الانعام (Al-An'am)
Per AyatMushaf
وَهُوَ
dan Dia
الَّذِيْٓ
yang
اَنْشَاَكُمْ
menciptakan kamu
مِّنْ
dari
نَّفْسٍ
jiwa/diri
وَّاحِدَةٍ
satu/seorang
فَمُسْتَقَرٌّ
maka tempat tetap
وَّمُسْتَوْدَعٌ
dan tempat simpanan
ۗقَدْ
sesungguhnya
فَصَّلْنَا
Kami telah menjelaskan
الْاٰيٰتِ
ayat-ayat/tanda-tanda
لِقَوْمٍ
bagi kaum/orang-orang
يَّفْقَهُوْنَ
mereka yang memahami
﴿٩٨﴾
Dan Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), maka (bagimu) ada tempat menetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda (kebesaran Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.
887 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan Allah lah yang memulai penciptaan diri kalian wahai sekalian manusia dari Adam tatkala Dia menciptakannya dari tanah, sedang kalian merupakan anak cucu dan keturunan darinya. Kemudian Allah menyiapkan bagi kalian tempat menetap yang kalian tinggali, yaitu Rahim-rahim para ibu, dan tempat penyimpanan di mana kalian terlindungi di dalamnya, yaitu tulang-tulang sulbi pada kaum lelaki. Sesungguhnya telah kami jelaskan hujjah-hujjah dan kami istimewakan kalian dengan keberadaan dalil-dalil, dan kami kuatkan hal-hal tersebut bagi satu kaum yang mampu memahami bagian-bagian hujjahnya dan sisi-sisi yang memuat pelajaran.
Sumber: https://tafsirweb.com/2222-surat-al-anam-ayat-98.html
Tafsir as-Sa'di
98. “Dan Dia-lah yang menciptakan kamu dari yang satu.” Yaitu Adam, Allah meciptakan bangsa manusia yang mememuhi bumi adalah berasal darinya dan mereka terus bertambah dan berkembang dengan perangai, bentuk penciptaan, dan karakter yang berbeda-beda, sehingga sulit untuk di paparkan dan dijelaskan. Allah menjadikan untuk mereka tempat kembali, yakni akhir hidup dan tujuan mereka di mana mereka semua akan di giring ke sana yaitu alam akhirat yang tidak ada lagi alam sesudahnya dan tidak ada waktu akhir sesudahnya, sedangkan alam ini di mana makhluk di ciptakan untuk tinggal di dalamnya, maka mereka diciptakan di dunia agar berusaha memperoleh sarana-sarananya, dimana dia tumbuh dan berkembang dengannya. Allah menitipkan mereka di tulang punggung bapak mereka dan Rahim ibu mereka kemudian di alam dunia dan akhirnya alam Barzah.Semua itu hanyalah sementara, tidak menetap dan kekal, akan tetapi dia berpindah darinya, sehingga sampai kealam yang yang menjadi temapt tinggal permanen. Adapun dunia ini, maka ia hanyalah tempat berlalu dan simpan. “sungguh telah kami jelaskan tanda-tanda kebesaran kami kepada orang-orang yang menegatahui” tentang ayat-ayatNya dan memahami hujjah-hujjah dan keterangan-keteranganNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/2222-surat-al-anam-ayat-98.html
Tafsir Al-Wajiz
98. Itulah tanda-tanda di bumi dan langit. Adapun tanda-tanda dalam diri sendir, maka Allah itu asalnya telah menciptakan kalian dari satu jiwa yaitu Adam, lalu kalian berkembang biak.Dan bagi kalian itu tempat tinggal di permukaan bumi, dan tempat peristirahatan setelah mati dalam perut bumi. Sungguh Kami telah menerangkan tanda-tanda yang menunjukkan kepada ksesmpurnaan kuasa dan iradat Kami bagi kaum yang mengerti tentang apa yang dibacakan bagi mereka, lalu beriman.
