الانعام (Al-An'am)

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اِنِّيْ
sesungguhnya aku
نُهِيْتُ
aku dilarang
اَنْ
bahwa
اَعْبُدَ
aku menyembah
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
تَدْعُوْنَ
kamu seru/sembah
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
ۗ
قُلْ
katakanlah
لَّآ
tidak
اَتَّبِعُ
aku mengikuti
اَهْوَاۤءَكُمْۙ
hawa nafsumu
قَدْ
sungguh
ضَلَلْتُ
aku tersesat
اِذًا
jika demikian
وَّمَآ
dan tidaklah
اَنَا۠
bahwa
مِنَ
dari
الْمُهْتَدِيْنَ
orang-orang yang mendapat petunjuk
﴿٥٦﴾
Katakanlah (Muhammad), “Aku dilarang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah.” Katakanlah, “Aku tidak akan mengikuti keinginanmu. Jika berbuat demikian, sungguh tersesatlah aku, dan aku tidak termasuk orang yang mendapat petunjuk.”
845 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah (wahai rasul), kepada kaum musyrikin, ”sesungguhnya Allah telah melarang diriku menyembah berhala-berhala yang kalian sembah selain Allah.” Dan katakanlah kepada mereka, ”Aku tidak akan mengikuti keinginan-keinginan kalian. Sungguh, aku akan tersesat dari jalan yang lurus jika aku mengikuti keinginan hawa nafsu kalian dan tidaklah pula aku termasuk orang yang memperoleh hidayah.”

Sumber: https://tafsirweb.com/2180-surat-al-anam-ayat-56.html

Tafsir as-Sa'di

56. Allah berfirman kepada NabiNya, “Katakanlah” kepada orang-orang musyrik yang menyembah tuhan lain bersama Allah, “Sesungguhnya aku dilarang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah,” berupa sekutu-sekutu dan berhala-berhala yang tidak memiliki manfaat, mudarat, dan tidak mematikan manusia kembali.Ini adalah kebatilan, kamu tidak memiliki argumentasi atau syubhat kecuali mengikuti hawa nafsu dimana mengikutinya adalah kesesatan paling besar. Oleh karena itu, Allah berfirman, “Katakanlah, ‘Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat demikian’.” Maksudnya, jika aku mengikuti hawa nafsumu, “ dan tidaklah pula aku termasuk orang-orang yang medapat petunjuk,” dari segi manapun.

Sumber: https://tafsirweb.com/2180-surat-al-anam-ayat-56.html

Tafsir Al-Wajiz

56 Katakanlah kepada orang-orang musyrik wahai Nabi: “Sesungguhnya Allah melarangku menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah. Juga memerintahkanku untuk tidak mengikuti hawa nafsu kalian yang rusak dan berada dalam kesesatan yaitu penyembahan kepada berhala kalian, serta mengusir beberapa orang mukmin. Jika aku mengikuti hawa nafsu kalian maka aku akan tersesat”.

Sumber: https://tafsirweb.com/2180-surat-al-anam-ayat-56.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 55-59 Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Sebagaimana Kami menjelaskan apa yang telah berlalu keterangannya, berupa hujah dan daliJ sebagai jalan petunjuk dan bimbingan. Dia juga mencela orang yang berbantah-bantahan dan keras kepala". (Demikian pula Kami terangkan ayat-ayat Al-Qur’an) yaitu ayat-ayat dibutuhkan oleh orang-orang yang diajak bicara tentang keterangannya (dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa) yaitu supaya tampak jalan orang-orang yang berdosa yang menentang para rasul. Firman itu juga juga dibaca (Wa litastabiina sabiila al-mujrimiin) yaitu wahai Muhammad atau orang yang diajak bicara, supaya kamu jelas terhadap jalan orang-orang yang berbuat dosa.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Katakanlah, "Sesungguhnya aku berada di atas hujah yang nyata dari Tuhanku.”) yaitu di atas pengetahuan dari syariat Allah yang telah diwahyukan kepadaku (sedangkan kalian mendustakannya) yaitu dengan kebenaran yang sampai kepadaku dari Allah (Tidak ada padaku apa yang kalian minta supaya disegerakan) yaitu azab (Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah) yaitu sesungguhnya perkara itu hanya kembali kepada Allah. Jika dia berkehendak, maka Dia menyegerakan kepada kalian sesuatu yang kalian minta itu. Dan jika Dia berkehendak, maka Dia akan menangguhkannya kepada kalian, karena dalam hal itu terdapat hikmah yang besar Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik) yaitu Dia adalah sebaik-baik Pemberi keputusan dan sebaik-baik Pemberi penyelesaian dalam ketentuan di antara hamba-hambaNya.Firman Allah: (Katakanlah, "Kalau sekiranya ada padaku apa (azab) yang Kalian minta supaya disegerakan kedatangannya, tentu telah diselesaikan Allah urusan yang ada di antara aku dan kalian) yaitu jika tempat kembali hal itu adalah kepadaku, sungguh aku benar-benar akan menimpakannya kepada kalian sesuatu yang layak untuk kalian (Dan Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang zalim”) Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib, tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri) Diriwayatkan dari Salim bin Abdullah, dari ayahnya, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Kunci-kunci perkara yang ghaib itu ada lima, tidak ada yang mengetahuinya kecuali hanya Allah” (Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat; dan Dialah yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (34)) (Surah Luqman) Di dalam hadits Umar bahwa ketika malaikat Jibril menampakkan dirinya kepada beliau dalam bentuk seorang lelaki Badui, dan bertanya kepada tentang iman, Islam, dan ihsan, lalu beliau menjawab,”ada lima, tidak ada yang mengetahuinya kecuali hanya Allah”, kemudian beliau membaca ayat: (Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat) Firman Allah: (dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan) yaitu pengetahuan Allah yang Maha Mulia meliputi semua makhluk, baik yang di darat ataupun di laut, tidak ada satu pun yang tersembunyi dariNya bahkan sebesar dzarrah di bumi, dan tidak pula di langit.Alangkah baiknya apa yang dikatakan oleh Ash-Sharshari: Tidak ada yang tersembunyi bagi Allah bahkan sebesar dzarrah pun, baik yang terlihat oleh orang-orang yang melihat ataupun yang tidak terlihat. Firman Allah: (dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula)) yaitu Dia mengetahui semua makhluk yang bergerak dan benda matinya, tidak seperti prasangkamu bahwa itu hanya hewan-hewan, dan lebih lagi termasuk makhluk yang mendapatkan tanggung jawab, dari jin maupun manusia. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati (19)) (Surah Ghafir)

Sumber: https://tafsirweb.com/2180-surat-al-anam-ayat-56.html

Informasi

Surat

الانعام (Al-An'am)

Binatang Ternak — 165 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

56 dari 165 ayat

Juz

Juz 7

Halaman

Halaman 134

Ruku

Ruku 108

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 27 (53/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-845 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-6