الانعام (Al-An'am)

Per AyatMushaf
وَاَنَّ
dan sesungguhnya
هٰذَا
ini
صِرَاطِيْ
jalanku
مُسْتَقِيْمًا
yang lurus
فَاتَّبِعُوْهُ
maka ikutilah dia
ۚوَلَا
dan janganlah
تَتَّبِعُوا
kamu mengikuti
السُّبُلَ
jalan-jalan
فَتَفَرَّقَ
karena maka mereka mencerai beraikan
بِكُمْ
dengan/untuk kalian
عَنْ
dari
سَبِيْلِهٖ
jalanNya
ۗذٰلِكُمْ
demikian itu
وَصّٰىكُمْ
(Allah) mewasiatkan padamu
بِهٖ
dengannya
لَعَلَّكُمْ
agar kalian
تَتَّقُوْنَ
kamu bertakwa
﴿١٥٣﴾
Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa.
942 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan diantara perintah Allah kepada kalian, bahwa islam adalah jalan Allah yang lurus, maka tempuhlah jalan itu, janganlah kalian menempuh jalan-jalan kesesatan yang akan mencerai-beraikan kalian dan menjauhkan kalian dari jalan Allah yang lurus. Berjalan mengarah ke jalan yang lurus itulah yang diperintahkan Allah kepada kalian, supaya kalian dapat melindungi diri dari siksaanNYa dengan melaksanakan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2277-surat-al-anam-ayat-153.html

Tafsir as-Sa'di

153. Manakala Allah menjelaskan perintah-perintah besar dan syriat yang penting maka Dia memberi isyarat kepadanya dan kepada yang lebih umum darinya. Dia berfirman, “Dan bahwa yang kami perintahkan ini adalah jalanKu yang lurus.” Maksdunya, hukum-hukum ini dan yang sejenis dengannya yang dijelaskan oleh Allah di dalam kitabNya dan Dia menerangkan kepada hamba-hambaNy adalah jalan Allah mengantarkan kepadaNya dan kepada rumah kemulianNya, dan jalan yang seimbang, mudah lagi singkat. “Maka ikutilah ia,”agar kamu beruntung dan menang, dan meraih impian dan kebahagiaan. “Dan jangnalah kamu mengikuti jalan-jaln yang lain,” yaitu jalan-jalan yang menyimpang dari jalan ini. “karena jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalanNya.” Maksdunya, menyesatkan kamu darinya dan memecahkan kamu ke kanan dan ke kiri.Jika kamu telah tersesat dari jalan yang lurus, maka yang ada hanya jalan menuju Neraka Jahim. “Yang demikian itu diperintahkan kepadamu agar kamu bertakwa.” Karena jika kamu menunaikan sesuatu yang telah dijelaskan oleh Allah kepadamu, baik dari sisi ilmu atau dari sisi amal, maka kamu termasuk orang-orang yang bertakwa dan hamba Allah yang beruntung. Kata “jalan” disebutkan dengan kata tunggal dan dinisbatkan kepada Allah karena ia adalah “jalan” yang satu, yang mengatarkan kepadaNya. Dan Allah adalah penolong bagi para peniti untuk menitinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2277-surat-al-anam-ayat-153.html

Tafsir Al-Wajiz

153 Bahwa yang Kami perintahkan ini adalah sepuluh wasiat: yaitu agama-Ku yang lurus yang Aku ridhai untuk para hamba-Ku, tidak ada kebengkokan di dalamnya. Maka ikutilah jalan itu, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang bertentangan dengannya, sehingga kalian lebih condong untuk menyeleweng dari jalan yang lurus yaitu agama yang Dia ridhai untuk kalian. Itulah yang diperintahkan oleh Tuhan kalian, agar kalian bertakwa kepada Allah, kemudian senantiasa menjalankan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi larangan-Nya serta hati-hati dengan azab-Nya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2277-surat-al-anam-ayat-153.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kalian dari jalan-Nya) dan dalam firmanNya: (Tegakkanlah agama dan janganlah kalian berpecah belah tentangnya) (Surah Asy-Syura: 13) dan ayat-ayat lain dalam Al-Qur'an yang serupa.Dia berkata bahwa Allah memerintahkan orang-orang mukmin untuk bersatu dan melarang mereka untuk berselisih dan bercerai-berai, serta memberitahukan kepada mereka, bahwa telah binasa orang-orang sebelum mereka karena perselisihan dan permusuhan dalam agama Allah. Pendapat yang serupa dengan ini juga dikatakan oleh Mujahid dan lainnya. Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, dia berkata bahwa Rasulullah ﷺ membuat garis dengan tangan beliau, kemudian bersabda: "Ini jalan Allah yang lurus” Lalu beliau membuat garis di sebelah kanan dan kirinya, kemudian bersabda,"Ini jalan-jalan lain, tidak ada jalan darinya melainkan setan yang menyeru kepadanya" Kemudian Rasulullah ﷺ membaca (dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Kuyang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kalian dari jalanNya) Firman Allah سبحانه وتعالى: (maka ikutilah dia, dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan yang lain) Sesungguhnya bentuk tunggal dari kata (sabiil) adalah karena kebenaran itu hanya satu.Oleh karena itu, bentuk jamak yaitu “as-subul” digunakan karena perbedaan dan cabangnya, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya (257)) (Surah Al-Baqarah)

Sumber: https://tafsirweb.com/2277-surat-al-anam-ayat-153.html

Informasi

Surat

الانعام (Al-An'am)

Binatang Ternak — 165 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

153 dari 165 ayat

Juz

Juz 8

Halaman

Halaman 149

Ruku

Ruku 120

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 30 (60/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-942 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-6