الاعراف (Al-A'raf)

Per AyatMushaf
اَوَاَمِنَ
atau merasa aman
اَهْلُ
penduduk
الْقُرٰٓى
negeri
اَنْ
jika
يَّأْتِيَهُمْ
akan datang kepada mereka
بَأْسُنَا
siksaan Kami
ضُحًى
pada waktu pagi
وَّهُمْ
dan mereka
يَلْعَبُوْنَ
mereka bermain
﴿٩٨﴾
Atau apakah penduduk negeri itu merasa aman dari siksaan Kami yang datang pada pagi hari ketika mereka sedang bermain?
1052 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Apakah para penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari keadatangan siksaan Allah di pagi hari, ketika mereka tengah terlena lagi sibuk dengan urusan-urusan dunia mereka? Allah menyebut dua waktu tersebut secara khusus karena pada dua waktu tersebut manusia paling banyak lengah, sehingga datangnya siksaan pada waktu tersebut sangatlah menakutkan dan mengagetkan.

Sumber: https://tafsirweb.com/2552-surat-al-araf-ayat-98.html

Tafsir as-Sa'di

98 “atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan kami terhadap mereka di waktu matahari sepenggalan naik ketika mereka sedang bermain” apa yang membuat mereka merasa aman dari hal itu sementara mereka telah melakukan sebab-sebab datangnya azab dan melakukan dosa-dosa besar yang sebagian darinya menyebabkan kebinasaan.

Sumber: https://tafsirweb.com/2552-surat-al-araf-ayat-98.html

Tafsir Al-Wajiz

98. Ataukah para penduduk negeri yang disebutkan itu merasa aman dengan datangnya azab Kami di pagi hari sedangkan mereka sedang bermain, yaitu mengerjakan sesuatu yang tidak mengandung manfaat

Sumber: https://tafsirweb.com/2552-surat-al-araf-ayat-98.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 96-99 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang sedikitnya keimanan penduduk kota-kota dimana para rasul diutus kepada mereka. sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu) beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu (98)) (Surah Yunus) yaitu tidak ada suatu kota pun yang beriman secara keseluruhan kecuali kaum nabi Yunus.Sesungguhnya mereka beriman setelah menyaksikan azab. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih (147) lalu mereka beriman. Karena itu, Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu (148)) (Surah Ash-Shaffat) dan (Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatanpun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya" (34)) (Surah Saba).Firman Allah سبحانه وتعالى: (Jikalau penduduk kota-kota beriman dan bertakwa) yaitu hati mereka beriman, membenarkan dan mengikutin apa yang dibawa oleh para rasul, serta bertakwa dengan melakukan ketaatan dan meninggalkan hal-hal yang diharamkan (pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi) yaitu hujan dari langit dan tumbuhan dari bumi. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya) yaitu, tetapi mereka mendustakan para rasul, jadi Kami menghukum mereka dengan membinasakan mereka karena apa yang mereka lakukan berupa perbuatan dosa dan hal-hal diharamkan. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman serayaa memperingatkan orang-orang menentang perintah-perintahNya dan berani melanggar larangan-IaranganNya: (Maka apakah penduduk kota-kota itu merasa aman) kota-kota yang kafir (dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka) yaitu azab dan siksa Kami (di malam hari) yaitu pada malam hari (di waktu mereka sedang tidur? (97) Atau apakah penduduk kota-kota itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalah naik ketika mereka sedang bermain? (98) yaitu dalam keadaan mereka sibuk dan lengah (Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah?) yaitu azab, kemurkaan, ketentuan dan siksaanNya atas mereka dalam keadaan lalai dan lengah (Tidak ada yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi) Oleh karena itu Hasan Al-Bashri mengatakan bahwa orang mukmin mengerjakan ketaatan, sedangkan hatinya dalam keadaan takut dan khawatir; dan orang yang durhaka mengerjakan kemaksiatan dan dia merasa aman.

Sumber: https://tafsirweb.com/2552-surat-al-araf-ayat-98.html

Informasi

Surat

الاعراف (Al-A'raf)

Tempat Tertinggi — 206 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

98 dari 206 ayat

Juz

Juz 9

Halaman

Halaman 163

Ruku

Ruku 133

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 33 (65/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1052 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-7