Hari KIamat, apakah kamu menyeru (tuhan) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar?” maksudnya, jika kesulitan-kesulitan dan kesengsaraan-kesengsaraan itu yang harus diangkat, apakah kamu memanggil tuhan-tuhanmu dan berhala-berhalamu ataukah kamu berdoa kepada Maharaja Yang Mahabenar yang sangat jelas?
Sumber: https://tafsirweb.com/2164-surat-al-anam-ayat-40.html
Tafsir Al-Wajiz
40 Katakanlah wahai Rasul kepada penduduk Makkah: “Terangkanlah keadaa kalian kepadaku jika nanti siksaan Allah menimpa kalian di dunia, atau ketika hari kiamat datang kepada kalian dengan berbagai hiruk pikuknya. Apakah kalian akan menyeru tuhan selain Allah untuk menyelamatkan kalian dari azab kalian; atau kalian akan menyeru Allah, jika kalian memang orang-orang yang benar dalam bahwa berhala-berhala kalian itu dapat menolong dan memberi azab kepada kalian, atau bahwa mereka dapat mendekatkan kalian kepada Allah!”
Sumber: https://tafsirweb.com/2164-surat-al-anam-ayat-40.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 40-45 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia adalah Dzat yang Maha Berbuat lagi Dzat yang mengatur makhlukNya sesuai yang Dia kehendaki. Tidak ada yang bisa menolak hukumNya, dan tidak ada satu punyang mampu mengubah hukumNya atas makhlukNya, bahkan hanya Dialah Tuhan tidak ada sekutu bagiNya. Dzat yang ketika diminta, maka Dia mengabilkannya bagi orang yang Dia kehendaki.Oleh karena itu Allah berfirman: (Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku jika datang siksaan Allah kepada kalian, atau datang kepada kalian hari kiamat”) yaitu datang kepada kalian ini atau itu (apakah kalian menyeru (tuhan) selain Allah, jika kalian orang-orang yang benar) yaitu janganlah kalian berdoa kepada, selain Allah, karena kalian mengetahui bahwa tidak ada satu pun yang mampu menghilangkan hal itu selain Dia.Oleh karena itu Allah berfirman: (jika kalian orang-orang yang benar) yaitu dalam perbuatan kalian yang mengambil tuhan-tuhan bersama Dia ((Tidak), tetapi hanya Dialah yang kalian seru, maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kalian berdoa kepada-Nya, jika Dia menghendaki, dan kalian tinggalkan sembahan-sembahan yang kalian sekutukan (dengan Allah) (41)) yaitu dalam keadaan darurat kalian tidak berdoa kepada siapa pun selain Allah, dan hilanglah dari kalian berhala-berhala dan tandingan-tangingan kalian.Sebagaimana firmanNya: (Dan apabila kalian ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kalian seru, kecuali Dia) (Surah Al-Isra: 67) Firman Allah: (Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan) yaitu kemiskinan dan kesulitan dalam hidup (dan kemelaratan) yaitu penyakit dan luka (supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri) yaitu mereka berdoa kepada Allah, merendahkan diri dan tunduk kepadaNya.Allah berfirman: (Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka) yaitu kenapa ketika Kami menguji mereka dengan hal itu, mereka tidak menundukkan dan mendekatkan diri kepada Kami (bahkan hati mereka telah menjadi keras) yaitu tidak lembut dan tidak khusyu’ (dan setan pun menghiasi untuk mereka yang selalu mereka kerjakan) yaitu kemusyrikan, keingkaran, dan kemaksiatan (Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka) yaitu mereka berpaling dari hal itu dan melupakannya serta meninggalkannya (Kami pun membukakan semua pintu kesenangan untuk mereka) yaitu Kami membukakan untuk mereka pintu-pintu rezeki dari setiap hal yang mereka pilih.Itu merupakan pembiaran dari Allah untuk mereka, dan pemenuhan keinginan mereka, kami berlindung kepada Allah dari tipu daya itu. Oleh karena itu Allah berfirman: (sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka) yaitu berupa harta, anak, dan rezeki (Kami siksa mereka dengan tiba-tiba) yaitu ketika keadaan lalai (maka ketika itu mereka terdiam putus asa) yaitu mereka putus asa dari setiap kebaikan.Al-Walibi meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa “Al-mublis” adalah orang yang putus asa Qatadah berkata bahwa siksa atas suatu kaum secara tiba-tiba adalah urusan Allah. Allah tidak akan menyiksa suatu kaum begitu saja, kecuali di saat mereka lalai, lengah, dan hanyut dalam kenikmatan mereka. Maka janganlah teperdaya oleh ujian Allah, Sesungguhnya tidak ada teperdaya oleh ujian Allah kecuali kaum yang fasik Malik meriwayatkan dari Az-Zuhri terkait firmanNya: (Kami pun membukakan semua pintu kesenangan untuk mereka) yaitu kemakmuran dan kemudahan dunia.Diriwayatkan dari Uqbah ibnu Amir, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: “Apabila kamu melihat Allah memberikan kesenangan dunia kepada seorang hamba yang berbuat maksiat terhadapNya sesuka hatinya, maka sesungguhnya hal itu adalah istidraj”. Kemudian Rasulullah ﷺ membacakan ayat: (Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa (44)) (sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa) sebagaimana Allah berfirman (Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam (45))
Sumber: https://tafsirweb.com/2164-surat-al-anam-ayat-40.html
Informasi
Surat
الانعام (Al-An'am)
Binatang Ternak — 165 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
40 dari 165 ayat
Juz
Juz 7
Halaman
Halaman 132
Ruku
Ruku 105
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 27 (53/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-829 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-6