Sumber: https://tafsirweb.com/2222-surat-al-anam-ayat-98.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 98-99 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Dialah yang menciptakan kalian dari seorang diri) yaitu nabi Adam, sebagaimana firman Allah: (Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan kalian yang telah menciptakan kalian dari seorang diri, dan darinya Allah menciptakan istrinya; dan dari keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak) (Surah An-Nisa: 1) Firman Allah: (maka (bagi kalian) ada tempat tetap dan tempat simpanan) Para ulama berbeda pendapat tentang makna hal itu, dari Ibnu Mas'ud, Ibnu Abbas, Abu Abdurrahman As-Sulami, Qais bin Abu Hazim, Mujahid, ‘Atha’, Ibrahim An-Nakha'i, Adh-Dhahhak, Qatadah, As-Suddi, ‘Atha’ Al-Khurasani, dan lainnya (maka (bagi kalian) ada tempat tetap) yaitu di dalam rahim.Mereka atau sebagian besar mereka berkata bahwa (dan tempat simpanan) yaitu di dalam tulang sulbi. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Kami telah jelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui) yaitu mereka memahami dan mengerti tentang Kalam Allah dan maknanya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit) yaitu dengan kadar yang diberkati sebagai rezeki untuk para hamba, untuk menghidupkan, dan pertolongan serta rahmat dari Allah bagi makhlukNya. (Lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan) sebagaimana firmanNya: (Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup) (Surah Al-Anbiya: 30) (Maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau) yaitu tanaman dan pepohonan yang hijau; kemudian setelah itu Kami menciptakan di dalamnya biji-bijian dan buah-buahan.Oleh karena itu, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak) bagiannya saling tumpang tindih sebagaimana tangkai-tangkainya dan bagian lainnya (dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai) bentuk jamak dari “qunwun”, yaitu pelepah-pelepah kurma (yang menjuntai) yaitu dekat untuk dipetik, sebagaimana yang dikatakan oleh Ali bin Abi Thalhah Al-Walibi dari Ibnu Abbas (tangkai-tangkai yang menjuntai) yaitu tangkai yang menjuntai ke bawah bagi pohon kurma yang pendek, sehingga pelepahnya dekat dengan tanah. Hal ini diriwayatkan oleh Ibnu Jarir. Ibnu Jarir berkata,”Orang-orang Hijaz berkata “qinwaanun” dan Bani Qais berkata,”Qunwaanun”.Imri’ul Qais berkata: Pucuk pohonnya berdiri tegak, akarnya menghujam ke tanah, dan mayangnya yang dipenuhi dengan tangkai-tangkai menjuntai ke bawah, dengan buah kurma merah. Dia berkata,”Bani Tamim berkata,”Qinyaanun” dengan menggunakan huruf “ya’”. Dia berkata bahwa itu adalah bentuk jamak dari “qanwun”, sebagaimana kata “shinwan” yang merupakan bentuk jamak dari kata “shanwun”.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan kebun-kebun anggur) Kami mengeluarkan darinya kebun-kebun anggur; dua jenis buah ini adalah buah paling bagus menurut penduduk Hijaz. Barangkali keduanya merupakan buah-buahan yang terpilih di dunia. Sebagaimana Allah memberikan keduanya kepada hamba-hambaNya dalam firmanNya: (Dan dari buah kurma dan anggur, kalian buat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik) (Surah An-Nahl: 67) Hal ini disebutkan sebelum pengharaman khamr.Dia berfirman: (Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur) (Surah Yasin: 34) dan (dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa).Qatadah dan lainnya berkata,”yaitu daunnya mirip, dan bentuknya serupa satu sama lain, dan saling berbeda dalam buah dari segi bentuk, rasa, dan kandungannya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikanlah pula) kematangannya) yaitu membuatnya matang. Pendapat ini dikatakan oleh Al-Barra’ bin ‘Azib, Ibnu Abbas, Adh-Dhahhak, ‘Atha’ Al-Khurasani, As-Suddi, Qatadah, dan lainnya. yaitu pikirkanlah tentang kekuasaan Penciptanya yang telah menciptakannya dari tidak ada menjadi ada.Setelah tanaman itu menjadi pohon, dan menjadikan anggur, kurma, dan hal lainnya dari segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah سبحانه وتعالى yang berbeda-beda dari segit warna, bentuk, rasa dan aromanya. Sebagaimana firmanNya: (Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman, dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama, Kami melebihkan sebagian tanaman-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya) (Surah Ar-Ra'd: 4) Oleh karena itu di sini Allah berfirman: (Sesungguhnya pada yang demikian itu) wahai manusia (ada tanda-tanda (kekuasaan Allah)) yaitu dalil-dalil yang menunjukkan kepada kesempurnaan kekuasaan, kebijaksanaan, dan rahmat dari Dzat yang menciptakan semua itu (bagi orang-orang yang beriman) yaitu mereka yang percaya kepadaNya dan mengikuti rasul-rasulNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/2222-surat-al-anam-ayat-98.html
Informasi
Surat
الانعام (Al-An'am)
Binatang Ternak — 165 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
98 dari 165 ayat
Juz
Juz 7
Halaman
Halaman 140
Ruku
Ruku 113
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 28 (56/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-887 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-6