الانعام (Al-An'am)

Per AyatMushaf
وَكَذٰلِكَ
dan demikianlah
نُصَرِّفُ
Kami mengulang-ulang
الْاٰيٰتِ
ayat-ayat
وَلِيَقُوْلُوْا
dan supaya mereka berkata
دَرَسْتَ
kamu telah mempelajari
وَلِنُبَيِّنَهٗ
dan agar Kami menjelaskan
لِقَوْمٍ
bagi kaum orang-orang
يَّعْلَمُوْنَ
mereka mengetahui
﴿١٠٥﴾
Dan demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang ayat-ayat Kami agar orang-orang musyrik mengatakan, “Engkau telah mempelajari ayat-ayat itu (dari Ahli Kitab),” dan agar Kami menjelaskan Al-Qur'an itu kepada orang-orang yang mengetahui.
894 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sebagiamana dalam al-qur’an ini kami telah menjelaskan kepada kaum musyrikin bukti-bukti nyata dalam perkara tauhid, kenabian dan tempat kembali (akhirat), kami (juga) menerangkan bukti-bukti kepada mereka tentang segala yang tidak mereka ketahui, tetapi mereka justru mengatakan dengan berdusta , ”Engkau telah belajar dari ahli kitab” Dan agar kami menjelaskan kebenaran melalui pengulangan ayat-ayat yang kami lakukan, kepada kaum yang mengetahuinya, kemudian mereka terima dan ikuti. Mereka itu adalah orang-orang yang beriman kepada Rasulullah, Muhammad dan wahyu yang diturunkan kepadanya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2229-surat-al-anam-ayat-105.html

Tafsir Al-Wajiz

105. Seperti halnya penjelasan yang telah disebutkan itu, Kami akan menerangkan ayat-ayat itu (lagi) dengan cara yang berbeda-beda sesuai janji dan peringatan itu supaya mereka belajar. Dan sungguh akibat perkara tersebut, orang-orang kafir akan berkata: “Wahai Muhammad, sesungguhnya kamu telah mempelajari ilmu-ilmu ahli kitab, sehingga kamu (bisa membawa Al-Qur’an ini” dan supaya Kami akan menjelaskan Al-Qur’an bagi kaum yang mengerti tentang kebenaran lalu mengikutinya

Sumber: https://tafsirweb.com/2229-surat-al-anam-ayat-105.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 104-105 “Al-Bashair” adalah bukti dan hujjah yang terkandung di dalam Al-Qur'an dan apa yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ (maka barang siapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri) sebagaimana firmanNya: (Barang siapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barang siapa yang sesat, maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri) (Surah Al-Isra: 15) Oleh karena itu Allah berfirman (dan barang siapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudaratannya kembali kepadanya) ketika Dia menyebut “Al-Bashair” (dan barang siapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudaratannya kembali kepadanya) yaitu sesungguhnya bencananya akan menimpa dirinya; sebagaimana firmanNya: (Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada) (Surah Al-Hajj: 46) (Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara (kalian)) yaitu bukan pemelihara, dan bukan juga sebagai pengawas, melainkan aku hanya sebagai orang yang menyampaikan; dan Allah itu memberi petunjuk kepda siapa saja yang Dia kehendaki dan menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki.Firman Allah: (Demikianlah Kami mengulang-ulangi ayat-ayat Kami) yaitu sebagaimana Kami menjelaskan secara rinci ayat-ayat itu di surat ini berupa penjelasan tentang keesaan bahwa itu tidak ada Tuhan selain Dia. Demikian juga Kami menjelaskan, menafsirkan, dan menerangkan ayat-ayat itu pada setiap tempatnya, karena ketidaktahuan orang-orang yang bodoh, dan agar orang-orang musyrik dan orang-orang kafir yang berdusta itu berkata,"Wahai Muhammad, kamu telah belajar dari orang-orang Ahli Kitab sebelummu, dan kamu telah membaca serta mengetahuinya dari mereka" Demikianlah yang dikatakan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, Sa'id bin Jubair, Adh-Dhahhak, dan lainnya. Ini sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى yang memberitahukan tentang kedustaan dan keingkaran mereka: (Dan orang-orang kafir berkata, "Al-Qur’an ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad, dan dia dibantu oleh kaum yang lain "; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar (4) Dan mereka berkata, "Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan”) (Surah Al-Furqan: 4, 5) Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan supaya Kami menjelaskan Al-Qur’an itu kepada orang-orang yang mengetahui) yaitu agar Kami menerangkannya kepada kaum yang mengetahui kebenaran, lalu mereka mengikutinya, dan mereka menjauhi kebathilan.Maka hanya milik Allahlah ketentuan tentang kesesatan mereka, dan penjelasan tentang kebenaran kepada mereka. sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk) (Surah Al-Baqarah: 26) dan (agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh setan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu benar-benar dalam permusuhan yang sangat) (Surah Al-Hajj: 53) dan ayat-ayat lain yang menunjukkan bahwa Allah سبحانه وتعالى menurunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.Dan dengan itu Dia menyesatkan orang-orang yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang Dia kehendaki. Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (Demikianlah Kami mengulang-ulangi ayat-ayat Kami supaya (orang-orang yang beriman mendapat petunjuk) dan supaya orang-orang yang musyrik mengatakan, "Kamu telah mempelajari ayat-ayat itu (dari Ahli Kitab), "dan supaya Kami menjelaskan Al-Qur'an itu kepada orang-orang yang mengetahui) At-Tamimi meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa "Darasta" maknanya adalah kamu telah membaca dan kamu telah mempelajari”.Demikian juga yang dikatakan oleh Mujahid dan As-Suddi

Sumber: https://tafsirweb.com/2229-surat-al-anam-ayat-105.html

Informasi

Surat

الانعام (Al-An'am)

Binatang Ternak — 165 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

105 dari 165 ayat

Juz

Juz 7

Halaman

Halaman 141

Ruku

Ruku 114

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 28 (56/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-894 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-6