الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
يَابَنِيْٓ
Wahai keturunan
اٰدَمَ
Adam
قَدْ
sesungguhnya
اَنْزَلْنَا
Kami telah menurunkan
عَلَيْكُمْ
atas kalian
لِبَاسًا
pakaian
يُّوَارِيْ
menutupi
سَوْاٰتِكُمْ
keburukan/auratmu
وَرِيْشًاۗ
dan perhiasan
وَلِبَاسُ
dan pakaian
التَّقْوٰى
takwa
ذٰلِكَ
demikian/itu
خَيْرٌۗ
lebih baik
ذٰلِكَ
demikian/itu
مِنْ
dari
اٰيٰتِ
sebagian tanda-tanda kekuasaan
اللّٰهِ
Allah
لَعَلَّهُمْ
supaya mereka
يَذَّكَّرُوْنَ
mereka ingat
﴿٢٦﴾
Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat.
980 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Wahai anak cucu adam, sungguh kami telah menjadikan pakaian bagi kalian yang menutupi aurat kalian. Yaitu pakaian pokok, dan pakaian untuk perhiasan dan kecantikan. Pakaian ini yang berfungsi sebagai kesempurnaan penampilan dan kesenangan.Sedang pakaian ketakwaan kepada Allah yaitu dengan cara mengerjakan perintah-perintah dan menjauhi larangan-larangan, itulah sebaik-baiak pakaian bagi seorang mukmin. Dan semua itu yang telah dikaruniakan Allah kepada kalian itu termasuk bukti-bukti rububiyah Allah , keesaan, limpahan karunia, dan rahmatNya kepada hamab-hambaNya. Harapannya, agar kalian selalu mengingat-ngingat nikmat-nikmat tersebut dan kemudian bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat tersebut.Dan dalah hal ini, terkandung pemberian karunia dari Allah bagi para hambaNYa dengan kenikmatan-kenikmatan ini.
Sumber: https://tafsirweb.com/2480-surat-al-araf-ayat-26.html
Tafsir as-Sa'di
26. Kemudian Allah memberi nikmat kepada mereka dengan apa yang Dia sediakan untuk mereka berupa pakaian pokok dan pakaian lain yang tujuannya adalah keindahan. Begitu pula kebutuhan lainnya, seperti makanan, minuman, kendaraan, pernikahan, dan perkara-perkara lain yang disediakan Allah bagi manusia; baik yang bersifat pokok maupun yang bersifat pelengkap.Kemudian Dia mejelaskan kepada mereka bahwa semua itu bukanlah tujuan itu sendiri, akan tetapi Allah menyediakannya sebagai pendukung dan penopang untuk beribadah dan melakukan ketaatan kepadaNya. oleh karena itu Dia berfirman ”dan pakaian takwa itulah yang paling baik” daripada pakaian badan, karena pakaian takwa akan selalu bersama hamba, tidak usang dan tidak rusak. Ia adalah keindahan hati dan rohani. Adapun pakaian yang Nampak, maka ia hanyalah mentupi aurat yang Nampak pada suatu waktu atau ia menjadi keindahan bagi pemakainya.Dibalik itu tidak ada lagi kegunaan. Seandainya pakaian takwa tidak ada, maka aurat batinnya akan terlihat dan dia akan mendapat kehinaan dan aib. FirmanNYa ”yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah mudah-mudahan mereka selalu ingat” yakni pakaian yang disebutkan itu termasuk yang mengingatkanmu tentang apa-apa yang berguna dan apa yang tidak berguna bagimu, dan kamu memakai pakaian lahir sebagai sarana untuk menopang batin.
Sumber: https://tafsirweb.com/2480-surat-al-araf-ayat-26.html
Tafsir Al-Wajiz
26. Wahai bani Adam, Sungguh Kami telah menciptakan untuk kalian baju yang menutupi aurat kalian dan bulu burung untuk mempercantiknya. Ini adalah pakaian yang dihias.Dan pakaian ketakwaan secara maknawiyah, yaitu pakaian keimanan dan amal shalih itu sebaik-baik pakaian dan lebih utama daripada pakaian materi. Pakaian dan jenisnya itu (pakaian materi dan maknawi) termasuk ayat-ayat Allah yang menunjukkan kepada kuasa, anugerah dan rahmatNya, supaya mereka merenunginya, lalu mereka mensyukuri nikmat Allah dan beriman kepadaNya
Sumber: https://tafsirweb.com/2480-surat-al-araf-ayat-26.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى menyebutkan anugerahNya kepada para hambaNya, dengan menjadikan bagi mereka pakaian dan perhiasan. Pakaian untuk menutupi aurat, sedangkan perhiasan untuk memperindah penampilan. Pakaian adalah sesuatu yang wajib, dan perhiasan adalah pelengkap dan tambahan.Ibnu Jarir berkata bahwa “Ar-riyasy” menurut bahasa Arab adalah perabotan dan sesuatu yang mencolok dari pakaian. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, dan itu diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa “ar-riyasy” adalah harta. Demikian juga dikatakan oleh Mujahid, ‘Urwah bin Az-Zubair, As-Suddi, Adh-Dhahhak, dan lainnya.Para mufasir berbeda pendapat mengenai maknanya. Ikrimah berkata, Dikatakan bahwa itu adalah pakaian yang dikenakan oleh orang-orang yang bertakwa pada hari kiamat. Zaid bin Ali, As-Suddi, Qatadah, dan Ibnu Juraij berkata bahwa “libasut taqwa” adalah keimanan
Sumber: https://tafsirweb.com/2480-surat-al-araf-ayat-26.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
26 dari 206 ayat
Juz
Juz 8
Halaman
Halaman 153
Ruku
Ruku 124
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 31 (61/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-980 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7