الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
اَلَّذِيْنَ
orang-orang yang
يَصُدُّوْنَ
(mereka) meghalang-halangi
عَنْ
dari
سَبِيْلِ
jalan
اللّٰهِ
Allah
وَيَبْغُوْنَهَا
dan mereka menginginkan
عِوَجًاۚ
bengkok
وَهُمْ
dan mereka
بِالْاٰخِرَةِ
dengan/pada akhirat
كٰفِرُوْنَۘ
mereka ingkar
﴿٤٥﴾
(yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah dan ingin membelokkannya. Mereka itulah yang mengingkari kehidupan akhirat.”
999 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang kafir itu adalah orang-orang yang dahulu berpaling dari jalan Allah yang lurus, menghalang-halangi manusia untuk menapaki jalanNya, dan mencari segala cara agar jalan tersebut menjadi bengkok sehingga tidak ada yang dapat mengenalnya dengan baik seorangpun. Dan mereka juga orang-orang yang ingkar terhadap akhirat dan apa yang ada di dalamnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/2499-surat-al-araf-ayat-45.html
Tafsir as-Sa'di
44-45 Allah berfirman setelah menyebutkan bahwa masing-masing kelompok menempati tempat masing-masing.Keduanya mendapatkan kebenaran pahala dan azab yang disampaikaan oleh para rasul dan dinyatakan oleh kitab-kitab, bahwa penduduk surge memanggil penghuni neraka dengan mengatakan "sesungguhnya kami telah mendapatkan apa yang dijanjikan tuhan kami kepada kami adalah benar" ketika kami dijanjikan atas keimanan dan amal sholeh kami dengan surge maka kami masuk dan kami melihat apa yang telah Allah sifatkan kepada kami "apakah kalain medapatkan apa yang dijanjikan kepada kalian juga benar” akibat kekufuran dan kemaksiatan. ”mereka (penduduk neraka) menjawab’betul’. ” Yakni kami benar-benar mendapatkannya. Maka terbuktilah bagi seluruh makhluk dengan bukti yang tidak ada keraguan padanya akan kebenaran janji Allah Dan siapakah yang lebih jujur ucapannya daripada Allah? Keraguan dan kebimbangan telah lenyap dari mereka.Perkaranya telah menjadi haqqul yaqin. Orang-orang mukmin bangga dan berbahagia dengan janji Allah, sementara orang-orang kafir berputus asa dari kebaikan dan mereka mengakui bahwa mereka berhak mendapatkan azab. ”kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan dianatara kedua golongan itu “ yakni diantara penduduk surga dan penghuni neraka dengan berkata “kutukan Allah” pengusiran dan penjauhan dari segala kebaikan, ”ditimpakan kepada orang-orang yang zhalim” karena Allah telah membuka pintu rahmatNya untuk mereka, tetapi mereka berpaling darinya karena kezhaliman, dan mereka menghalang-halangi diri mereka mereka sendiri dan juga orang lain dari jalan Allah, maka mereka itu sesat dan menyesatkan. Allah menginginkan jalan itu lurus dan mengarahkan para penitinya kepadanya, sementara mereka menginginkannya “menjadi bengkok” menyimpang dan justru mengahalang-halangi dari jalan lurus. ”dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat” dan inilah yang menyebabkan mereka menyimpang dari jalan yang lurus dan gemar menerima keinginan syahwat jiwa yang diharamkan adalah karena ketidak imanan mereka kepada hari kebangkitan. tidak takut kepada azab dan tidak mengharapkan pahala. mafhum dari seruan malaikat ini adalah bahwa Rahmat Allah melimpah kepada orang-orang beriman, kebaikanNya meliputi dan menaungi mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/2499-surat-al-araf-ayat-45.html
Tafsir Al-Wajiz
45. (Yaitu) orang-orang yang mencegah manusia untuk mengikuti jalan Allah, syariatNya, dan masuk Islam. Mereka menginginkan agar jalan yang dilewti itu menyimpang, bukan lurus, mereka beranggapan bahwa jalan Allah itu salah dan bathil sedangkan mereka itu di atas kebenaran. Dan terhadap pertemuan dengan Allah di akhirat itu mereka adalah orang-orang yang ingkar dan mendustakannya
Sumber: https://tafsirweb.com/2499-surat-al-araf-ayat-45.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 44-45 Allah سبحانه وتعالى memberitaahukan tentang apa yang dikatakan kepada penduduk neraka sebagai bentuk celaan dan cemoohan ketika mereka menempati tempat mereka: (Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami) Huruf “An” disini menafsirkan perkataan yang dibuang, dan huruf “Qad” untuk menunjukkan makna kepastian, yaitu mereka berkata kepada penduduk neraka, (Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami, maka apakah kalian benar-benar memperoleh apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan kalian kepada kalian?" Penduduk neraka menjawab, "Ya") Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى memberitahukan dalam surah Ash-Shaffat tentang seseorang yang mempunyai teman dari orang-orang kafir, yaitu: (Maka ia meninjaunya, lalu dia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala (55) Ia berkata (pula), "Demi Allah, sesungguhnya kamu benar-benar hampir mencelakakanku (56) Jikalau tidaklah karena nikmat Tuhanku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka) (57) Maka apakah kita tidak akan mati (58) melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia) dan kita tidak akan disiksa (di akhirat nanti)?”(59)) (Surah Ash-Shaffat) yaitu dia mengingkari ucapan temannya yang dikatakan di dunia, dan mengecamnya atas apa yang sekarang dia dapatkan berupa azab dan hukuman.Demikian juga para malaikat mencela mereka, dan berkata kepada mereka : ((Dikatakan kepada mereka), "Inilah neraka yang dahulu kalian selalu mendustakannya (14) Maka apakah ini sihir? Ataukah kalian tidak melihat? (15) (Rasakanlah panas apinya), maka baik kalian bersabar atau tidak, sama saja bagi kalian; kalian diberi balasan terhadap apa yang telah kalian kerjakan” (16)) (Surah Ath-Thur) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu) seorang yang memberitahu dan penyeru memberitahukan dan menyeru (Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim) yaitu ditetapkan atas mereka.Kemudian Allah menggambarkan mereka dengan firmanNya: ((yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok) yaitu mereka menghalangi orang lain dari mengikuti jalan dan syariat Allah serta apa yang dibawa oleh para nabi, dan mereka mengharapkan agar jalan itu bengkok dan tidak lurus sehingga tidak ada seorang pun yang mengikutinya (dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat) yaitu mereka adalah orang-orang yang ingkar terhadap hari pertemuan dengan Allah سبحانه وتعالى yaitu di hari akhirat. yaitu mereka mengingkari dan mendustakannya serta tidak mempercayai dan tidak beriman pada keberadaannya. Oleh karena itu, mereka tidak peduli dengan apa yang mereka lakukan berupa perkataan dan perbuatan yang mungkar, karena mereka tidak takut dengan hari perhitungan, dan tidak pula dengan hukuman. Mereka adalah manusia yang paling buruk ucapan dan perbuatannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/2499-surat-al-araf-ayat-45.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
45 dari 206 ayat
Juz
Juz 8
Halaman
Halaman 156
Ruku
Ruku 126
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 31 (62/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-999 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7