الاعراف (Al-A'raf)

Per AyatMushaf
وَبَيْنَهُمَا
dan diantara keduanya
حِجَابٌۚ
dinding/batas
وَعَلَى
dan diatas
الْاَعْرَافِ
A'raf
رِجَالٌ
beberapa orang laki-laki
يَّعْرِفُوْنَ
mereka mengenal
كُلًّا
masing-masing
ۢ
بِسِيْمٰىهُمْۚ
dengan tanda-tanda mereka
وَنَادَوْا
dan mereka menyeru
اَصْحٰبَ
penghuni
الْجَنَّةِ
surga
اَنْ
bahwa
سَلٰمٌ
sejahtera
عَلَيْكُمْۗ
atas kalian
لَمْ
belum
يَدْخُلُوْهَا
mereka memasukinya
وَهُمْ
dan mereka
يَطْمَعُوْنَ
mereka mengharapkan
﴿٤٦﴾
Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada tabir dan di atas A‘raf (tempat yang tertinggi) ada orang-orang yang saling mengenal, masing-masing dengan tanda-tandanya. Mereka menyeru penghuni surga, “Salamun ‘alaikum” (salam sejahtera bagimu). Mereka belum dapat masuk, tetapi mereka ingin segera (masuk).
1000 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan diantara para penghuni surga dan penduduk neraka Terdapat batas pemisah besar yang disebut dengan al-a’raf. Di atas batas pemisah ini ada orang-orang yang mengenal para penghuni surga dan para penduduk neraka melalui tanda-tanda mereka masing-masing, seperi rona muka putih para penghuni surga dan gelapnya wajah-wajah penduduk neraka. Orang-orang tersebut adalah orang-orang yang amal kebaikan dan perbuatan buruk mereka seimbang, mereka mengharapkan rahmat dari Allah . dan orang-orang yang berada di atas al-‘araf ini memanggil-manggil penghuni surga dengan sambutan selamat datang dengan berkata kepada mereka, ”salamun ‘alaikum (semoga keselamatan terlimpahkan kepada kalian semua).” Mereka ini belumlah bisa masuk kedalam surga, namun mereka amat berharap untuk memasukinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2500-surat-al-araf-ayat-46.html

Tafsir as-Sa'di

46 Yakni diantara penduduk surge dengan penghuni neraka terdapat pembatas yang bernama al’araf, tidak dari surge tidak pula dari neraka, menghadap ke surge dan neraka. siapa yang disitu dapat melihat keadaan kedua golongan ini, diatas pembatasnya itu terdapat orang-orang yang mengenal masing-masing dari penduduk surga dan penghuni neraka "dengan tanda-tanda mereka", yakni dengan ciri khas yang dengannya mereka dibedakan. Jika mereka melihat kepada penduduk surge, mereka berseru kepada mereka, ”saalamun alaikum (salam sejahtera atas kalian)” yakni mereka memberi hormat dan salam kepada mereka akan tetapi mereka sampai saat itu belum masuk surge, walaupun demikian mereka sangat berhasrat untuk memasukinya dan Allah tidak menjadikan hasrat di dalam hati mereka kecuali karena kemuliaanNya yang Dia inginkan untuk mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/2500-surat-al-araf-ayat-46.html

Tafsir Al-Wajiz

46. Di antara penghuni surga dan neraka itu ada sekat atau tembok penghalang agar tidak terhubung dengan penghuni neraka. Dan di A’raf (yaitu bagian dinding tertinggi) itu ada laki-laki yang kebaikan dan keburukannya sama) Mereka mengetahui tanda-tanda dari masing-masing penghuni surga dan neraka.Para penghuni A’raf itu menyeru kepada penduduk surga ketika melihat mereka dengan berkata: “Kesejahteraan atas kalian, yaitu salam hormat atas kalian” akan tetap mereka (penghuni A’raf) sangat ingi masuk surga ketika melihat keutamaan dan rahmat Allah. Dan rahmatNya itu lebih banyak daripada kemarahanNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2500-surat-al-araf-ayat-46.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 46-47 Ketika Allah سبحانه وتعالى menyebutkan pembicaraan penduduk surga dengan penduduk neraka, lalu Allah mengingatkan bahwa di antara surga dan neraka terdapat batas, yaitu tembok yang menghalangi penduduk neraka untuk sampai ke penduduk surga. Ibnu Jarir berkata bahwa itu adalah dinding yang difirmankan oleh Allah سبحانه وتعالى tentang hal itu: (Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat, dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa) (Surah Al-Hadid: 13) yaitu Al-A'raf., yang disebutkan oleh Allah سبحانه وتعالى dalam firmanNya: (dan di atas A'raf itu ada orang-orang) Kemudian dia meriwayatkan dengan sanadnya dari As-Suddi, bahwa dia berkata tentang firmanNya: (Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas) Itu adalah dinding yang disebut Al-A'raf.Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Al-A'raf adalah sekumpulan tebing tinggi antara surga dan neraka dimana orang-orang yang berdosa dipenjara di sana, di antara surga dan neraka. Dalam riwayat lain darinya bahwa Al-A'raf adalah sebuah tembok antara surga dan neraka. Para mufasir berbeda pendapat tentang penduduk Al-A'raf, siapakah mereka itu?Dan semuanya maknanya dekat dan merujuk kepada satu makna, yaitu mereka adalah kaum yang kebaikan dan keburukannya sama. Hal ini dikatakan oleh Huzaifah, Ibnu Abbas, Ibnu Mas'ud dan banyak ulama’ lainnya dari kalangan ulama salaf dan masa kini. Firman Allah سبحانه وتعالى: (yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata,”Mereka mengenali penduduk surga dengan wajah mereka yang putih, dan penduduka neraka dengan wajah mereka yang hitam.Ma'mar meriwayatkan dari Al-Hasan, bahwa dia membaca ayat ini: (Mereka belum lagi memasukinya, sedangkan mereka ingin segera (memasukinya)) dia berkata, "Demi Allah, tidak sekali-kali keinginan itu muncul di hati mereka melainkan karena kemuliaan yang dikehendaki Allah untuk mereka" Firman Allah (Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata, "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu” (47)) Adh-Dhahhak meriwayatkan dari Ibnu Abbas,”Sesungguhnya penduduk A'raf itu ketika melihat penduduk neraka dan mereka mengenalinya (mereka berkata, "Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim" (47))

Sumber: https://tafsirweb.com/2500-surat-al-araf-ayat-46.html

Informasi

Surat

الاعراف (Al-A'raf)

Tempat Tertinggi — 206 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

46 dari 206 ayat

Juz

Juz 8

Halaman

Halaman 156

Ruku

Ruku 126

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 31 (62/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1000 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-7