الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
فَاَخَذَتْهُمُ
maka menimpa mereka
الرَّجْفَةُ
gempa
فَاَصْبَحُوْا
maka jadilah mereka
فِيْ
dalam
دَارِهِمْ
rumah mereka
جٰثِمِيْنَ
mayat-mayat yang bergelimpangan
﴿٧٨﴾
Lalu datanglah gempa menimpa mereka, dan mereka pun mati bergelimpangan di dalam reruntuhan rumah mereka.
1032 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Maka menimpa kepada orang-orang kafir berupa gempa dahsyat yang merenggut hati , lalu mereka menjadi manusia-manusia yang binasa di negeri mereka, tertelungkup dengan lutut-lutut dan wajah-wajah yang menyusur tanah. Tidak ada seorangpun dari mereka yang dapat lolos.
Sumber: https://tafsirweb.com/2532-surat-al-araf-ayat-78.html
Tafsir as-Sa'di
78 “karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka” dalam keadaan berlutut Allah membinasakan dan menupas mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/2532-surat-al-araf-ayat-78.html
Tafsir Al-Wajiz
78. Lalu mereka ditimpa guncangan yang dahsyat, sehingga mereka terlempar-lempar sebagai mayat tak bergerak di negeri dan tempat tinggal mereka sendiri
Sumber: https://tafsirweb.com/2532-surat-al-araf-ayat-78.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 73-78 Ulama tafsir dan nasab berkata bahwa Tsamud bin ‘Atsir bin Iram bin Sam bin Nuh adalah saudara lelaki Jadis bin Atsir, demikian juga kabilah Thasm. Mereka semua adalah kabilah-kabilah dari bangsa ‘Aribah sebelum nabi Ibrahim. Kaum Tsamud sesudah kaum 'Ad, dan tempat tinggal mereka itu terkenal, yaitu terletak di antara Hijaz dan Syam sampai lemba Al-Qura dan daerah sekitarnya.Rasulullah ﷺ pernah melewati bekas rumah dan tempat tinggal mereka, yaitu ketika beliau sedang berjalan menuju perang Tabuk, yaitu pada tahun ke-sembilan. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Samud) yaitu sungguh Kami telah mengutus kepada kaum Tsamud saudara mereka, nabi Shalih (Ia berkata, "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagi kalian selain-Nya”) Semua rasul itu mengajak untuk menyembah Allah saja, tidak ada sekutu bagiNya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, "Bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka sembahlah oleh kamu sekalian akan Aku" (25)) (Surah Al-Anbiya) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepada kalian dari Tuhan kalian. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagi kalian) yaitu telah datang kepada kalian hujjah dari Allah yang membenarkan apa yang aku bawa kepada kalian.Unta betina itu dan anaknya setelah melahirkannya tinggal bersama mereka, ada masa ketika unta itu minum dari air sumur yang disediakan untuknya satu hari, dan hari lain air itu untuk minum mereka. Pada hari unta itu minum, mereka bisa meminum air susu unta itu yang mereka perah. Mereka bias memenuhi semua wadah dan bejana mereka sesuai kehendak mereka.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman di ayat lain: (Dan beritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka (dengan unta betina itu); tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran) (28)) (Surah Al-Qamar) dan (Saleh menjawab, "Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kalian mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu”) (Surah Asy-Syu'ara: 155) Unta itu biasa merumput di sebagian lembah dan keluar dari lembah lain untuk mencari air karena selalu menginginkan air.Berdasarkan yang disebutkan bahwa unta itu adalah ciptaan besar dan pemandangannya menakjubkan; saat unta itu melewati ternak mereka, maka ternak-ternak itu menjauh darinya. Ketika hal itu berlangsung lama dan mereka semakin mendustakan nabi Shalih, maka mereka bertekad untuk membunuh unta betina itu agar airnya mereka peroleh setiap hari. Dikatakan bahwa mereka semua bersepakat untuk membunuhnya.Saya berkata ini adalah makna yang tampak pada firman Allah سبحانه وتعالى: (Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyamaratakan mereka (dengan tanah) (14) (Surah Asy-Syams) dan (Dan telah Kami berikan kepada Samud unta betina itu (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu) (Surah Al-Isra: 59) dan Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kemudian mereka sembelih unta betina itu) Hal itu disandarkan kepada semua kabilah, jadi hal ini menunjukkan bahwa mereka semuanya setuju dengan hal itu.Hanya Allah yang lebih mengetahui. (Maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumahnya) yaitu mereka mati tidak bernyawa lagi
Sumber: https://tafsirweb.com/2532-surat-al-araf-ayat-78.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
78 dari 206 ayat
Juz
Juz 8
Halaman
Halaman 160
Ruku
Ruku 131
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 32 (64/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1032 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7